Gas Bareng, Bukan Sekadar Riding! Hijau Bikers Riau Hadir Bawa Vibes Positif dan Semangat Brotherhood

Gas Bareng, Bukan Sekadar Riding! Hijau Bikers Riau Hadir Bawa Vibes Positif dan Semangat Brotherhood
Bikers Riau yang tergabung dalam Hijau Bikers Riau (HBR) foto bersama dengan kuda besi kesayangannya.*/(wyu))

DUNIA bikers di Riau kini punya "basecamp" baru. Namanya Hijau Bikers Riau (HBR). Meski baru resmi mengaspal pada 8 Juni 2026, komunitas ini langsung hadir dengan warna yang berbeda.

Buat HBR, motor bukan cuma soal tunggangan atau ajang pamer modifikasi. Yang mereka bangun adalah brotherhood, kebersamaan, dan perjalanan yang punya makna. Mulai dari mengampanyekan safety riding, touring yang penuh cerita, hingga aksi sosial untuk masyarakat.

Saat ini HBR diperkuat sekitar 24 riders. Memang belum banyak, tapi semangat mereka sudah full tank. Komunitas ini juga membuka gas seluas-luasnya bagi siapa pun yang punya hobi riding dan ingin bergabung dalam lingkungan yang positif.

Ketua Hijau Bikers Riau, H. El Yusril, S.E., M.M., mengatakan HBR lahir bukan sekadar untuk riding keliling kota atau touring antardaerah. Ada misi yang ingin dibawa dalam setiap putaran roda.

«"Kami mengedepankan safety riding dalam setiap kegiatan. Selain itu, kami ingin mempererat silaturahmi antaranggota melalui berbagai aktivitas yang positif," ujarnya.»

Agenda HBR pun dibuat jauh dari kata membosankan. Mereka rutin menggelar kopdar, ngopi santai, lalu menutup kegiatan dengan salat berjamaah. Ada juga agenda touring, sunmori hingga camping ride, di mana para riders mendirikan tenda, menikmati suasana alam, bermalam bersama, lalu mengawali pagi dengan salat Subuh berjamaah sebelum kembali rolling melanjutkan perjalanan.

Setiap perjalanan juga bukan sekadar mengejar kilometer. Para anggota sengaja mengambil rute menuju berbagai destinasi wisata untuk ikut mempromosikan keindahan alam Riau dan daerah sekitarnya. Jadi, sekali gas, mereka sekaligus mengenalkan potensi wisata kepada masyarakat.

Namun, HBR tak ingin dikenal hanya karena touring. Komunitas ini juga memasukkan bakti sosial sebagai salah satu agenda utama. Meski baru seumur jagung, sejumlah kegiatan sosial sudah disiapkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Menurut El Yusril, fondasi utama HBR adalah persaudaraan. Karena itu, seluruh anggota diajak menjaga etika di jalan maupun di luar jalan, menghormati perbedaan, menjauhi isu SARA, dan selalu membawa nama baik komunitas di mana pun berada.

Di HBR juga tidak ada istilah melihat merek motor atau kapasitas mesin. Mau pakai motor sport, naked bike, trail, skutik, atau motor harian, semuanya tetap dianggap satu keluarga. Yang terpenting bukan motornya, tetapi sikap saat berada di atas sadel.

Keunikan lainnya, HBR dihuni oleh anggota dari berbagai latar belakang profesi. Ada ASN, pegawai pemerintah, personel kejaksaan, pelaku usaha, hingga jurnalis. Perbedaan profesi justru membuat komunitas ini semakin kaya pengalaman dan memperluas jaringan pertemanan.

«"HBR lahir dari harapan baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus menikmati perjalanan dengan kegiatan yang bermanfaat. Kami ingin komunitas ini menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin berkegiatan positif," kata El Yusril.»

Ke depan, HBR berharap semakin banyak riders yang ikut bergabung sehingga roda komunitas ini terus berputar. Dengan semakin banyak anggota, semakin banyak pula kegiatan sosial, eksplorasi wisata, edukasi safety riding, hingga aksi positif yang bisa dilakukan bersama.

Karena bagi Hijau Bikers Riau, tujuan akhir sebuah perjalanan bukan sekadar sampai di destinasi, tetapi pulang dengan selamat, membawa cerita, dan meninggalkan manfaat bagi sesama.***/(Wyu)

#Komunitas

Index

Berita Lainnya

Index