Pasangan Herfiza Novianti dan Ricky Harun tinggal di hunian yang asri bersama empat anak mereka. Vertical garden di samping ruang keluarga jadi salah satu elemen yang membuat rumah terasa sejuk dan nyaman untuk aktivitas keluarga sehari-hari.
Mengapa Vertical Garden Cocok untuk Rumah Keluarga
Vertical garden atau taman vertikal menempatkan tanaman di dinding, bukan di lantai. Solusi ini membantu keluarga yang ingin menghadirkan nuansa hijau tanpa memakan banyak ruang, terutama di area dalam rumah.
Bagi rumah berisi anak-anak, taman vertikal bisa jadi media belajar sederhana. Anak bisa diajak mengenal jenis tanaman dan ikut menyiram, tanpa harus keluar rumah.
Menempatkan Taman Vertikal di Dekat Ruang Keluarga
Ruang keluarga biasanya jadi pusat aktivitas bersama, dari nonton sampai mengobrol. Menempatkan vertical garden di sampingnya membuat area ini terasa lebih sejuk dan tidak monoton.
Posisi dekat ruang keluarga juga memudahkan orang tua mengawasi anak saat bermain di sekitar tanaman. Pastikan struktur dinding dan pot benar-benar kuat sebelum dipasang.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Vertical Garden
Sebelum meniru ide ini, cek dulu kondisi dinding dan sirkulasi cahaya di rumah. Tanaman butuh cahaya cukup, sementara dinding perlu kuat menahan beban media tanam dan pot.
- Pilih tanaman yang tidak butuh perawatan rumit dan aman untuk anak.
- Pastikan ada saluran air agar tidak lembap berlebih.
- Hindari tanaman berduri atau beracun di area jangkauan anak.
Menghadirkan Rumah Nyaman Tanpa Renovasi Besar
Ide dari hunian Herfiza dan Ricky Harun ini bisa dicoba tanpa membongkar rumah. Cukup manfaatkan satu dinding kosong di dekat ruang keluarga, lalu tambahkan rak tanam sederhana.
Rumah yang hijau dan rapi membantu orang tua menciptakan suasana tenang di tengah kesibukan mengurus anak. Mulai dari satu sudut kecil dulu, lalu sesuaikan dengan kebutuhan keluarga.