7 Tablet 8 Inci Murah Terbaik untuk Belajar dan Kerja, Ada yang Mulai Rp1 Jutaan

7 Tablet 8 Inci Murah Terbaik untuk Belajar dan Kerja, Ada yang Mulai Rp1 Jutaan
Ilustrasi sejumlah tablet berukuran ringkas yang dapat digunakan untuk belajar daring, membaca dokumen, dan bekerja. Tablet berlayar sekitar 8 inci menjadi pilihan praktis untuk aktivitas sehari-hari karena mudah dibawa. (Ilustrasi AI)

SELARASRIAU.COM - Mencari tablet 8 inci murah untuk belajar dan kerja tidak cukup hanya melihat harga. Layar harus nyaman untuk membaca materi, baterai perlu memadai, dan memorinya sebaiknya tidak cepat penuh saat dipakai menyimpan dokumen, aplikasi rapat, serta video pembelajaran. Untungnya, pilihan tablet berukuran ringkas kini cukup beragam, mulai dari kelas Rp1 jutaan hingga model dengan performa lebih tinggi.

Istilah tablet 8 inci dalam daftar ini mencakup perangkat berlayar sekitar 8,0 sampai 8,7 inci. Ukuran tersebut lebih besar daripada kebanyakan ponsel, tetapi masih mudah dimasukkan ke tas kecil. Bagi pelajar dan pekerja yang sering berpindah tempat, bentuk ringkas ini dapat lebih praktis dibanding tablet berlayar 11 inci.

Tujuh pilihan berikut disusun berdasarkan kesesuaian untuk belajar daring, membaca PDF, mencatat, berkirim email, mengedit dokumen ringan, dan mengikuti rapat video. Spesifikasi mengacu pada informasi produsen serta rujukan harga di pasar Indonesia yang tersedia hingga 10 Oktober 2026. Harga bukan penawaran tetap: periksa kembali varian, stok, dan garansi sebelum membeli.

1. itel VistaTab 10 Mini: Pilihan Hemat untuk Materi Sekolah dan Video Belajar

Jika anggaran benar-benar terbatas, itel VistaTab 10 Mini layak masuk daftar awal. Tablet ini memakai layar 8 inci, prosesor octa-core MediaTek MT8768, penyimpanan internal 64 GB, dan baterai 5.100 mAh. Situs resmi itel mencantumkan RAM fisik 3 GB dengan tambahan RAM virtual hingga 5 GB, bukan RAM fisik 8 GB.

VistaTab 10 Mini menjalankan Android 14 Go Edition, sistem yang ditujukan untuk perangkat dengan sumber daya lebih sederhana. Penggunaan yang masuk akal antara lain membaca buku digital, membuka video pembelajaran, mencari bahan tugas, dan berkirim pesan. Namun, jangan berharap perpindahan banyak aplikasi berat akan selancar tablet dengan RAM fisik lebih besar.

Dalam daftar harga Blibli yang diperbarui Juli 2026, sejumlah penjual mencantumkan perangkat ini sekitar Rp1,2 juta sampai Rp1,35 juta. Harga Oktober dapat berubah. Sebelum membeli, pastikan versi perangkat sesuai dengan informasi penjual, terutama soal dukungan kartu SIM, garansi, dan kelengkapan barang.

Cocok untuk: siswa yang membutuhkan perangkat belajar dasar dengan biaya seminimal mungkin.

Perlu dipertimbangkan: keterbatasan RAM fisik dan performa untuk multitasking.

2. Redmi Pad SE 8.7: Nyaman untuk Membaca, Menonton Materi, dan Catatan Harian

Redmi Pad SE 8.7 menawarkan keseimbangan antara harga, ukuran, dan kapasitas penyimpanan. Menurut spesifikasi Xiaomi Indonesia, tablet ini memiliki layar 8,7 inci beresolusi 1.340 × 800 piksel, refresh rate hingga 90 Hz, chipset MediaTek Helio G85, RAM 4 GB, serta penyimpanan 128 GB pada konfigurasi yang dicantumkan.

Baterainya berkapasitas 6.650 mAh dengan dukungan pengisian daya hingga 18 W. Dua speaker dan jack audio 3,5 mm menjadi nilai tambah untuk menonton kelas daring menggunakan earphone berkabel. Bobotnya sekitar 373 gram sehingga masih cukup ringkas dibawa ke sekolah, kampus, atau tempat kerja.

Untuk keperluan sehari-hari, Redmi Pad SE 8.7 masuk akal dipakai membaca dokumen, mencatat, mengikuti kelas video, dan membuka beberapa aplikasi ringan. Namun, resolusi layar tidak setajam tablet 8,4 inci beresolusi 1.920 × 1.200 piksel. Pengguna yang sering membaca teks berukuran sangat kecil perlu memperhitungkan hal itu.

Katalog Xiaomi Indonesia pernah mencantumkan harga mulai Rp1.599.000, tetapi halaman yang terindeks menandai stok habis. Di daftar Blibli bertanggal 9–10 Oktober 2026, harga penawaran varian 4/128 GB juga berbeda-beda. Karena itu, jangan menjadikan satu angka sebagai harga pasti di semua toko.

Cocok untuk: pelajar atau pekerja yang mengutamakan baterai, penyimpanan, dan kemudahan membawa tablet.

Perlu dipertimbangkan: varian Wi-Fi dan 4G harus dibedakan ketika membandingkan harga.

3. HONOR Pad X7: Baterai Besar untuk Aktivitas Sepanjang Hari

HONOR Pad X7 cocok diperhatikan oleh pengguna yang sering belajar atau bekerja di luar rumah. Produsen mencantumkan layar 8,7 inci dengan refresh rate hingga 90 Hz, prosesor delapan inti Snapdragon 680, bobot sekitar 365 gram, dan baterai berkapasitas tipikal 7.020 mAh.

Kapasitas baterai menjadi daya tariknya, terutama untuk membaca, mengikuti materi video, dan mengakses dokumen saat jauh dari stopkontak. HONOR juga mencantumkan kamera depan 5 MP dan belakang 8 MP serta fitur yang ditujukan bagi keluarga, termasuk Google Kids Space. Pemanfaatannya tetap bergantung pada jaringan, pembaruan perangkat lunak, dan aplikasi yang digunakan.

Di halaman dukungan HONOR Indonesia tercantum konfigurasi 4 GB/128 GB. Sebagai gambaran harga, halaman merek HONOR di Blibli mencantumkan penawaran sekitar Rp2,05 juta pada pembaruan 3 Juli 2026, bukan harga yang dijamin berlaku hari ini.

Keterbatasannya, layar tetap berada di kelas resolusi 1.340 × 800 piksel. Untuk mengetik laporan panjang atau mengolah spreadsheet rumit, layar lebih besar biasanya lebih nyaman.

Cocok untuk: pembaca e-book, pelajar yang sering bepergian, serta pekerja lapangan dengan kebutuhan administrasi ringan.

Perlu dipertimbangkan: pilih varian konektivitas yang tepat; jangan berasumsi semua unit bisa memakai kartu SIM.

4. Samsung Galaxy Tab A11: Menarik untuk Sekolah dan Pemakaian Jangka Panjang

Samsung Galaxy Tab A11 menjadi salah satu pilihan yang menarik apabila dukungan perangkat lunak dan kemudahan layanan purnajual merupakan prioritas. Versi Wi-Fi yang tercantum di Samsung Indonesia mempunyai layar 8,7 inci beresolusi 1.340 × 800 piksel, refresh rate hingga 90 Hz, RAM 4 GB, penyimpanan 64 GB, serta kamera depan 5 MP.

Kamera depan tersebut berguna untuk mengikuti rapat atau kelas video. Baterainya 5.100 mAh, dan penyimpanan dapat diperluas melalui kartu microSD hingga 2 TB sesuai spesifikasi. Samsung Newsroom Indonesia juga mengumumkan dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh generasi serta keamanan hingga tujuh tahun, dengan ketentuan sesuai kebijakan perangkat.

Pada pengumuman resminya tahun 2025, Samsung menyebut harga peluncuran Rp1.999.000 untuk varian Wi-Fi dan Rp2.499.000 untuk LTE. Harga tersebut merupakan acuan saat pengumuman, bukan harga jual terbaru Oktober 2026. Pembeli harus memeriksa harga dan stok aktual di toko resmi atau mitra penjualan.

Tab A11 tepat untuk membaca materi, mencatat melalui aplikasi, mengirim email, dan melakukan panggilan video. Namun, RAM 4 GB serta ruang internal 64 GB pada varian dasar membatasi kenyamanan ketika banyak aplikasi berat dibuka sekaligus.

Cocok untuk: keluarga, siswa, dan pekerja yang memprioritaskan dukungan perangkat lunak.

Perlu dipertimbangkan: kapasitas 64 GB bisa cepat terpakai bila menyimpan banyak video atau aplikasi.

5. Advan Tab V8: RAM Lebih Lapang untuk Multitasking Ringan

Advan Tab V8 menawarkan spesifikasi menarik di kisaran harga dua jutaan. Berdasarkan informasi produk yang dihimpun dalam daftar perbandingan MyBest dan penawaran Blibli, tablet ini memakai layar 8,4 inci beresolusi 1.920 × 1.200 piksel, MediaTek Helio G99, RAM fisik 8 GB, penyimpanan 128 GB, serta baterai sekitar 5.500 mAh.

Ukuran layar yang sedikit lebih kecil justru dibarengi kerapatan gambar lebih baik daripada model 8,7 inci beresolusi 1.340 × 800 piksel. Hal tersebut dapat membantu ketika membaca presentasi, dokumen PDF, atau tabel yang berisi banyak tulisan. RAM fisik 8 GB juga memberi ruang lebih luas saat berpindah antara aplikasi kantor, peramban, dan pesan.

Daftar penawaran Blibli pada Juli 2026 memperlihatkan beberapa harga sekitar Rp1,96 juta sampai Rp2,39 juta. Sebagian iklan menulis “8+8 GB RAM”; angka kedua adalah RAM virtual, sehingga tidak boleh dihitung sebagai RAM fisik 16 GB.

Sebelum membeli, tanyakan pembaruan sistem, ketersediaan aksesori, layanan garansi, dan jaringan seluler yang didukung unit. Dengan begitu, pembelian tidak hanya didasarkan pada kombinasi RAM dan prosesor.

Cocok untuk: mahasiswa dan pekerja yang kerap membuka beberapa aplikasi ringan secara bergantian.

Perlu dipertimbangkan: kualitas layanan purnajual dan stok aksesori harus diperiksa sesuai daerah.

6. Alldocube iPlay 60 Mini Pro: Layar Tajam dan Mendukung 4G

Alldocube iPlay 60 Mini Pro bisa dilirik jika membutuhkan tablet kecil dengan layar lebih tajam dan koneksi seluler. Situs resmi Alldocube menjelaskan bahwa model ini menggunakan panel IPS 8,4 inci beresolusi 1.920 × 1.200 piksel, chipset MediaTek Helio G99, RAM fisik 8 GB, serta penyimpanan internal 128 GB.

Perangkat ini mendukung koneksi 4G LTE, Wi-Fi dua frekuensi, baterai 6.050 mAh, dan pengisian daya hingga 18 W. Bobot sekitar 310 gram juga tergolong ringan. Untuk pekerja yang sering mengunjungi pelanggan atau pelajar yang bergantung pada internet seluler, dukungan jaringan menjadi nilai tambah.

Kombinasi RAM dan layar memungkinkan penggunaan yang cukup fleksibel untuk membaca dokumen, rapat video, serta mengelola email dan file. Namun, dukungan stylus khusus, performa semua aplikasi, dan kemudahan pembaruan jangan diasumsikan setara dengan tablet kelas premium.

Harga dari penjual di Indonesia dapat berbeda cukup jauh karena jalur distribusi dan paket penjualan. Pastikan status unit lokal atau impor, garansi, dukungan jaringan operator Indonesia, dan proses klaim servis sebelum transaksi.

Cocok untuk: pengguna yang mencari layar tajam, RAM lega, dan koneksi 4G dalam bodi kecil.

Perlu dipertimbangkan: kepastian garansi dan layanan purnajual di Indonesia.

7. Samsung Galaxy Tab A9: Alternatif Generasi Sebelumnya jika Harganya Turun

Samsung Galaxy Tab A9 masih pantas dibandingkan, terutama bila tersedia dengan potongan harga yang menarik. Situs Samsung Indonesia mencatat layar 8,7 inci beresolusi 1.340 × 800 piksel, RAM 4 GB, penyimpanan 64 GB, baterai 5.100 mAh, dan bobot sekitar 332 gram untuk versi Wi-Fi.

Tablet ini dapat dipakai membaca modul, menonton penjelasan guru, berkirim pesan, dan mengetik catatan singkat. Samsung juga mencantumkan dukungan kartu microSD hingga 1 TB. Namun, kamera depan hanya 2 MP dan layar menggunakan refresh rate 60 Hz, sehingga pada dua aspek itu Galaxy Tab A11 merupakan pilihan yang lebih menarik.

Oleh sebab itu, Galaxy Tab A9 sebaiknya dibeli jika selisih harganya cukup berarti dibanding Tab A11, dan kondisi barang beserta garansinya jelas. Jangan mengira A9+ sebagai varian berukuran sama, karena layar A9+ lebih besar.

Cocok untuk: pembeli yang menemukan promo bagus pada tablet Samsung generasi sebelumnya.

Perlu dipertimbangkan: usia produk, sisa masa dukungan perangkat lunak, serta selisih harga dengan A11.

Mana yang Paling Layak Dibeli untuk Belajar dan Kerja?

Untuk kebutuhan dasar dengan anggaran paling terbatas, itel VistaTab 10 Mini layak dipertimbangkan, asalkan kegiatan utamanya membaca dan menonton materi. Redmi Pad SE 8.7 memberi kompromi menarik antara harga, baterai, dan kapasitas penyimpanan. Jika penggunaan sering berlangsung di luar rumah, HONOR Pad X7 menawarkan baterai lebih besar.

Bila dukungan perangkat lunak menjadi prioritas, Samsung Galaxy Tab A11 patut ditempatkan di daftar atas. Sementara itu, Advan Tab V8 dan Alldocube iPlay 60 Mini Pro lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan RAM fisik 8 GB dan layar beresolusi lebih tinggi. Galaxy Tab A9 layak dipilih hanya ketika harganya betul-betul lebih murah daripada penerusnya.

Tidak ada satu model yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua orang. Tablet berukuran ringkas unggul dalam portabilitas, tetapi kurang ideal untuk mengetik laporan panjang, menggunakan dua dokumen secara berdampingan, atau mengolah spreadsheet besar.

Lima Hal yang Harus Dicek Sebelum Membeli Tablet 8 Inci

Pertama, periksa RAM fisik. Keterangan “RAM 8 GB” pada iklan tertentu bisa berarti 3 GB fisik ditambah 5 GB virtual. RAM virtual menggunakan ruang penyimpanan dan tidak memiliki kemampuan yang sama dengan RAM fisik. Untuk kerja multitasking, prioritaskan RAM fisik yang lebih besar jika anggaran memungkinkan.

Kedua, bedakan Wi-Fi dan LTE. Varian Wi-Fi hanya mengandalkan jaringan nirkabel atau hotspot ponsel. Untuk pengguna yang sering keluar rumah, varian 4G dapat mengurangi ketergantungan pada perangkat lain, tetapi biasanya berpengaruh pada harga.

Ketiga, tentukan aplikasi wajib. Pastikan aplikasi kelas, rapat, perpustakaan digital, layanan perkantoran, atau aplikasi perusahaan benar-benar kompatibel. Keberadaan aplikasi Android tidak otomatis berarti semua fitur tersedia selengkap versi laptop.

Keempat, nilai layar dan aksesori. Layar 8–8,7 inci nyaman untuk mobilitas, tetapi keyboard Bluetooth, dudukan tablet, atau earphone mungkin diperlukan. Periksa kompatibilitas aksesori secara nyata, termasuk dukungan pena aktif jika ingin menulis tangan.

Kelima, perhatikan harga akhir dan garansi. Bandingkan harga perangkat, ongkir, aksesori, kartu memori, serta layanan purnajual. Belilah dari penjual tepercaya dan jangan terkecoh iklan yang menampilkan produk bekas sebagai barang baru.

Kesimpulan

Tablet 8 inci murah dapat menjadi perangkat pendamping yang berguna untuk belajar dan kerja sehari-hari tanpa perlu membawa laptop ke mana-mana. Untuk tugas sederhana, yang paling penting bukan angka spesifikasi terbesar, melainkan kesesuaian perangkat dengan aplikasi, kenyamanan layar, daya tahan baterai, dan dukungan servis.

Dengan membandingkan tujuh model di atas serta memeriksa harga dan garansi terbaru, pembeli dapat memilih tablet yang sesuai kebutuhan tanpa membayar fitur yang sebenarnya jarang digunakan. (*)

#Lifestyle

Index

Berita Lainnya

Index