SELARASRIAU.COM, DUMAI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Sungai Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.
Selama menjalankan kegiatan KKN, mahasiswa menghadirkan sejumlah program yang menyasar berbagai bidang, mulai dari pendidikan, literasi digital, keagamaan, pemberdayaan UMKM, pengelolaan lingkungan, pertanian hingga kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Kelurahan Sungai Geniot merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Sungai Sembilan yang memiliki wilayah cukup luas serta potensi masyarakat di berbagai sektor. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan mahasiswa KKN dalam menyusun program yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat.
Salah satu fokus utama mahasiswa KKN adalah bidang pendidikan. Melalui program “Pemberdayaan Literasi Numerasi di SD Negeri 014 Basilam Baru untuk Sekolah yang Lebih Unggul”, mahasiswa memberikan pendampingan kepada siswa melalui kegiatan belajar, latihan literasi dan numerasi serta cerdas cermat.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memahami informasi dari sebuah teks, melakukan latihan berhitung, serta mempelajari berbagai trik dan strategi cepat dalam menyelesaikan soal. Pembelajaran dikemas secara interaktif agar siswa lebih aktif, mudah memahami materi dan memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi.
Program tersebut juga memberikan hasil yang membanggakan. Siswa SD Negeri 014 Basilam Baru berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD se-Kecamatan Sungai Sembilan Tahun 2026 yang disponsori oleh Apical dan Tanoto Foundation.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi pihak sekolah, siswa, maupun mahasiswa KKN. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan literasi, numerasi dan keberanian dalam mengikuti kompetisi.
Selain meningkatkan kemampuan akademik, mahasiswa KKN juga memberikan perhatian terhadap lingkungan sosial siswa melalui Sosialisasi Anti Bullying pada Anak SD.
Dalam kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying dan dampak yang ditimbulkannya. Mahasiswa juga mengajak siswa membedakan antara bercanda dan tindakan perundungan, meningkatkan kepedulian terhadap teman serta berani meminta bantuan apabila mengalami atau menyaksikan bullying.
Di tengah perkembangan teknologi, mahasiswa turut memberikan edukasi melalui Sosialisasi Mengenai Penipuan Online Berbasis Digital pada Anak di Bawah Umur.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi dan kewaspadaan digital anak sejak dini. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga data pribadi serta mengenali berbagai bentuk jebakan digital yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa juga menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris melalui program “Fun Learning: Introducing Daily Activities in English”. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan flashcard, permainan edukatif dan pair work.
Melalui metode tersebut, siswa diperkenalkan dengan kosakata bahasa Inggris mengenai aktivitas sehari-hari, penggunaan Simple Present Tense serta latihan bertanya dan menjawab pertanyaan sederhana. Pembelajaran yang menyenangkan diharapkan dapat meningkatkan keaktifan, motivasi dan kepercayaan diri siswa.
Kepala SD Negeri 014 Basilam Baru, Edi Widodo SP.d., mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang telah memberikan berbagai kegiatan edukatif bagi para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah melaksanakan berbagai program di sekolah kami. Kegiatan seperti literasi dan numerasi, cerdas cermat, bahasa Inggris, serta sosialisasi anti bullying sangat bermanfaat bagi siswa. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih semangat belajar dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Edi Widodo.
Tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, mahasiswa KKN juga berupaya membantu mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui program “Pendataan dan Optimalisasi Profil Digital UMKM Melalui Google Maps”.
Program ini dilakukan dengan mendata dan memverifikasi lokasi usaha masyarakat serta melengkapi informasi usaha seperti jam operasional, kontak dan foto produk. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan visibilitas UMKM sekaligus mempermudah masyarakat dalam menemukan informasi mengenai usaha lokal.
Pada bidang lingkungan, mahasiswa melaksanakan “Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Teknologi dan Biologis”. Program ini menggabungkan pengelolaan sampah menggunakan insinerator serta pengolahan sampah organik melalui sistem biologis dengan memanfaatkan maggot atau kompos.
Ibu RT 08, Ibu Supriati menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN yang telah membantu menyediakan fasilitas pengelolaan sampah bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada anak KKN karena telah membangun inkubator ini, yang mana warga RT 08 sebelumnya belum memiliki tempat pembuangan sampah,” ujar Supriati.
Menurutnya, keberadaan inkubator sampah tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam membantu mengatasi persoalan sampah di lingkungan RT 08.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Dengan adanya fasilitas dan pengetahuan yang diberikan, masyarakat diharapkan dapat mulai membiasakan diri mengelola sampah dengan lebih baik.
Program pengelolaan sampah ini diharapkan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Mahasiswa berharap masyarakat dapat terus memanfaatkan, menjaga, dan mengembangkan inkubator sampah tersebut sehingga memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi lingkungan RT 08.
Melalui langkah sederhana tersebut, mahasiswa KKN UIN Suska Riau berupaya meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat dan nyaman.
Pengolahan sampah tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah, meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi, seperti pupuk organik dan maggot yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan.
Di sektor pertanian, mahasiswa KKN memberikan Sosialisasi Teknik Pengolahan Hasil Pertanian Tanaman Kangkung. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan mengenai cara meningkatkan nilai tambah hasil panen sekaligus mengurangi kehilangan hasil pascapanen.
Kangkung diperkenalkan untuk dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti keripik kangkung, kangkung kering atau abon maupun bubuk kangkung. Dengan pengolahan dan pengemasan yang baik, produk tersebut diharapkan memiliki daya simpan serta nilai jual yang lebih tinggi.
Sementara di bidang keagamaan, mahasiswa KKN melaksanakan Tabligh Akbar dengan tema “Mempererat Silaturahmi, Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Generasi Muda yang Berkemajuan.”
Kegiatan tersebut diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an, penampilan kesenian islami, ceramah keagamaan dan doa bersama. Selain meningkatkan wawasan keagamaan, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN, perangkat kelurahan, tokoh agama dan masyarakat.
Mahasiswa juga berkontribusi dalam kegiatan khutbah dan pembinaan keagamaan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi yang berkaitan dengan keimanan, akhlak, ibadah, kepedulian terhadap sesama serta pentingnya menjaga hubungan baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui berbagai rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN UIN Suska Riau berharap kehadiran mereka di Kelurahan Sungai Geniot dapat memberikan manfaat dan meninggalkan dampak positif bagi masyarakat.
Berbagai program yang telah dilaksanakan menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, literasi digital, pemberdayaan ekonomi, kepedulian lingkungan, penguatan nilai keagamaan serta kebersamaan masyarakat.
Mahasiswa KKN juga berharap ilmu, pengalaman dan berbagai kegiatan yang telah diberikan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat sehingga manfaatnya tidak berhenti setelah berakhirnya masa KKN. (Rls/Pebri Annisa)