7 Manfaat Minum Air Rebusan Daun Pandan untuk Tubuh

7 Manfaat Minum Air Rebusan Daun Pandan untuk Tubuh
Daun pandan atau Pandanus amaryllifolius banyak digunakan sebagai bahan makanan dan minuman. Sejumlah penelitian menemukan tanaman ini mengandung senyawa fenolik, flavonoid dan komponen bioaktif lainnya. (Foto: Wikimedia Commons/Mokkie)

SELARASRIAU.COM – Daun pandan selama ini lebih dikenal sebagai bahan alami untuk memberikan aroma harum pada nasi, kue, minuman hingga berbagai makanan tradisional.

Namun tanaman bernama ilmiah Pandanus amaryllifolius ini juga telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di sejumlah negara Asia Tenggara.

Sejumlah penelitian menemukan daun pandan mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk fenolik, flavonoid, alkaloid, terpenoid hingga pigmen alami.

Kajian ilmiah terbaru pada 2026 menyebut daun pandan memiliki kandungan fitokimia yang berpotensi memberikan berbagai efek biologis, termasuk aktivitas antioksidan dan pengaruh terhadap metabolisme glukosa serta lemak. Meski demikian, penelitian pada manusia masih terbatas sehingga air rebusan pandan tidak boleh dianggap sebagai obat untuk penyakit tertentu. 

Lantas, apa saja potensi manfaat minum air rebusan daun pandan?

1. Mengandung Senyawa Antioksidan

Salah satu manfaat daun pandan yang paling banyak diteliti adalah kandungan antioksidannya.

Daun pandan mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang memiliki kemampuan menangkal radikal bebas.

Radikal bebas dalam jumlah berlebihan dapat memicu stres oksidatif yang berhubungan dengan kerusakan sel dan berbagai penyakit kronis.

Penelitian terhadap ekstrak pandan juga menemukan aktivitas antioksidan menggunakan berbagai metode pengujian laboratorium. 

Namun perlu dipahami, kadar senyawa aktif dalam air rebusan rumahan bisa berbeda dengan ekstrak yang digunakan dalam penelitian.

2. Berpotensi Membantu Mengontrol Gula Darah Setelah Makan

Salah satu penelitian manusia yang cukup menarik dilakukan terhadap 30 peserta sehat.

Dalam penelitian tersebut, peserta yang mengonsumsi teh pandan setelah mendapat larutan glukosa menunjukkan kadar gula darah setelah makan yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol.

Para peneliti menduga efek tersebut berkaitan dengan kemampuan ekstrak pandan memengaruhi enzim pemecah karbohidrat dan proses penyerapan glukosa. 

Meski hasilnya menjanjikan, penelitian tersebut masih kecil dan dilakukan pada orang sehat.

Karena itu, air rebusan daun pandan tidak dapat digunakan sebagai pengganti obat diabetes.

Bagi penderita diabetes yang mengonsumsi obat penurun gula darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan minuman herbal sebagai kebiasaan rutin.

3. Berpotensi Mendukung Metabolisme Lemak

Kajian ilmiah terbaru tahun 2026 menyebut senyawa aktif pandan menunjukkan potensi memengaruhi metabolisme lipid atau lemak.

Beberapa penelitian eksperimental menunjukkan adanya efek hipolipidemik atau kemampuan membantu mengatur kadar lemak dalam darah.

Mekanismenya diduga melibatkan berbagai jalur metabolisme seperti AMPK dan PPAR. 

Namun bukti pada manusia masih belum cukup kuat untuk menyimpulkan bahwa air rebusan pandan dapat menurunkan kolesterol.

Karena itu, pola makan sehat, aktivitas fisik dan pengobatan dokter tetap menjadi langkah utama dalam mengendalikan kadar kolesterol.

4. Memiliki Potensi Antiinflamasi

Daun pandan juga diteliti karena memiliki aktivitas antiinflamasi.

Kajian ilmiah mengenai Pandanus amaryllifolius mencatat bahwa ekstraknya menunjukkan sejumlah aktivitas farmakologis, termasuk efek antiinflamasi dalam penelitian eksperimental. 

Inflamasi sebenarnya merupakan respons alami tubuh terhadap cedera atau infeksi.

Namun peradangan berkepanjangan dapat berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan.

Meski demikian, belum ada bukti kuat bahwa meminum air rebusan pandan secara rutin dapat mengobati penyakit peradangan pada manusia.

5. Memiliki Aktivitas Antimikroba dalam Penelitian Laboratorium

Penelitian juga menemukan ekstrak pandan memiliki potensi menghambat pertumbuhan sejumlah mikroorganisme.

Sebuah penelitian pada 2024 menguji ekstrak etanol daun pandan dan menemukan aktivitas antioksidan serta antimikroba pada pengujian laboratorium. 

Temuan tersebut menarik untuk pengembangan bahan alami di bidang pangan maupun farmasi.

Namun efek ekstrak pekat di laboratorium tidak sama dengan meminum air rebusan pandan di rumah.

Karena itu, air pandan tidak boleh digunakan untuk menggantikan antibiotik atau pengobatan infeksi dari dokter.

6. Bisa Menjadi Alternatif Minuman Tanpa Gula

Air rebusan pandan memiliki aroma khas yang berasal antara lain dari senyawa 2-acetyl-1-pyrroline atau 2AP.

Aroma tersebut membuat air pandan bisa diminum tanpa harus menambahkan banyak gula.

Jika diminum tanpa gula, madu atau sirup, air pandan dapat menjadi alternatif dari minuman kemasan manis yang mengandung kalori lebih tinggi.

Kajian terbaru juga menyebut pandan memiliki kepadatan energi rendah dan berbagai senyawa fitokimia sehingga menarik dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional. 

Manfaat ini tentu bergantung pada cara penyajiannya.

Jika air pandan diberi gula dalam jumlah banyak, keuntungan tersebut bisa berkurang.

7. Membantu Menambah Asupan Cairan

Karena sebagian besar air rebusan pandan tetap berupa air, minuman ini juga bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari.

Aromanya yang khas dapat menjadi pilihan bagi orang yang bosan minum air putih biasa.

Namun air pandan tidak perlu menggantikan seluruh konsumsi air putih.

Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.

Cara Membuat Air Rebusan Daun Pandan

Cara membuatnya cukup sederhana.

Siapkan sekitar 2–3 lembar daun pandan segar.

Cuci daun hingga bersih, kemudian potong menjadi beberapa bagian.

Masukkan ke dalam sekitar 500–750 mililiter air.

Rebus selama kurang lebih 10–15 menit hingga aroma pandan keluar.

Setelah itu, matikan api dan biarkan sedikit dingin.

Air pandan bisa diminum hangat maupun setelah didinginkan.

Jika ingin mendapatkan manfaat sebagai minuman rendah kalori, hindari menambahkan gula berlebihan.

Apakah Air Rebusan Daun Pandan Aman Diminum Setiap Hari?

Daun pandan telah lama digunakan sebagai bahan makanan dan secara umum dianggap aman pada jumlah yang lazim digunakan dalam makanan. Kajian komprehensif 2026 juga menyebut pandan memiliki profil keamanan yang baik pada penggunaan umum. 

Namun data tentang konsumsi air rebusan pandan dalam jumlah besar dan dalam jangka panjang masih terbatas.

Karena itu, konsumsi sebaiknya tetap wajar.

Orang yang sedang menjalani pengobatan diabetes, memiliki penyakit kronis, sedang hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum rutin mengonsumsi ramuan herbal.

Jadi, Apa Manfaat Air Rebusan Daun Pandan?

Daun pandan mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan serta berpotensi memengaruhi metabolisme gula dan lemak.

Penelitian juga menemukan potensi antiinflamasi dan antimikroba.

Namun sebagian besar manfaat tersebut masih berasal dari penelitian laboratorium, hewan atau penelitian manusia dalam skala kecil.

Karena itu, air rebusan pandan lebih tepat dipandang sebagai minuman herbal pendamping pola makan sehat, bukan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit. (*)

#Lifestyle

Index

Berita Lainnya

Index