Paragraf pembuka: Perombakan operasional ini merupakan respons cepat KCI bersama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA terhadap KRL seri CLI-225 iE305 yang harus menjalani pemeriksaan menyeluruh. Dua rangkaian KRL seri Tokyo Metro (TM) yang sebelumnya melayani rute Jakarta Kota-Tanjung Priok dipindah ke lintas Jakarta Kota-Bogor untuk menutup kekosongan sarana.
Priok Tetap Jalan, Tarif dan Jadwal Tak Berubah
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, memastikan layanan Commuter Line Priok sementara waktu akan dilayani rangkaian Commuter Line Basoetta. Menurutnya, tarif dan jadwal perjalanan Priok tidak mengalami perubahan dan tetap diberlakukan seperti layanan normal.
"Untuk layanan, tarif dan jadwal tidak ada perubahan dan tetap diberlakukan seperti layanan saat menggunakan rangkaian KRL," kata Karina saat dikonfirmasi.
Keputusan ini diambil KCI setelah mengevaluasi penyesuaian operasional perjalanan Commuter Line imbas perawatan sarana KRL yang ada. Tujuannya, mengoptimalkan jumlah jadwal perjalanan Commuter Line setiap harinya di tengah keterbatasan rangkaian yang tersedia.
Basoetta Pangkas 18 Perjalanan Mulai 10 September
Dampak paling langsung dirasakan pengguna Commuter Line Basoetta. Sebab, pengalihan rangkaian untuk melayani lintas Tanjung Priok mengharuskan KCI melakukan penyesuaian kembali pada jadwal layanan Basoetta.
"Mulai Kamis 10 September 2026 jadwal layanan perjalanan Commuter Line Basoetta dari 70 perjalanan menjadi 52 perjalanan," ujar Karina.
Artinya, ada 18 perjalanan yang hilang dari jadwal harian Basoetta selama masa penyesuaian ini. KCI mengimbau seluruh pengguna Commuter Line Basoetta untuk menyesuaikan kembali rencana perjalanannya.
Penumpang Bisa Refund 100 Persen
Bagi pengguna yang sudah memiliki tiket pada perjalanan terdampak, KCI memberi dua opsi. Pertama, penumpang bisa naik pada jadwal sebelum atau sesudah jadwal pemberangkatannya. Kedua, penumpang dapat melakukan refund tiket 100 persen melalui loket di stasiun-stasiun Commuter Line Basoetta.
Sementara itu, dua rangkaian KRL seri TM yang dipindah ke rute Jakarta Kota-Bogor memungkinkan KCI menambah 13 perjalanan per hari di lintas tersebut. Penambahan ini menjadi kompensasi atas berkurangnya kapasitas di lintas lain.
"Tentunya KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul pada penyesuaian sementara layanan perjalanan Commuter Line pada lintas pelayanan yang terdampak," tandas Karina.
Penutup: Insiden anjlok dua KRL baru INKA dalam waktu berdekatan memaksa KCI merombak peta operasional Commuter Line Jabodetabek. Bagi penumpang, masa penyesuaian ini menuntut kejelian membaca jadwal ulang — terutama pengguna Basoetta yang kini kehilangan hampir seperempat perjalanan hariannya.