LG Hadirkan Mesin Cuci AI di Indonesia, Kapasitas hingga 25 Kg

LG Hadirkan Mesin Cuci AI di Indonesia, Kapasitas hingga 25 Kg
LG Electronics Indonesia memperluas lini mesin cuci berbasis AI, termasuk WashTower berkapasitas 25 kilogram.

LG Electronics Indonesia memperluas lini mesin cuci berbasis kecerdasan buatan di pasar lokal, mencakup model bukaan depan, bukaan atas, hingga WashTower berkapasitas 25 kilogram. Perangkat ini mengandalkan teknologi AI DD dan AI Wash yang menyesuaikan proses pencucian dengan karakteristik pakaian, serta terhubung ke aplikasi LG ThinQ. Langkah tersebut diklaim sejalan dengan posisi LG sebagai pemimpin pasar mesin cuci bukaan depan di Indonesia.

Klaim posisi pasar datang dari riset NIQ-GfK yang dikutip perusahaan, yang menyebut LG memimpin segmen mesin cuci bukaan depan di Indonesia. Rilis resmi tidak merinci berapa persentase pangsa pasar maupun periode pengukurannya.

Teknologi AI DD dan AI Wash

Dua teknologi jadi tulang punggung lini anyar ini: AI DD atau Artificial Intelligence Direct Drive, dan AI Wash. Keduanya bekerja mengenali karakteristik cucian, lalu menyesuaikan proses pencucian secara otomatis.

Pengguna juga bisa mengakses berbagai fungsi pintar lewat aplikasi LG ThinQ di smartphone. Namun ketersediaan fitur mengikuti model perangkat yang dipakai, jadi tidak semua mesin cuci mendapat kemampuan yang sama.

WashTower 25 Kg dan Opsi Bukaan Atas

Untuk kebutuhan cucian berkapasitas besar, LG menawarkan WashTower WT2520NHBA. Perangkat ini menggabungkan mesin cuci 25 kilogram dan pengering 20 kilogram dalam susunan vertikal, sehingga tidak memakan lebar lantai tambahan.

Ada pula mesin cuci bukaan atas LG TX2522ST5G dengan kapasitas 22 kilogram. Dua model ini menyasar rumah tangga dengan volume cucian harian tinggi, termasuk keluarga besar.

"Kami mengembangkan perpaduan kecerdasan buatan dan kapasitas besar untuk menghadirkan pengalaman mencuci yang semakin praktis dan sesuai dengan kebutuhan pengguna," kata Kim Nack Sun, Product Director Living HS LG Electronics Indonesia.

Klaim Relevansi bagi Konsumen Harian

Menurut Kim, kapasitas lebih besar dan teknologi pintar ditujukan agar konsumen mengelola pekerjaan rumah tangga dengan lebih mudah. LG memposisikan inovasi bukan sebagai fitur teknis semata, melainkan sebagai manfaat yang terasa di rutinitas harian.

"Bagi LG, menjadi pilihan konsumen bukan hanya tentang menghadirkan inovasi, tetapi juga memastikan teknologi tersebut relevan dan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia, dalam keterangan tertulis.

Purnajual dan Pengakuan Kepuasan Pelanggan

Selain produk, LG menyoroti layanan purnajual dan edukasi konsumen sebagai bagian dari upaya memperkuat pengalaman penggunaan. Perusahaan juga meraih Indonesia Customer Satisfaction Award 2026 dari SWA Network untuk kategori mesin cuci.

Pameran di Empat Kota dan Program Sosial

Bertepatan dengan 36 tahun kehadiran LG di Indonesia, perusahaan menyiapkan rangkaian LG AI Wash Exhibition di empat kota, termasuk Jakarta. Pameran ini memberi konsumen kesempatan melihat dan mencoba inovasi mesin cuci LG secara langsung. Jadwal, lokasi lengkap, dan tiga kota lainnya belum dirinci dalam keterangan yang dibagikan.

LG juga menggelar Social Challenge sepanjang November 2026. Masyarakat diajak membagikan kisah tentang guru yang memberi inspirasi dan pengaruh positif dalam kehidupan mereka.

Lewat program itu, LG menyiapkan total 36 unit mesin cuci bagi 36 guru terpilih. Jumlah penerima merepresentasikan usia kehadiran perusahaan di Indonesia.

"Perjalanan 36 tahun LG di Indonesia tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat. Karena itu, kami ingin merayakan momentum ini dengan berbagi apresiasi kepada mereka yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia, termasuk para guru," ujar Ha.

Bagi pasar mesin cuci nasional, langkah LG menandai pergeseran bertahap dari sekadar kapasitas tabung ke fitur berbasis perangkat lunak. Konsumen kini menimbang kemampuan penyesuaian otomatis dan konektivitas aplikasi sebagai bagian dari nilai beli, bukan lagi pelengkap spesifikasi.

Berita Lainnya

Index