Rute wisata halal menyusuri jejak Jalur Sutra di Tiongkok barat laut dan tengah kini jadi alternatif perjalanan internasional bagi traveler Indonesia. Program "2026 China Dream Dunhuang Zhangye Xi'an Appreciation Trip" berlangsung 29 Oktober hingga 5 November 2026, menghubungkan Beijing, Dunhuang, Jiayuguan, Zhangye, dan Xi'an. Rute ini digarap operator tur China Dream bersama China Airlines.
Rombongan terbang dengan China Airlines dan memulai penjelajahan dari Beijing sebelum lanjut ke Dunhuang. Rute ini menempuh lima kota bersejarah dalam delapan hari, dengan kombinasi penerbangan domestik dan kereta cepat.
Gunung Mingsha dan Danau Bulan Sabit di Dunhuang
Pada 30-31 Oktober, delegasi transit di Beijing lalu terbang ke Dunhuang. Di sini rombongan menyambangi Gunung Mingsha (Echoing-Sand Mountain) dan Danau Bulan Sabit (Crescent Lake), dua ikon gurun yang berdampingan.
Agenda lain di Dunhuang adalah menaiki unta dan menyusuri Pasar Malam Shazhou. Bagi traveler yang merencanakan rute serupa, dua aktivitas ini biasa ditawarkan sebagai paket setengah hari oleh operator lokal.
Gua Mogao hingga Benteng Jiayuguan
Tanggal 1-2 November, rombongan bergerak dari Dunhuang ke Jiayuguan lalu Zhangye. Di kawasan ini mereka mengunjungi Gua Mogao (Gua Seribu Buddha), situs warisan dunia UNESCO yang jadi salah satu tujuan utama wisata sejarah di Jalur Sutra.
Rombongan juga mendatangi galeri seni patung gurun Gobi, termasuk Son of the Earth. Perjalanan berlanjut ke Jiayuguan untuk melihat benteng ujung barat Tembok Besar Dinasti Ming, kemudian ke Zhangye untuk panorama formasi geologi Rainbow Mountain atau Danxia Landform.
Xi'an: Terracotta Army dan Muslim Street
Pada 3-5 November, delegasi menempuh perjalanan dengan kereta cepat menuju Xi'an. Kota bersejarah ini jadi penutup rangkaian, dengan kunjungan ke Alun-Alun Menara Lonceng dan Gendang serta wisata kuliner di Muslim Street.
Puncak ekspedisi adalah menyaksikan langsung Prajurit dan Kuda Terakota (Terracotta Army), mahakarya yang jadi salah satu situs arkeologi paling dikenal di Tiongkok. Malamnya ditutup dengan gala dinner di Grand Tang Mall.
Mengapa Rute Ini Relevan untuk Traveler Indonesia
Cheriatna menyebut perjalanan ini mempererat hubungan pariwisata Indonesia-Tiongkok sekaligus memperkaya wawasan pihaknya dalam menyusun paket liburan internasional.
"Kehormatan besar bagi Cheria Holiday dapat memenuhi undangan istimewa dari China Dream dan China Airlines dalam mengeksplorasi keindahan Jalur Sutra," papar Cheriatna dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).
Ia menambahkan kolaborasi dengan China Dream dan China Airlines jadi modal untuk menghadirkan destinasi wisata internasional yang inovatif dan berkelas bagi wisatawan Indonesia. Cheria Holiday sendiri telah beroperasi 15 tahun dan berdiri sejak 2012.
Tips Merencanakan Rute Jalur Sutra
- Perhatikan musim: rute gurun seperti Dunhuang dan Zhangye sebaiknya dikunjungi saat suhu tidak ekstrem, dan cek prakiraan sebelum berangkat.
- Siapkan fisik untuk perjalanan lintas kota: rute ini mencakup penerbangan domestik dan kereta cepat dalam satu rangkaian.
- Untuk wisata halal, konfirmasi langsung ke operator soal pilihan makanan dan waktu salat di tiap kota.
- Gua Mogao dan Terracotta Army adalah situs populer; tanyakan soal ketersediaan tiket dan pemandu berbahasa Indonesia jauh hari.
Durasi ideal untuk menyelesaikan rangkaian Beijing-Dunhuang-Jiayuguan-Zhangye-Xi'an adalah sekitar delapan hari seperti pada program ini. Traveler yang ingin lebih santai bisa memecahnya menjadi dua perjalanan terpisah. Informasi tarif paket dan jadwal keberangkatan terbaru sebaiknya dikonfirmasi langsung ke operator tur atau agen perjalanan masing-masing.