Airbag Xpeng X9 Tak Mengembang Saat Kecelakaan, Produsen Sebut Benturan di Bawah Ambang Sensor

Airbag Xpeng X9 Tak Mengembang Saat Kecelakaan, Produsen Sebut Benturan di Bawah Ambang Sensor
Airbag Xpeng X9 tidak mengembang dalam kecelakaan pada 15 Oktober meski bagian depan mobil rusak berat.

Xpeng menyatakan airbag X9 milik pemilik bernama Liu tidak mengembang karena benturan pada 15 Oktober tidak mencapai ambang pemicu sensor. Mobil ringsek total loss setelah menabrak trotoar, pohon, dan tiang listrik sebelum terguling. Produsen siap membantu jika pemilik menuntut penilaian pihak ketiga.

Pemilik Xpeng X9 di China mempertanyakan mengapa airbag kendaraannya tidak mengembang saat mobil rusak parah dalam kecelakaan di tepi jalan. Xpeng menjawab lewat pernyataan resmi ke media, dengan alasan benturan yang terjadi tidak memenuhi syarat pemicu sensor airbag.

Peristiwa bermula pada 15 Oktober. Liu mengendarai X9, menabrak trotoar, lalu kehilangan kendali. Mobil menghantam pohon dan tiang listrik, terguling, dan bagian depannya rusak berat. Tidak ada korban luka dalam kejadian itu.

Pemeriksaan asuransi menyimpulkan kendaraan tidak layak diperbaiki. Nilainya dinilai total loss dan direkomendasikan untuk dimusnahkan.

Alasan Xpeng: Benturan Tidak Memicu Sensor Airbag

Xpeng menjelaskan kronologi berdasarkan data backend dan rekaman video berkendara. Menurut produsen, mobil berada dalam mode berkendara manual saat benturan terjadi. Pengemudi disebut terus menginjak pedal gas dan memutar setir secara tajam sebelum menghantam.

"Kecelakaan ini tidak mencapai kondisi pemicu sensor benturan airbag kendaraan," tulis Xpeng dalam balasan email kepada jurnalis, seperti dikutip Car News China dari Jiemian.

Produsen juga menanggapi permintaan Liu agar kasus ini dinilai pihak ketiga. Xpeng menyatakan menghormati permintaan tersebut dan akan membantu proses tindak lanjutnya.

Keluhan Liu: Airbag Diam meski Kondisi Fatal

Liu mengaku membeli X9 sekitar dua tahun lalu dengan harga hampir 500.000 yuan, setara Rp 1,4 miliar pada kurs Rp 18.174. Baginya, kerusakan total tanpa airbag yang mengembang menimbulkan keraguan soal keamanan kendaraan.

"Untungnya saat kecelakaan hanya kendaraan yang rusak dan tidak ada yang terluka, tetapi airbag tidak mengembang bahkan dalam situasi seperti ini. Ini membuat kami sama sekali tidak merasa aman," kata Liu, dikutip Senin (26/10).

Rekam Jejak Recall 33.473 Unit X9

X9 bukan kali pertama berurusan dengan isu kualitas. Pada Juli, regulator pasar China (State Administration for Market Regulation/SAMR) menerbitkan pengajuan recall untuk 33.473 unit X9 yang diproduksi antara 8 Agustus 2023 dan 11 Agustus 2025.

Recall itu menyangkut pegas udara depan yang berpotensi bocor perlahan pada cuaca panas dan lembap. Xpeng memperpanjang garansi sistem pegas udara depan untuk unit terdampak menjadi 8 tahun atau 160.000 kilometer.

Kasus airbag X9 menambah daftar pertanyaan konsumen soal standar keselamatan mobil listrik. Xpeng belum merinci apakah data sensor benturan pada unit Liu akan dibuka untuk pemeriksaan independen.

Berita Lainnya

Index