Dukung Pembangunan Tol Palembang - Betung, HKA Rampungkan Pekerjaan Hotmix Jembatan Musi

Dukung Pembangunan Tol Palembang - Betung, HKA Rampungkan Pekerjaan Hotmix Jembatan Musi
Proyek Jalan Tol Palembang - Betung./(dok HK)

SELARASRIAU.COM, PALEMBANG - Pembangunan Jembatan Musi sebagai bagian dari Proyek Jalan Tol Palembang - Betung terus menunjukkan progres positif. Dalam mendukung penyelesaian proyek tersebut, PT Hakaaston (HKA) melalui Unit Produksi Indralaya telah menyuplai 5.581,22 ton campuran beraspal (hotmix) untuk pekerjaan perkerasan jalan yang menghubungkan struktur utama jembatan dengan ruas jalan tol. Penyediaan material tersebut menjadi bagian dari kontribusi HKA dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis yang memperkuat konektivitas di Sumatera Selatan. 

Jembatan Musi merupakan salah satu struktur utama pada ruas Jalan Tol Palembang - Betung di bawah naungan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) yang dibangun untuk meningkatkan kelancaran mobilitas serta memperkuat jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pada pekerjaan tersebut, HKA memasok berbagai jenis campuran beraspal, meliputi Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dan material aspal menggunakan aspal PG 70, yang diproduksi melalui Unit Produksi Indralaya sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan. 

Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, mengatakan bahwa kualitas material menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keandalan suatu infrastruktur sejak tahap konstruksi. 

"Keandalan infrastruktur dibangun melalui kualitas yang dijaga secara konsisten sejak proses produksi hingga pelaksanaan di lapangan. Karena itu, setiap material yang diproduksi HKA melalui Unit Produksi Indralaya melewati pengendalian mutu agar memenuhi spesifikasi teknis dan mendukung umur layan infrastruktur secara optimal. Ikrar Disiplin, Melayani, dan Selamat (DMS) menjadi landasan kami dalam memastikan setiap proses berjalan sesuai standar dan memberikan hasil terbaik bagi pengguna jasa," ujar Martin. 

Sepanjang pelaksanaan pekerjaan, Unit Produksi Indralaya memasok material secara bertahap sesuai kebutuhan proyek. Total pasokan mencapai 5.581,22 ton, terdiri atas 5.268,12 ton campuran AC-WC dan 307,10 ton material aspal yang digunakan pada beberapa paket pekerjaan. Konsistensi pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pelaksanaan pekerjaan perkerasan di lapangan. 

Kapabilitas tersebut didukung oleh jaringan unit produksi HKA yang tersebar di berbagai wilayah strategis, didukung fasilitas Asphalt Mixing Plant (AMP), laboratorium pengujian material, serta sumber daya manusia yang kompeten dalam menghasilkan material beraspal sesuai standar mutu yang dipersyaratkan. Sinergi tersebut memungkinkan HKA menghadirkan pasokan material secara tepat mutu, tepat volume, dan tepat waktu pada berbagai proyek infrastruktur. 

Menurut Martin, keberhasilan pembangunan infrastruktur diawali oleh kualitas setiap proses yang berlangsung sejak tahap produksi material. 

"Setiap proyek yang kami dukung menjadi bagian dari upaya memperkuat kapabilitas HKA sebagai perusahaan pengelola aset infrastruktur. Melalui konsistensi terhadap kualitas produk dan keandalan operasional kami terus menghadirkan nilai tambah bagi setiap infrastruktur yang kami layani. Komitmen tersebut sejalan dengan transformasi HKA menuju Indonesia's Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM)," tambah Martin. 

Ke depan, HKA akan terus memperkuat kapabilitas unit produksinya dalam menyediakan material yang memenuhi standar mutu untuk berbagai proyek infrastruktur di Indonesia. 

Pengalaman mendukung pekerjaan pada sejumlah ruas jalan tol, jembatan, bandara, hingga proyek strategis nasional menjadi bekal bagi HKA untuk terus menghadirkan kualitas yang konsisten pada setiap pekerjaan. 

Melalui semangat Disiplin, Melayani, dan Selamat (DMS), HKA berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih andal, sehingga memberikan manfaat nyata berupa konektivitas yang lebih baik, mobilitas yang lebih lancar, serta pertumbuhan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Komitmen tersebut menjadi bagian dari transformasi HKA menuju IM-V-IAM.*/(rls/dep)

#Nasional

Index

Berita Lainnya

Index