SELARASRIAU.COM, PEKANBARU — Kemenangan PSPS Pekanbaru atas Semen Padang FC bukan hanya menghasilkan tiga poin. Hasil Derby Andalas itu juga berbuah bonus Rp100 juta bagi skuad berjuluk Askar Bertuah.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan langsung rencana pemberian bonus tersebut setelah PSPS menundukkan Semen Padang 1-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10/2026) malam.
Agung hadir langsung menyaksikan pertandingan.
Usai laga, ia menemui para pemain PSPS dan memberikan apresiasi atas keberhasilan membawa pulang tiga poin dari salah satu pertandingan bergengsi antarklub Sumatera tersebut.
"Bonus, bonus. Rp100 juta," kata Agung saat bersalaman dengan pemain PSPS, dikutip dari RRI Pekanbaru, Senin (5/10/2026).
Keterangan serupa juga disampaikan Agung melalui akun Instagram pribadinya.
Ia menyebut Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan bonus tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap prestasi yang diraih PSPS.
Menurut Agung, pemberian apresiasi tidak hanya dilakukan kepada klub sepak bola, tetapi sebelumnya juga diberikan kepada atlet berprestasi serta siswa yang mengharumkan nama Pekanbaru.
Namun hingga Senin, belum terdapat penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme pencairan maupun sumber anggaran bonus Rp100 juta tersebut.
Gol Dimas Jadi Pembeda
PSPS mendapatkan kemenangan ketiganya secara beruntun setelah menundukkan Semen Padang pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027.
Pertandingan berlangsung ketat sejak babak pertama.
Semen Padang mencoba mengendalikan permainan, tetapi PSPS mampu menjaga pertahanan sekaligus menciptakan ancaman ketika mendapatkan kesempatan menyerang.
Hingga turun minum, skor masih 0-0.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72.
Pemain muda PSPS, Dimas Wicaksono, berhasil mencetak gol yang membawa Askar Bertuah unggul 1-0.
Gol tersebut kemudian bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan itu sekaligus mematahkan catatan Semen Padang yang belum terkalahkan pada tiga pertandingan sebelumnya.
Bagi Dimas, gol ke gawang Kabau Sirah juga menjadi momen penting setelah pemain berusia 19 tahun tersebut baru bergabung dengan PSPS pada musim 2026/2027.
Tiga Kemenangan Beruntun
PSPS mengawali musim ini dengan hasil kurang ideal.
Pada pertandingan pertama, Askar Bertuah kalah 1-2 dari PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada 11 September 2026.
Namun kekalahan tersebut justru menjadi titik awal kebangkitan.
PSPS kemudian mengalahkan Persiraja Banda Aceh 2-1 di Stadion Kaharuddin Nasution pada 19 September.
Sepekan kemudian, skuad Akhyar Ilyas kembali membawa pulang kemenangan setelah menundukkan Sumsel United 2-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Tren positif berlanjut ketika PSPS menghadapi Semen Padang.
Gol Dimas membuat PSPS mencatat tiga kemenangan berturut-turut setelah empat pertandingan pertama musim ini.
Catatan tersebut membuat Askar Bertuah menjadi salah satu tim yang mulai diperhitungkan dalam persaingan Grup A.
PSPS Kini di Posisi Kedua
Tambahan tiga poin dari Semen Padang membawa PSPS naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Berdasarkan klasemen resmi I.League, PSPS saat ini mengumpulkan sembilan poin.
Askar Bertuah hanya tertinggal satu angka dari PSMS Medan yang memimpin klasemen dengan 10 poin.
Persikad juga mengumpulkan sembilan poin dan berada di posisi ketiga.
Sementara Semen Padang tertahan dengan enam poin.
Dengan empat pertandingan yang telah dijalani, PSPS mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan.
Situasi tersebut membuat pertandingan berikutnya menjadi jauh lebih menarik.
Langsung Hadapi PSMS Medan
PSPS tidak mempunyai banyak waktu untuk menikmati kemenangan atas Semen Padang.
Askar Bertuah sudah ditunggu pertandingan besar lainnya.
Berdasarkan jadwal resmi PSPS Pekanbaru dan I.League, tim asuhan Akhyar Ilyas akan menghadapi PSMS Medan pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru.
Laga tersebut berpotensi menjadi pertarungan langsung untuk memperebutkan posisi teratas Grup A.
PSMS saat ini berada di puncak dengan 10 poin, sedangkan PSPS menguntit tepat di belakang dengan sembilan poin.
Jika mampu mengalahkan PSMS, PSPS dipastikan melewati perolehan poin tim asal Medan tersebut.
Duel itu sekaligus menjadi kesempatan bagi Askar Bertuah memperpanjang tren kemenangan menjadi empat pertandingan berturut-turut.
Modal PSPS cukup positif.
Selain tiga kemenangan beruntun, Askar Bertuah akan kembali bermain di hadapan pendukungnya sendiri setelah dua pertandingan terakhir dijalani di luar Pekanbaru.
Momentum PSPS Sedang Tinggi
Kemenangan atas Semen Padang membawa beberapa cerita sekaligus.
Askar Bertuah berhasil memenangi Derby Andalas, Dimas Wicaksono muncul sebagai pahlawan, PSPS naik ke posisi kedua klasemen dan bonus Rp100 juta disiapkan sebagai apresiasi.
Di kubu lawan, hasil pertandingan bahkan membawa perubahan besar.
Beberapa jam setelah pertandingan berakhir, Semen Padang FC mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih Nil Maizar.
Manajemen Kabau Sirah menyebut keputusan tersebut diambil setelah melakukan evaluasi terhadap perjalanan tim.
Kini perhatian PSPS beralih kepada PSMS Medan.
Pertandingan di Stadion Kaharuddin Nasution pada 11 Oktober bukan lagi sekadar pertandingan berikutnya dalam kalender kompetisi.
Dengan selisih hanya satu poin, laga tersebut bisa menjadi kesempatan PSPS Pekanbaru mengambil alih puncak klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. (*)