macOS 27 Belum Siap untuk MacBook Pro Layar Sentuh, 3 Hal Ini Perlu Dibenahi

macOS 27 Belum Siap untuk MacBook Pro Layar Sentuh, 3 Hal Ini Perlu Dibenahi
Pengujian layar sentuh pada MacBook Pro dengan macOS 27 menunjukkan antarmuka masih memperlakukan jari seperti kursor mouse.

Uji coba layar sentuh pada MacBook Pro dengan macOS 27 menunjukkan antarmuka Apple masih memperlakukan jari seperti kursor mouse. Tombol jendela berukuran kecil dan minimnya gestur multitouch membuat pengoperasian tanpa trackpad terasa canggung, terutama untuk pekerjaan produktif.

Menjelang acara "Pro and Tell" yang digelar pekan ini, bocoran soal MacBook Pro OLED berlayar sentuh semakin deras. Apple selama satu dekade menegaskan tidak akan menghadirkan panel sentuh di Mac karena alasan ergonomi. Kini tekanan pasar dan harga panel OLED yang menurun memaksa Cupertino meninjau ulang pendiriannya.

Sebuah pengujian mandiri dilakukan dengan memasang lapisan sentuh Intricuit Magic Screen pada MacBook Pro M5 yang menjalankan macOS 27. Hasilnya memperlihatkan pengalaman sentuh yang belum matang: perangkat keras mulus, tetapi sistem operasinya masih limbung.

Respons Sentuh Masih Meniru Kursor Mouse

Sepuluh menit pertama terasa familier. Menggeser artikel dengan kibasan jari, mencubit untuk zoom, dan mengetuk untuk menjeda video YouTube berjalan alami. Persoalan muncul begitu pengguna mencoba menyelesaikan pekerjaan.

macOS 27 belum punya lapisan kecerdasan sentuh yang menjembatani jari dengan antarmuka. Sistem memperlakukan jari persis seperti kursor mouse, sehingga presisi yang dibutuhkan untuk menekan tombol kecil menjadi masalah. Tombol "traffic light" di sudut jendela berubah jadi permainan panah digital yang menjengkelkan.

Tidak ada gestur bawaan untuk memunculkan app bar atau menyatukan jendela. Pengguna yang terbiasa dengan trackpad langsung merasakan hilangnya kendali halus yang biasa mereka andalkan.

Tiga Perbaikan yang Paling Mendesak

Dari pengujian tersebut, ada tiga area yang perlu dibenahi Apple bila ingin menghadirkan Mac layar sentuh yang layak jual.

1. Skala ikon dan hitbox adaptif. macOS butuh mode sentuh dinamis. Begitu sistem mendeteksi tekanan jari alih-alih input trackpad, ukuran area sentuh elemen antarmuka kritis harus menyesuaikan. Alternatifnya, Apple bisa menghadirkan mekanisme geser ala iPad untuk menutup atau berpindah aplikasi tanpa menyentuh tombol mungil.

2. Gestur multitouch sungguhan dan dukungan Apple Pencil. Gestur empat jari untuk berpindah desktop dan cubit lima jari untuk membuka Launchpad sudah lazim di Magic Trackpad. Panel layar semestinya mengenali pustaka gestur yang sama. Dukungan Apple Pencil juga akan bernilai besar bagi pengguna kreatif.

3. Belajar dari iPhone Duo. Window snapping di macOS cukup mudah lewat trackpad, tetapi kemampuan menyeret aplikasi secara fisik untuk membentuk sesi split-screen akan sangat membantu. Bayangkan fitur serupa bisa menumpuk lebih dari dua aplikasi dalam satu grid kerja.

Kesiapan Software Jadi Penentu

Pengujian ini memperlihatkan bahwa pengalaman perangkat kerasnya meyakinkan. Masalahnya, software macOS saat ini justru melawan upaya pengguna untuk memakai layar sentuh secara produktif. Fitur sentuh yang sudah ada di trackpad belum cukup menutup celah itu.

Bila Apple benar merilis MacBook Pro OLED pekan ini, perangkat tersebut kemungkinan dipasangkan dengan pembaruan macOS yang dioptimalkan untuk sentuh, banyak mengadopsi pendekatan iPadOS dan iPhone Duo. Langkah itu tidak hanya mengejar ketertinggalan dari laptop Windows, tetapi berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan komputer.

Windows 11 pun belum sepenuhnya ramah sentuh, di luar beberapa tombol yang diperbesar. Bagian pengalaman laptop ini memang lama terabaikan. Pengumuman resmi Apple dijadwalkan Rabu, dan pengguna disarankan menyiapkan kain pembersih layar.

Bagi pengguna Indonesia yang menantikan MacBook Pro layar sentuh, keputusan pembelian sebaiknya menunggu detail software yang dibawa. Perangkat keras OLED sentuh tanpa antarmuka yang matang hanya akan menambah biaya tanpa manfaat produktivitas yang sepadan.

Berita Lainnya

Index