ContourGlobal memulai pembangunan Project Sterling, pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 450 megawatt (MW) yang dilengkapi sistem baterai raksasa di Gurun Mojave, Arizona. Tesla telah mengikat perjanjian jual beli listrik jangka panjang untuk sekitar 90% dari total output tahunan proyek yang dijadwalkan beroperasi pada 2028. Nilai kontrak tersebut mencakup sekitar 1 terawatt-jam (TWh) listrik per tahun beserta sertifikat energi terbarukan yang menyertainya.
ContourGlobal menggelar seremoni peletakan batu pertama untuk Project Sterling pada 6 Oktober. Lokasi proyek berada sekitar 20 mil di utara Lake Havasu City, Kabupaten Mohave, dan membentang di area seluas lebih dari 2.000 acre. Pembangkit ini dirancang menjadi aset energi terbarukan terbesar ContourGlobal di seluruh dunia.
Kombinasi 760.000 Panel Surya dan 300 Kontainer Baterai
Project Sterling akan memasang lebih dari 760.000 panel surya dengan kapasitas gabungan 509 MW DC. Setelah dikonversi untuk kebutuhan jaringan listrik, kapasitasnya menjadi 450 MW AC.
Sistem penyimpanan energinya menggunakan lebih dari 300 kontainer baterai lithium iron phosphate (LFP) dengan pendingin cair dan proteksi kebakaran terintegrasi. Baterai tersebut mampu menyalurkan daya hingga 360 MW dan menyimpan sekitar 1,4 gigawatt-jam listrik.
Kapasitas penyimpanan itu cukup untuk discharge pada daya penuh selama sekitar empat jam. ContourGlobal menyatakan kombinasi tenaga surya dan penyimpanan memungkinkan Sterling memasok listrik bersih hingga 16 jam sehari.
Output Tahunan 1,1 TWh dan Jalur Transmisi ke California
Begitu beroperasi, Sterling diperkirakan menghasilkan lebih dari 1,1 TWh listrik per tahun. Perjanjian jual beli listrik jangka panjang Tesla mencakup sekitar 1 TWh per tahun, atau setara 90% dari ekspektasi output tahunan pembangkit.
Listrik dari proyek ini juga memiliki jalur distribusi ke California. Sterling akan terhubung ke jaringan Western Area Power Administration dan telah mengantongi hak transmisi ke pasar listrik California Independent System Operator.
Serap 400 Tenaga Kerja hingga 2028
ContourGlobal memperkirakan konstruksi proyek akan menyerap sekitar 400 pekerja hingga 2028. Kru lokal akan menangani pekerjaan sipil, jalan, dan logistik lokasi, termasuk pembangunan jalan akses baru sepanjang 5,2 mil (8,4 km) yang menghubungkan proyek ke Route 66 bersejarah.
Proyek yang dibiayai swasta ini juga telah mengantongi pinjaman jembatan ekuitas dari sekelompok bank internasional. Fasilitas itu membantu mendanai investasi ContourGlobal selama masa konstruksi berlangsung.
Peta Persaingan Energi Bersih di Amerika Serikat
Langkah Tesla mengamankan pasokan listrik dari Sterling menegaskan strategi perusahaan dalam mengintegrasikan bisnis penyimpanan energi dengan pembangkit terbarukan. Perjanjian jangka panjang semacam ini memberi kepastian pendapatan bagi pengembang proyek sekaligus menjamin pasokan bagi pembeli.
ContourGlobal menargetkan Sterling mulai beroperasi penuh pada 2028. Hingga saat itu, pembangunan di kawasan Gurun Mojave akan berjalan bertahap mengikuti jadwal pemasangan panel dan kontainer baterai.