Harga TBS Sawit Riau Naik ke Rp3.943 per Kilogram, Termahal pada Umur Tanaman 9 Tahun

Harga TBS Sawit Riau Naik ke Rp3.943 per Kilogram, Termahal pada Umur Tanaman 9 Tahun
Harga TBS sawit di Riau periode 9-15 September 2026 ditetapkan naik hingga Rp3.943,46 per kilogram untuk tanaman berumur 9 tahun.

SELARASRIAU.COM — Dinas Perkebunan (Disbun) Riau menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya naik di semua kelompok umur untuk periode 9-15 September 2026. Kenaikan tertinggi mencapai Rp58,62 per kilogram pada tanaman berumur 9 tahun, yang juga menjadi harga puncak periode ini.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Dr. Defris Hatmaja, menyampaikan keputusan ini di Pekanbaru, Selasa (8/9/2026). "Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.943,46 per kilogram dengan harga cangkang sebesar Rp24,76 per kilogram," ujarnya.

Daftar Lengkap Harga TBS Sawit Riau per Kelompok Umur

Umur TanamanHarga TBS per Kg
3 TahunRp3.050,87
4 TahunRp3.404,24
5 TahunRp3.654,95
6 TahunRp3.796,30
7 TahunRp3.881,77
8 TahunRp3.928,95
9 Tahun (tertinggi)Rp3.943,46
10-20 TahunRp3.901,79
21 TahunRp3.835,48
22 TahunRp3.759,26
23 TahunRp3.672,62
24 TahunRp3.607,02
25 TahunRp3.553,17
26 TahunRp3.533,79
27 TahunRp3.503,79
28 TahunRp3.446,96
29 TahunRp3.405,22
30 TahunRp3.309,80

Sumber: Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Penetapan Nomor 33, harga TBS kemitraan swadaya periode 9-15 September 2026. Indeks K: 93,34%. Harga cangkang: Rp24,76/kg. Harga rata-rata CPO KPBN: Rp16.005,80/kg. Harga rata-rata kernel KPBN: Rp13.679,00/kg.

Pemicu Kenaikan: Harga CPO dan Kernel yang Menguat

Lonjakan harga TBS periode ini tidak terlepas dari penguatan harga jual Crude Palm Oil (CPO) dan kernel di pasar. Harga CPO naik Rp161,37 per kilogram, sementara kernel melonjak Rp524,66 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya.

Disbun Riau menggunakan indeks K pada level 93,34 persen dalam perhitungan periode ini. Defris menjelaskan, mekanisme penetapan harga mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16. Regulasi tersebut mengatur penggunaan harga rata-rata tim ketika ada Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan pada periode berjalan.

"Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp16.005,80 per kilogram dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp13.679,00 per kilogram," jelas Defris. Ketentuan ini berlaku apabila harga tim terkena validasi 2, sehingga acuan beralih ke harga rata-rata KPBN (Kantor Pemasaran Bersama Nusantara).

Perbaikan Tata Kelola dan Dampaknya bagi Petani

Di luar faktor pasar, Defris menyebut kenaikan ini juga merupakan buah dari perbaikan tata kelola penetapan harga TBS di Riau. Proses tersebut melibatkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

"Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," katanya.

Keterlibatan Kejaksaan Tinggi dalam proses ini menjadi sinyal penguatan pengawasan, sekaligus upaya mencegah potensi penyimpangan yang kerap merugikan petani dalam penentuan harga komoditas strategis.

Daftar Lengkap Harga TBS per Kelompok Umur Tanaman

Berikut rincian harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau periode 9-15 September 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp3.050,87/kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.404,24/kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.654,95/kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.796,30/kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.881,77/kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.928,95/kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.943,46/kg (tertinggi)
  • Umur 10-20 tahun: Rp3.901,79/kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.835,48/kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.759,26/kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.672,62/kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.607,02/kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.553,17/kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.533,79/kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.503,79/kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.446,96/kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.405,22/kg
  • Umur 30 tahun: Rp3.309,80/kg

Pola harga menunjukkan tanaman memasuki puncak produktivitas pada umur 9 tahun, kemudian berangsur menurun seiring bertambahnya usia. Fluktuasi harga TBS ini menjadi perhatian utama petani sawit Riau, mengingat komoditas tersebut merupakan tulang punggung ekonomi provinsi dengan luas lahan perkebunan terbesar di Indonesia.

Berita Lainnya

Index