PSIM Jamu Persija di Bantul, Van Gastel Siapkan Strategi Redam Macan Kemayoran

PSIM Jamu Persija di Bantul, Van Gastel Siapkan Strategi Redam Macan Kemayoran
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel memimpin sesi latihan jelang laga melawan Persija Jakarta.

PSIM Yogyakarta menjamu Persija Jakarta pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, dengan misi meraih kemenangan perdana musim ini. Laskar Mataram baru mengoleksi satu poin dari tiga laga, sementara Macan Kemayoran datang dengan modal tiga kemenangan beruntun. Pelatih Jean-Paul van Gastel memastikan timnya telah memanfaatkan jeda kompetisi tiga pekan untuk mematangkan strategi meredam kekuatan Persija.

PSIM Yogyakarta menatap laga kandang melawan Persija Jakarta sebagai peluang emas memutus tren negatif. Tiga pertandingan awal musim ini berjalan pahit bagi Laskar Mataram: satu poin dari hasil imbang 1-1 kontra Persita Tangerang, lalu dua kekalahan beruntun dari Persebaya Surabaya (0-1) dan Madura United FC (1-2).

Pelatih Jean-Paul van Gastel tak menampik bahwa catatan tersebut menjadi pekerjaan rumah besar. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Sultan Agung, Bantul, PSIM dituntut tampil lebih efektif dan disiplin jika ingin mengamankan poin dari tim ibu kota.

Persija Datang dengan Modal Sempurna

Berbanding terbalik dengan tuan rumah, Persija Jakarta mengawali Super League 2026/2027 dengan hasil sempurna. Macan Kemayoran menyapu bersih tiga laga pertama: menang 1-0 atas Borneo FC di Samarinda, menundukkan Persib Bandung 2-1 di Jakarta, lalu kembali menang 1-0 saat menjamu Java United FC.

Rentetan hasil positif itu membuat Persija melawat ke Bantul dengan kepercayaan diri tinggi. Kekuatan tim asuhan Carlos Peña juga bertambah dengan kehadiran sejumlah pemain berkualitas, termasuk mereka yang baru memperkuat Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Jeda Kompetisi Jadi Waktu Berbenah

Jeda kompetisi selama tiga pekan akibat FIFA Matchday dimanfaatkan PSIM untuk mengevaluasi performa dan memperbaiki sejumlah kekurangan. Van Gastel menegaskan timnya tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam pertandingan melawan Persija.

"Setelah jeda karena FIFA Matchday, kompetisi kembali bergulir. Bagi kami, ini adalah pertandingan lain yang akan berusaha keras kami menangkan. Yang pasti, PSIM sudah menyiapkan diri untuk laga besok," kata van Gastel dikutip dari laman I.League.

Lima Pemain Timnas Jadi Perhatian Khusus

Pelatih asal Belanda itu menyoroti kualitas skuad Persija, terutama lima pemain yang baru saja menjalani pertandingan bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Kualitas individu dan pengalaman para pemain tersebut dinilai berpotensi menjadi ancaman bagi pertahanan PSIM.

"Mereka memiliki lima pemain yang baru saja menjalani pertandingan bersama Timnas Indonesia," ujar Van Gastel.

Disiplin bertahan dan kemampuan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan berpotensi menjadi faktor penentu bagi Laskar Mataram. PSIM juga perlu memaksimalkan setiap peluang yang tercipta jika ingin memberikan tekanan kepada tim tamu.

Game Plan Sudah Matang

Meski mengakui kualitas lawan, Van Gastel memastikan PSIM telah memiliki rencana permainan untuk menghadapi Persija. Strategi tersebut sudah diasah selama sesi latihan pada masa jeda kompetisi. Namun, ia memilih tidak mengungkapkan secara terperinci taktik yang akan diterapkan.

"Saya tidak bisa membicarakan strategi, karena kami tentunya sudah memiliki game plan yang dilatih sebelumnya," tegas Van Gastel.

Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi PSIM: mengakhiri tren negatif di hadapan pendukung sendiri, atau melihat Persija terus melaju tanpa terhenti di puncak klasemen.

Berita Lainnya

Index