Mitsubishi Pajero Sport 2026 vs Toyota Fortuner 2026: SUV Diesel 7 Penumpang, Mana Lebih Unggul?

Mitsubishi Pajero Sport 2026 vs Toyota Fortuner 2026: SUV Diesel 7 Penumpang, Mana Lebih Unggul?
ILUSTRASI – Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner menjadi dua pilihan SUV diesel tujuh penumpang di Indonesia. Keduanya menawarkan perbedaan tenaga mesin, transmisi, fitur keselamatan, dan harga pada 2026. (Ilustrasi: AI)

MITSUBISHI Pajero Sport dan Toyota Fortuner masih menjadi dua pilihan menarik bagi konsumen Indonesia yang mencari SUV diesel berkapasitas tujuh penumpang pada 2026. Keduanya menawarkan tampilan gagah, mesin turbo diesel bertenaga, kabin tiga baris, serta pilihan sistem penggerak empat roda yang cocok untuk berbagai kondisi jalan.

Namun, jika dibandingkan langsung, mana yang lebih unggul antara Mitsubishi Pajero Sport 2026 dan Toyota Fortuner 2026?

Dari sektor mesin, Toyota Fortuner 2.8 diesel memiliki tenaga dan torsi lebih besar. Sementara Mitsubishi Pajero Sport Dakar mengandalkan mesin 2.4 liter turbo diesel dengan transmisi otomatis delapan percepatan.

Perbedaan juga terlihat pada fitur keselamatan, desain kabin, teknologi berkendara, hingga harga jual masing-masing varian. Untuk memahami kelebihan keduanya, perbandingan perlu dilakukan berdasarkan tipe kendaraan yang setara.

Dalam pembahasan ini, Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 AT dibandingkan dengan Toyota Fortuner 2.8 GR Sport 4x4 TSS sebagai varian atas yang sama-sama mengutamakan performa, kenyamanan, dan teknologi.

Sebagai catatan, penyebutan model 2026 merujuk pada kendaraan yang dipasarkan pada tahun tersebut. Penyegaran utama Pajero Sport dan Fortuner yang menjadi dasar spesifikasi ini telah diperkenalkan di Indonesia pada 2024.

1. Desain Eksterior: Pajero Sport Terlihat Modern, Fortuner Lebih Sporty

Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner memiliki karakter desain yang cukup berbeda meskipun berada dalam segmen SUV yang sama.

Pajero Sport menggunakan bahasa desain Dynamic Shield yang menjadi ciri khas Mitsubishi. Bagian depan terlihat tegas dengan kombinasi gril besar, lampu bertingkat, serta bumper yang memberikan kesan kokoh.

Dikutip dari website resmi Mitsubishi Motors Indonesia, New Pajero Sport yang diperkenalkan pada ajang GIIAS 2024 mendapatkan sejumlah perubahan eksterior.

Pembaruan tersebut meliputi desain gril depan heksagonal, bumper, serta pelek alloy 18 inci dengan tampilan baru.

Desain Pajero Sport mempertahankan karakter SUV keluarga yang memadukan kesan premium dan ketangguhan.

Sementara itu, Toyota Fortuner menawarkan tampilan yang lebih agresif, terutama pada varian GR Sport.

Dilansir dari Toyota Pressroom dalam siaran pers yang diterbitkan pada September 2024, Fortuner 2.8 GR Sport 4x4 TSS mendapatkan sejumlah pembaruan, termasuk gril depan, bumper, lampu LED dengan sein sekuensial, serta aksen khas Gazoo Racing.

Varian tersebut juga memiliki atap hitam, desain pelek sporty, dan kaliper rem merah.

Perbedaan karakter ini membuat keduanya memiliki daya tarik tersendiri.

Pajero Sport cocok bagi konsumen yang menyukai SUV dengan desain tegas dan nuansa elegan. Sementara Fortuner GR Sport lebih menonjolkan tampilan sporty dengan berbagai aksesori eksterior.

Pilihan terbaik dalam hal desain tentu bergantung pada selera masing-masing konsumen.

2. Adu Mesin Diesel: Fortuner Unggul Tenaga dan Torsi

Perbedaan paling jelas antara kedua SUV ini terdapat pada sektor mesin.

Mitsubishi Pajero Sport Dakar menggunakan mesin diesel 4N15 berkapasitas 2.442 cc dengan teknologi MIVEC dan turbocharger.

Merujuk informasi resmi Mitsubishi Motors Indonesia yang diterbitkan pada 12 Januari 2026, mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 181 PS dengan torsi puncak 430 Nm.

Tenaga disalurkan menggunakan transmisi otomatis delapan percepatan.

Mitsubishi juga mengandalkan teknologi Variable Geometry Turbo atau VGT untuk mengatur respons turbo pada berbagai kondisi putaran mesin.

Sementara Toyota Fortuner 2.8 menggunakan mesin diesel 1GD-FTV berkapasitas 2.755 cc dengan teknologi Variable Nozzle Turbo dan intercooler.

Berdasarkan spesifikasi resmi Toyota-Astra Motor, mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 203,9 PS pada 3.000–4.000 rpm dan torsi 500 Nm pada 1.600–2.800 rpm.

Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan.

Jika dibandingkan berdasarkan angka spesifikasi pabrikan, Fortuner 2.8 memiliki tenaga sekitar 22,9 PS dan torsi 70 Nm lebih besar dibandingkan Pajero Sport Dakar 2.4.

Keunggulan tersebut menjadi pertimbangan bagi pengendara yang mengutamakan tenaga besar, terutama ketika membawa banyak penumpang atau melintasi jalan menanjak.

Namun, tenaga dan torsi bukan satu-satunya penentu kemampuan kendaraan.

Bobot mobil, rasio transmisi, karakter penyaluran tenaga, kondisi ban, hingga pengaturan sistem penggerak juga memengaruhi performa di jalan.

Pajero Sport memiliki keunggulan dari penggunaan transmisi otomatis delapan percepatan yang menawarkan lebih banyak pilihan rasio gigi.

Meski demikian, jumlah percepatan yang lebih banyak tidak otomatis membuat suatu kendaraan lebih cepat atau lebih hemat.

Penilaian tersebut membutuhkan pengujian kedua kendaraan dalam kondisi yang setara.

3. Tidak Semua Pajero Sport dan Fortuner Memakai Mesin yang Sama

Sebelum membeli, konsumen perlu mengetahui bahwa Pajero Sport dan Fortuner memiliki beberapa pilihan mesin.

Dalam penjelasan resmi Mitsubishi Motors Indonesia mengenai perbedaan varian Pajero Sport, tipe Exceed 4x2 dan GLX 4x4 menggunakan mesin diesel 2.5 liter berkode 4D56.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 324 Nm.

Sementara tipe Dakar, Dakar Ultimate 4x2, serta Dakar Ultimate 4x4 menggunakan mesin 2.4 liter 4N15 dengan tenaga 181 PS dan torsi 430 Nm.

Perbedaan ini penting karena Pajero Sport tipe Exceed dan Dakar tidak memiliki spesifikasi mesin yang sama.

Toyota Fortuner juga menawarkan lebih dari satu pilihan mesin.

Fortuner 2.4 G menggunakan mesin diesel 2GD-FTV berkapasitas 2.393 cc yang menghasilkan tenaga sekitar 149,6 PS dan torsi 400 Nm.

Sementara Fortuner 2.8 VRZ dan GR Sport menggunakan mesin 1GD-FTV yang lebih bertenaga.

Toyota juga memasarkan varian Fortuner bermesin bensin 2.7 liter, tetapi varian tersebut tidak termasuk dalam perbandingan SUV diesel ini.

Karena itu, konsumen tidak sebaiknya membandingkan Pajero Sport Exceed dengan Fortuner 2.8 GR Sport lalu menganggap hasilnya mewakili seluruh jajaran kedua model.

Perbandingan yang adil harus mempertimbangkan harga, kapasitas mesin, sistem penggerak, serta kelengkapan fitur pada masing-masing varian.

4. Kenyamanan Kabin Tujuh Penumpang, Mana Lebih Cocok untuk Keluarga?

Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner sama-sama menyediakan tiga baris tempat duduk dengan kapasitas tujuh penumpang.

Kedua SUV ini menggunakan konstruksi rangka ladder frame yang dikenal memiliki karakter kuat untuk penggunaan di berbagai kondisi jalan.

Namun, kenyamanan kabin tidak hanya bergantung pada ukuran kendaraan.

Posisi duduk, ruang kaki, akses menuju baris ketiga, desain jok, suspensi, dan tingkat kebisingan juga berpengaruh terhadap pengalaman penumpang.

Mitsubishi Pajero Sport menawarkan kabin bernuansa premium dengan kombinasi warna hitam dan burgundy pada sejumlah varian.

Dalam keterangan resmi Mitsubishi mengenai penyegaran Pajero Sport 2024, perusahaan memperkenalkan desain setir multifungsi, panel instrumen digital delapan inci, serta teknologi nanoe X pada sistem AC dual-zone.

Mitsubishi juga melakukan penyempurnaan pada material pelapis jok dan beberapa elemen interior.

Kombinasi tersebut membuat Pajero Sport menjadi pilihan menarik untuk kebutuhan perjalanan keluarga.

Di sisi lain, Toyota Fortuner GR Sport menggunakan interior dengan aksen sporty, termasuk jahitan merah dan kombinasi material pelapis jok.

Dikutip dari Toyota Pressroom, Fortuner 2.8 GR Sport 4x4 TSS juga dilengkapi sistem audio sembilan inci serta Rear Seat Entertainment berukuran 11,6 inci pada konfigurasi yang menyertakan fitur tersebut.

Layar hiburan belakang menjadi nilai tambah untuk perjalanan keluarga, terutama ketika membawa anak-anak dalam perjalanan jauh.

Meski keduanya menyediakan tujuh tempat duduk, baris ketiga tetap perlu dicoba secara langsung sebelum membeli.

Ruang bagi penumpang dewasa, posisi kaki, dan kemudahan keluar masuk dapat dirasakan berbeda sesuai tinggi badan dan kebutuhan pengguna.

Begitu pula kapasitas bagasi ketika seluruh kursi digunakan.

Karena itu, calon pembeli yang sering membawa tujuh orang sekaligus sebaiknya mencoba duduk di ketiga baris, bukan hanya menilai kenyamanan dari kursi pengemudi.

5. Fitur Keselamatan: Diamond Sense vs Toyota Safety Sense

Kelengkapan fitur keselamatan menjadi pertimbangan penting pada SUV keluarga dengan harga ratusan juta rupiah.

Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate memiliki sejumlah teknologi bantuan pengemudi yang tergabung dalam Diamond Sense.

Merujuk pada lembar perbandingan spesifikasi resmi Mitsubishi Motors Indonesia, fitur pada varian Dakar Ultimate 4x4 mencakup Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control, Blind Spot Warning, Lane Change Assist, dan Rear Cross Traffic Alert.

Tersedia pula Ultrasonic Misacceleration Mitigation System serta Multi Around Monitor untuk membantu pengemudi memantau kondisi sekitar kendaraan.

Fitur tersebut dirancang untuk membantu mengurangi risiko dalam situasi tertentu, tetapi tidak menggantikan kewaspadaan pengemudi.

Sementara itu, Toyota Fortuner 2.8 GR Sport 4x4 TSS dilengkapi Toyota Safety Sense.

Seperti dijelaskan dalam siaran pers Toyota-Astra Motor, teknologi ini meliputi Pre-Collision System, Lane Departure Alert, dan Dynamic Radar Cruise Control.

Fortuner GR Sport juga memiliki dukungan Blind Spot Monitor dan Rear Cross Traffic Alert.

Secara umum, kedua SUV menawarkan sejumlah fitur bantuan pengemudi yang relevan untuk perjalanan jarak jauh maupun penggunaan di perkotaan.

Namun, cara kerja, kecepatan operasional, batas deteksi, dan respons sistem dapat berbeda.

Karena itu, belum tepat menyatakan salah satunya pasti lebih aman hanya berdasarkan panjang daftar fitur.

Pembeli juga perlu memastikan fitur yang diinginkan tersedia pada varian yang akan dibeli, sebab tipe dasar umumnya tidak memiliki kelengkapan yang sama dengan varian tertinggi.

6. Kemampuan 4x4: Pajero Sport Punya Super Select 4WD-II

Bagi pengendara yang sering melewati jalan tanah, perkebunan, atau jalur menanjak, sistem penggerak empat roda menjadi salah satu pertimbangan.

Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 dilengkapi Super Select 4WD-II.

Berdasarkan penjelasan resmi Mitsubishi, teknologi tersebut memungkinkan pengemudi memilih konfigurasi penggerak sesuai kondisi perjalanan.

Pajero Sport juga memiliki pilihan mode off-road seperti Gravel, Mud/Snow, Sand, dan Rock untuk membantu menyesuaikan respons kendaraan dengan permukaan jalan.

Sistem ini menjadi salah satu keunggulan yang menarik bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas pengaturan penggerak.

Toyota Fortuner 2.8 GR Sport 4x4 juga dirancang untuk menghadapi kondisi jalan yang lebih menantang dibandingkan kendaraan berpenggerak dua roda.

Toyota melengkapinya dengan sistem 4x4 serta pengaturan suspensi Monotube Suspension Tuned by GR Performance pada varian GR Sport.

Menurut Toyota-Astra Motor, suspensi tersebut dikembangkan untuk mendukung pengendalian kendaraan pada penggunaan jalan raya maupun medan yang tidak rata.

Namun, untuk menentukan kemampuan off-road yang lebih baik, keduanya perlu diuji menggunakan ban, beban, dan kondisi medan yang sebanding.

Selain jenis penggerak, faktor seperti ground clearance, sudut datang dan pergi, kemampuan traksi, serta pengalaman pengemudi juga sangat menentukan.

Untuk penggunaan jalan beraspal sehari-hari, varian 4x2 dari kedua model mungkin sudah memenuhi kebutuhan sebagian konsumen.

7. Harga Pajero Sport dan Fortuner 2026, Mana Lebih Murah?

Harga menjadi bagian penting dalam perbandingan Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner.

Berdasarkan halaman produk resmi Mitsubishi Motors Indonesia yang diperiksa pada Oktober 2026, Pajero Sport dipasarkan dengan harga awal sekitar Rp591 juta.

Sementara varian Dakar Ultimate 4x4 AT tercantum seharga Rp794 juta untuk pilihan warna tertentu.

Harga Mitsubishi tersebut menggunakan acuan OTR Jabodetabek. Pilihan warna Quartz White Pearl memiliki tambahan harga Rp3 juta.

Adapun berdasarkan situs resmi Toyota-Astra Motor, Fortuner G diesel dipasarkan mulai Rp584,5 juta.

Sementara Fortuner 2.8 GR Sport 4x4 TSS tercantum mulai Rp789,6 juta.

Harga Toyota tersebut mengacu pada OTR DKI Jakarta, Bekasi, dan Banten per 1 Juli 2026.

Dari harga awal yang ditampilkan kedua pabrikan, Fortuner G berada sedikit di bawah Pajero Sport tipe dasar.

Demikian juga pada harga awal varian atas yang dibandingkan.

Meski demikian, angka tersebut belum tentu menjadi harga akhir di dealer karena dapat dipengaruhi wilayah, ketersediaan unit, warna, aksesori, dan program penjualan.

Bagi konsumen di Pekanbaru dan wilayah Riau, harga OTR perlu dikonfirmasi langsung kepada dealer resmi masing-masing merek.

Pembeli juga sebaiknya membandingkan penawaran berdasarkan varian dengan fitur yang setara agar tidak keliru menilai selisih harga.

8. Pajero Sport atau Fortuner, Mana Lebih Irit Solar?

Perbandingan konsumsi bahan bakar tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan kapasitas mesin.

Mitsubishi Pajero Sport Dakar memiliki kapasitas mesin 2.4 liter, sedangkan Toyota Fortuner 2.8 menggunakan mesin yang lebih besar.

Namun, mesin berkapasitas lebih kecil belum tentu selalu lebih hemat dalam setiap kondisi perjalanan.

Efisiensi bahan bakar dipengaruhi karakter mesin, rasio transmisi, bobot kendaraan, kondisi lalu lintas, gaya mengemudi, dan beban penumpang.

Dalam publikasi Mitsubishi Motors Indonesia pada April 2026, perusahaan menjelaskan bahwa mesin 4N15 menggunakan teknologi MIVEC dan Variable Geometry Turbocharger untuk mendukung efisiensi serta respons tenaga.

Sementara Toyota mengandalkan mesin 1GD-FTV dengan teknologi injeksi common rail dan turbo diesel.

Kedua produsen memiliki pendekatan teknologi masing-masing untuk menghasilkan tenaga sekaligus menjaga efisiensi.

Namun, belum tersedia data pengujian independen dengan metode identik yang digunakan dalam artikel ini untuk memastikan model mana yang lebih irit.

Karena itu, klaim bahwa Pajero Sport pasti lebih hemat daripada Fortuner, atau sebaliknya, belum dapat dipastikan.

Untuk kebutuhan pembelian, hasil uji konsumsi bahan bakar dari sumber tepercaya yang menguji kedua kendaraan dengan rute dan kondisi setara akan lebih berguna daripada perkiraan semata.

Pemilik juga perlu mempertimbangkan rekomendasi kualitas bahan bakar dari pabrikan, biaya servis, dan penggunaan kendaraan dalam jangka panjang.

9. Perawatan dan Layanan Purna Jual Juga Penting

Membeli SUV diesel dengan harga ratusan juta rupiah bukan hanya soal tenaga mesin dan tampilan.

Biaya kepemilikan selama beberapa tahun turut menentukan apakah kendaraan tersebut sesuai kebutuhan.

Pada Oktober 2026, Mitsubishi Motors Indonesia menampilkan program penjualan khusus, termasuk penawaran pembiayaan untuk Pajero Sport.

Mitsubishi juga memiliki paket perawatan berkala SMART Package sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam program penjualan IIMS 2026, Mitsubishi mencantumkan paket SMART Silver untuk Pajero Sport hingga 50.000 kilometer atau empat tahun, serta garansi kendaraan hingga 100.000 kilometer atau tiga tahun.

Sementara Toyota memiliki program T-CARE untuk membantu pelanggan dalam biaya perawatan berkala.

Melalui informasi resmi Toyota pada 2026, program T-CARE menawarkan manfaat servis berkala hingga tujuh kali selama tiga tahun atau 60.000 kilometer sesuai syarat dan ketentuan.

Toyota juga menyediakan program perpanjangan perlindungan kendaraan melalui T-CARE XTRA pada ketentuan tertentu.

Namun, manfaat layanan dapat berubah menurut periode program, tipe kendaraan, serta syarat servis yang harus dipenuhi.

Calon pembeli sebaiknya meminta rincian tertulis mengenai biaya servis, garansi, dan komponen yang termasuk dalam paket perawatan.

Selain itu, periksa lokasi bengkel resmi yang paling mudah dijangkau serta ketersediaan suku cadang di wilayah tempat kendaraan digunakan.

10. Jadi, Pajero Sport 2026 atau Fortuner 2026 yang Lebih Unggul?

Jika fokus utama pembelian adalah tenaga mesin dan torsi, Toyota Fortuner 2.8 diesel memiliki keunggulan berdasarkan data spesifikasi pabrikan.

Tenaga 203,9 PS dan torsi 500 Nm lebih tinggi dibandingkan Pajero Sport Dakar 2.4 yang menghasilkan 181 PS dan 430 Nm.

Fortuner GR Sport juga menawarkan penampilan sporty, suspensi dengan penyetelan khusus, serta fitur Toyota Safety Sense.

Sementara Mitsubishi Pajero Sport Dakar menarik bagi konsumen yang mengutamakan transmisi otomatis delapan percepatan, pilihan pengaturan Super Select 4WD-II, dan desain kabin bernuansa premium.

Fitur Diamond Sense pada varian tertinggi juga menjadi pertimbangan penting untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Dari sisi harga, kedua SUV berada pada kisaran yang relatif berdekatan ketika dibandingkan berdasarkan varian atas masing-masing.

Untuk penggunaan keluarga, tidak ada pemenang mutlak hanya dari angka spesifikasi.

Kenyamanan tujuh penumpang, akses baris ketiga, posisi mengemudi, karakter suspensi, hingga kemudahan perawatan perlu dinilai melalui pengalaman langsung.

Bagi konsumen yang sering membawa keluarga, perjalanan jauh, dan sesekali melewati jalan tidak rata, Pajero Sport maupun Fortuner sama-sama layak masuk daftar pilihan.

Namun, jika mengutamakan tenaga diesel lebih besar, Fortuner 2.8 lebih unggul di atas kertas.

Sebaliknya, jika mencari SUV dengan transmisi delapan percepatan serta fleksibilitas sistem Super Select 4WD-II, Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 menawarkan keunggulan tersendiri.

Sebelum mengambil keputusan, sebaiknya lakukan test drive kedua kendaraan, periksa fitur pada varian yang dipilih, dan bandingkan harga OTR terbaru dari dealer resmi.

Dengan begitu, pilihan antara Mitsubishi Pajero Sport 2026 dan Toyota Fortuner 2026 tidak hanya didasarkan pada merek atau tampilan, tetapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan keluarga dan kondisi penggunaan sehari-hari. (***)

#Lifestyle

Index

Berita Lainnya

Index