Bulan Imunisasi Anak Sekolah kembali digelar di MI Alkarimi Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, dengan sasaran murid kelas 1, 2, dan 5. Suasana ruang seni madrasah berubah semarak ketika jarum suntik datang, lengkap dengan tawa, tangis, dan celotehan polos yang bikin semua orang tersenyum.
Madrasah Ibtidaiyah Alkarimi Tebuwung bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Mentaras untuk menyukseskan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Kegiatan berlangsung di ruang seni gedung madrasah dan menyasar murid kelas 1, 2, serta 5. Jadwal imunisasi yang semula terasa menegangkan berubah jadi momen penuh warna.
Ekspresi Beragam di Ruang Imunisasi
Begitu jadwal imunisasi dimulai, wajah para murid menampilkan beragam ekspresi. Sebagian anak dengan berani langsung maju ke depan dan menyodorkan lengan dengan senyum lebar. Sebagian lain terlihat meringis saat jarum suntik mendekat, ada yang meronta pelan, bahkan tak kuasa menahan tangis.
Momen lucu pun tak terelakkan. Ada murid yang memejamkan mata rapat-rapat, ada yang memeluk teman di sebelahnya, dan ada yang berbisik, "Sakit ta Bu?" yang langsung dijawab, "Nggak sakit kok, seperti dicubit saja." Jawaban itu membuat semua orang di ruangan tersenyum.
Peran Tenaga Kesehatan Mencairkan Suasana
Tim nakes dari Puskesmas Mentaras, salah satunya yang akrab disapa Cak Fathur, berperan besar mencairkan ketegangan. Dengan salam toss, candaan, dan sikap ramah, ia menghibur anak-anak yang tadinya takut. Perlahan tapi pasti, murid yang semula ragu mulai berani maju satu per satu.
Tawa terdengar bergema bercampur suara sebagian murid yang menangis. Meski begitu, proses imunisasi berjalan lancar hingga selesai. Pendekatan hangat seperti ini membuat anak-anak tidak trauma menghadapi jarum suntik di kemudian hari.
Dukungan Madrasah dan Orang Tua
Kepala Madrasah MI Alkarimi, Moh Syafi', menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga madrasah dan orang tua siswa dalam mendukung program BIAS. Ia menegaskan imunisasi adalah langkah penting untuk melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah.
"Saya sangat mengapresiasi antusiasme warga madrasah dan orang tua siswa dalam mendukung program BIAS ini. Imunisasi adalah langkah penting untuk melindungi anak-anak kita dari penyakit yang dapat dicegah, sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan berprestasi," ujarnya.
Syafi' juga berterima kasih kepada seluruh tim kesehatan dari puskesmas yang bekerja dengan sabar dan ikhlas. Ia berharap anak-anak di MI Alkarimi dan seluruh wilayah Kecamatan Dukun senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam belajar dan berkembang.
Mengapa BIAS Penting bagi Anak Usia Sekolah
Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah menyasar murid kelas 1, 2, dan 5 untuk melengkapi perlindungan mereka terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Imunisasi di usia sekolah membantu menjaga kekebalan tubuh anak agar tidak mudah tertular penyakit di lingkungan belajar.
Keterlibatan orang tua dan guru menjadi kunci kelancaran program ini. Ketika anak merasa didampingi, rasa takut terhadap jarum suntik bisa diredam, dan proses imunisasi berjalan tanpa hambatan berarti.
Pengalaman di MI Alkarimi Tebuwung menunjukkan bahwa imunisasi tidak harus menakutkan. Dengan pendekatan ramah dari tenaga kesehatan, dukungan madrasah, dan kehadiran orang tua, anak-anak bisa melewati momen ini dengan tawa, bukan tangis.