7 Alat Elektronik Tetap Sedot Listrik Meski Dimatikan, tapi Tidak Dicabut dari Colokan

7 Alat Elektronik Tetap Sedot Listrik Meski Dimatikan, tapi Tidak Dicabut dari Colokan

SELARASRIAU.COM - Televisi sudah dimatikan, komputer tidak digunakan, dan pengisi daya ponsel dibiarkan menancap di stopkontak. Sekilas, tidak ada listrik yang terpakai. Padahal, sejumlah perangkat elektronik masih dapat mengonsumsi energi meski terlihat mati.

Kondisi ini dikenal sebagai standby power atau daya siaga. Menurut U.S. Department of Energy, sebagian perangkat tetap menggunakan listrik dalam kondisi mati atau siaga untuk menjalankan fungsi tertentu, seperti mempertahankan jam digital, menerima sinyal remote, atau menjaga koneksi jaringan.

Konsumsi listrik setiap perangkat berbeda-beda. Karena itu, tidak semua alat yang masih terhubung ke stopkontak otomatis menghabiskan banyak listrik. Namun, jika beberapa perangkat terus berada dalam mode siaga selama berjam-jam setiap hari, pemakaian listriknya bisa terakumulasi.

Berikut tujuh perangkat yang patut diperiksa di rumah dan cara mengurangi konsumsi listrik yang tidak diperlukan.

1. Televisi

Televisi menjadi salah satu perangkat yang perlu diperhatikan, terutama jika dimatikan menggunakan remote control. Pada sejumlah model, menekan tombol daya di remote hanya membuat televisi masuk ke mode siaga, bukan memutus aliran listrik sepenuhnya.

Dalam mode tersebut, televisi dapat mempertahankan fungsi penerimaan sinyal remote, pembaruan perangkat lunak, atau fitur jaringan jika tersedia. Besarnya konsumsi bergantung pada model dan pengaturan yang digunakan.

Panduan Federal Energy Management Program di bawah U.S. Department of Energy menjelaskan bahwa televisi dapat mengonsumsi listrik dalam mode siaga. Namun, tingkat konsumsi setiap produk tidak sama.

Cara menghemat: jika televisi tidak akan digunakan dalam waktu lama, matikan melalui sakelar daya utama jika tersedia atau gunakan stopkontak bersakelar yang sesuai. Periksa buku petunjuk untuk memastikan fungsi yang akan berhenti ketika aliran listrik diputus.

2. Komputer dan monitor

Komputer desktop dan monitor bisa tetap menggunakan listrik ketika berada dalam mode tidur, siaga, atau mati tetapi masih terhubung ke sumber daya. Kondisi ini bergantung pada pengaturan sistem dan perangkat keras.

Beberapa komputer mempertahankan fungsi tertentu agar dapat menyala kembali dengan cepat. Monitor juga dapat menggunakan sedikit daya untuk mendeteksi sinyal atau menjalankan fungsi siaga.

U.S. Department of Energy memasukkan komputer dan perangkat layar ke dalam kategori produk yang perlu diperhatikan konsumsi daya siaganya.

Cara menghemat: aktifkan pengaturan hemat energi, atur komputer agar masuk ke mode tidur setelah tidak digunakan, dan matikan perangkat ketika selesai bekerja. Jika tidak digunakan dalam waktu lama, pertimbangkan memutus daya melalui sakelar yang sesuai setelah komputer benar-benar dimatikan.

Jangan langsung memutus listrik ketika komputer masih menyala atau sedang melakukan pembaruan karena dapat mengganggu proses penyimpanan data.

3. Konsol game dan perangkat hiburan

Konsol game, pemutar media, serta perangkat hiburan digital tertentu dapat tetap menggunakan listrik ketika tidak sedang dimainkan. Sebagian perangkat menyediakan mode tidur untuk mempercepat proses menyalakan kembali, mengunduh pembaruan, atau melanjutkan permainan.

Komisi Eropa melalui laman informasi produk hemat energi menjelaskan bahwa perangkat seperti konsol game, dekoder televisi, dan printer dapat memiliki mode siaga yang terhubung ke jaringan.

Artinya, layar yang mati belum tentu menandakan perangkat benar-benar tidak menggunakan listrik.

Cara menghemat: periksa pengaturan daya konsol. Pilih mode hemat energi jika tersedia dan matikan fitur yang tidak dibutuhkan, seperti pengunduhan otomatis ketika perangkat tidak digunakan. Jika konsol akan ditinggalkan selama beberapa hari, matikan sepenuhnya sesuai petunjuk produsen.

4. Router Wi-Fi dan modem

Router Wi-Fi dan modem berbeda dari televisi atau komputer karena memang dirancang untuk bekerja dalam waktu lama. Perangkat ini perlu mendapat listrik agar koneksi internet tetap tersedia.

Karena itu, router yang dibiarkan menyala bukan berarti listriknya terbuang percuma. Energi tersebut digunakan untuk menjalankan fungsi utama perangkat, bukan semata-mata daya siaga.

Meski begitu, router atau modem cadangan yang tidak digunakan dapat menjadi sumber konsumsi listrik yang tidak diperlukan. Perangkat jaringan tertentu juga mempunyai fitur tambahan yang tetap aktif ketika fungsi utamanya tidak digunakan.

Cara menghemat: matikan perangkat jaringan cadangan yang benar-benar tidak diperlukan. Jika ingin mematikan router utama pada malam hari, pertimbangkan kebutuhan penghuni rumah, kamera keamanan, perangkat pintar, dan sistem lain yang bergantung pada koneksi internet.

5. Microwave

Microwave yang sudah selesai digunakan masih dapat memakai listrik apabila layar jam atau panel elektroniknya tetap menyala. Daya tersebut digunakan untuk mempertahankan fungsi jam dan sistem kontrol.

Laman Energy Administration di bawah Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan mencantumkan microwave sebagai salah satu contoh peralatan yang dapat mengonsumsi daya siaga. Angka konsumsi pada sumber tersebut berasal dari pengukuran tertentu dan tidak dapat dianggap mewakili semua model.

Cara menghemat: jika microwave tidak memiliki fungsi yang harus selalu aktif dan akan ditinggalkan dalam waktu lama, pertimbangkan memutus aliran listrik melalui sakelar yang aman. Pastikan perangkat sudah tidak digunakan dan ikuti petunjuk produsen.

Jangan mengutamakan penghematan kecil jika memutus listrik justru mengganggu pengaturan atau fungsi penting perangkat.

6. Printer

Printer rumahan, khususnya printer yang memiliki koneksi jaringan, dapat menggunakan listrik dalam mode siaga. Perangkat tertentu mempertahankan koneksi agar bisa menerima perintah cetak dari komputer atau ponsel.

Konsumsi listriknya berbeda menurut jenis printer, fitur jaringan, dan kondisi operasional. Printer yang sedang menjalankan proses pemeliharaan juga dapat memiliki pola konsumsi yang berbeda dibandingkan ketika benar-benar tidak digunakan.

Cara menghemat: gunakan mode hemat energi jika tersedia dan matikan printer ketika tidak dibutuhkan dalam waktu lama. Untuk printer yang dipakai bersama oleh beberapa orang, pertimbangkan kebutuhan akses sebelum memutus aliran listrik.

Jangan mencabut kabel saat printer sedang mencetak, melakukan pembersihan, atau menjalankan proses pemeliharaan.

7. Charger ponsel dan adaptor

Charger ponsel yang dibiarkan menancap di stopkontak tanpa perangkat yang sedang diisi dapat tetap menggunakan sejumlah kecil listrik. Hal ini terutama berlaku pada adaptor yang memiliki rangkaian elektronik untuk mengubah arus listrik dari stopkontak.

Menurut Lawrence Berkeley National Laboratory, adaptor daya dan pengisi daya termasuk perangkat yang dapat memiliki konsumsi listrik dalam kondisi siaga. Namun, besarnya daya bergantung pada desain, kualitas, dan model charger.

Charger yang tidak digunakan juga tetap terhubung ke jaringan listrik rumah. Karena itu, mencabutnya setelah selesai mengisi daya merupakan kebiasaan praktis, selama dilakukan dengan aman.

Cara menghemat: cabut charger yang tidak digunakan, hindari meninggalkan adaptor pada stopkontak tanpa kebutuhan, dan gunakan produk yang memenuhi standar keselamatan. Jangan menggunakan charger atau kabel yang rusak, terlalu panas, atau menunjukkan tanda kerusakan.

Apakah listrik yang terpakai saat siaga benar-benar membuat tagihan naik?

Ya, jika perangkat memang menggunakan listrik dalam mode siaga. Namun, besarnya dampak pada tagihan bergantung pada daya siaga, jumlah perangkat, lama perangkat terhubung, serta tarif listrik yang berlaku.

Sebagai ilustrasi, jika sebuah perangkat menggunakan daya siaga rata-rata 1 watt selama 24 jam sehari, konsumsi energinya sekitar 0,72 kWh dalam 30 hari.

Perhitungan tersebut menggunakan rumus:

Energi (kWh) = daya (watt) × waktu (jam) ÷ 1.000.

Jika ada beberapa perangkat dengan konsumsi serupa, jumlah pemakaian dapat dijumlahkan. Akan tetapi, angka 1 watt dalam contoh ini hanya asumsi perhitungan, bukan angka pasti untuk televisi, printer, atau perangkat lainnya.

U.S. Department of Energy menjelaskan bahwa daya siaga sebaiknya diukur menggunakan alat yang sesuai karena konsumsi perangkat dapat berbeda dan tidak selalu stabil. Pengukur konsumsi listrik pada stopkontak dapat membantu mengetahui berapa daya yang benar-benar digunakan oleh perangkat tertentu.

Cara mengurangi konsumsi listrik tanpa mengganggu aktivitas

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan.

- Cabut perangkat yang jarang digunakan. Contohnya, charger cadangan, pemutar media lama, dan adaptor yang tidak memiliki fungsi aktif.

- Gunakan stopkontak bersakelar. Pilih produk yang sesuai standar dan jangan melebihi kapasitas arusnya.

- Aktifkan mode hemat energi. Fitur ini tersedia pada sejumlah televisi, komputer, monitor, dan konsol game.

- Periksa kebutuhan perangkat jaringan. Router utama mungkin perlu terus menyala, tetapi perangkat jaringan cadangan belum tentu diperlukan sepanjang waktu.

- Ukur konsumsi listrik jika ingin mengetahui hasilnya. Gunakan pengukur daya yang sesuai dan ikuti petunjuk pemakaian.

Perlu diingat, tidak semua perangkat sebaiknya dicabut setiap selesai digunakan. Kulkas, freezer, perangkat keamanan, dan alat kesehatan tertentu bisa memerlukan pasokan listrik terus-menerus. Memutus dayanya tanpa pertimbangan dapat menimbulkan masalah yang lebih besar daripada potensi penghematan.

Pada akhirnya, langkah paling efektif bukan mencabut semua peralatan secara sembarangan. Periksa perangkat mana yang benar-benar menggunakan daya siaga, pahami fungsinya, lalu putus aliran listrik hanya ketika aman dan tidak mengganggu kebutuhan rumah. (***)

#Lifestyle

Index

Berita Lainnya

Index