PEKANBARU – Suasana tepian Sungai Siak berubah menjadi lautan manusia, Rabu (18/2/2026) sore. Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk mengikuti tradisi Petang Belimau dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah.
Sejak siang hari, masyarakat terus berdatangan. Menjelang sore, area kegiatan tampak penuh sesak. Warga dari berbagai penjuru kota berkumpul membawa keluarga, menikmati suasana hangat jelang bulan suci.
Kegiatan dipusatkan di Rumah Singgah Tuan Kadi. Lapangan dan halaman bangunan bersejarah itu dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian acara, mulai dari kegiatan sosial hingga prosesi adat.
Tenda-tenda berdiri rapi, sementara suara percakapan warga bercampur dengan alunan musik dan pengumuman panitia.
Kepadatan bahkan meluas hingga ke ruas jalan sekitar lokasi. Arus kendaraan sempat melambat karena tingginya volume pengunjung. Aparat kepolisian dan panitia terlihat sigap mengatur lalu lintas agar tetap tertib dan lancar.
Antusiasme warga juga terlihat di atas Jembatan Siak. Banyak warga memilih berdiri di jembatan untuk menyaksikan kemeriahan dari ketinggian. Dari sana, hamparan manusia di tepian sungai tampak jelas, menciptakan pemandangan yang mengesankan.
Tradisi Petang Belimau tahun ini semakin semarak dengan kehadiran Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang secara langsung membuka kegiatan.
Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa tradisi Petang Belimau tetap menjadi momen penting bagi warga Pekanbaru dalam menyambut datangnya bulan Ramadan, sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. (***)