Lahan 34 Hektare di Dayun Siak Terbakar, Kapolda Riau dan Pangdam XIX/TT Turun Langsung Cek Lokasi

Lahan 34 Hektare di Dayun Siak Terbakar, Kapolda Riau dan Pangdam XIX/TT Turun Langsung Cek Lokasi
Kapolda Riau dan Pangdam XIX/TT meninjau lokasi kebakaran lahan seluas 34 hektare di Kampung Dayun, Siak, Sabtu (5/9/2026).

SIAK — Lahan seluas kurang lebih 34 hektare di areal PT BSP, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pengecekan intensif langsung dilakukan oleh pimpinan TNI dan Polri di wilayah Riau guna memastikan api benar-benar padam dan tidak meluas.

Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo memimpin langsung peninjauan ke titik bekas terbakar tersebut pada Sabtu (5/9/2026). Rombongan tiba menggunakan helikopter dan mendarat di Helipad PT BSP sekitar pukul 14.35 WIB.

Dandim 0322/Siak Letkol Czi Andy Kurniawan turut mendampingi pengecekan yang difokuskan pada kawasan terdampak di sekitar Taman Nasional Zamrud, tepatnya areal PT BSP Lokasi NEB#03 & 13 Km 83.

Bagaimana Kondisi Area Bekas Terbakar di Kawasan Zamrud?

Setibanya di lokasi, rombongan memeriksa langsung hamparan lahan yang telah hangus terbakar. Fokus utama peninjauan lapangan ini adalah memetakan potensi bara api yang masih tersisa di bawah permukaan gambut.

Selain memantau kondisi fisik lahan, Kapolda Riau dan Pangdam XIX/TT menggelar koordinasi taktis bersama unsur terkait di lapangan. Langkah-langkah penanganan lanjutan dibahas secara detail agar titik api baru tidak kembali muncul di area konsesi maupun kawasan konservasi sekitarnya.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi instrumen evaluasi terhadap efektivitas penanggulangan karhutla yang telah dijalankan jajaran Kodim 0322/Siak bersama instansi gabungan di daerah.

Sinergi Lintas Sektor untuk Penanggulangan Karhutla Siak

Patroli dan monitoring gabungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi operasional di lapangan. Penanganan karhutla di Dayun menuntut keterpaduan kekuatan antara personel TNI, Polri, BPBD, serta tim pemadam dari pihak perusahaan pemegang konsesi.

Sinergi lintas sektor tersebut diarahkan pada dua aspek utama, yakni kecepatan pemadaman saat api muncul dan pencegahan berkala di titik-titik rawan kebakaran hutan.

Setelah memastikan penanganan dan koordinasi teknis pencegahan berjalan terarah, rombongan pimpinan TNI-Polri tersebut meninggalkan lokasi pada pukul 15.40 WIB. Seluruh rangkaian pemantauan di Kampung Dayun berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

Berita Lainnya

Index