Banijay Ungkap Franchise 'Fault' Mercedes Ron Sempat Dianggap Mustahil

Banijay Ungkap Franchise 'Fault' Mercedes Ron Sempat Dianggap Mustahil
CEO Pokeepsie Films Carolina Bang berbicara dalam panel di Iberseries & Platino Industria edisi keenam di Madrid, Spanyol.

CEO Pokeepsie Films Carolina Bang mengungkap bahwa adaptasi novel remaja populer karya Mercedes Ron, franchise Fault (Culpables), butuh perjuangan panjang sebelum akhirnya tayang di Prime Video. Ia menghabiskan tiga tahun mencoba meyakinkan berbagai pihak untuk memproduksi film tersebut. Kini, franchise itu justru menjadi salah satu andalan Banijay di segmen young adult.

Carolina Bang berbicara dalam panel bertajuk "Inside Banijay's Scripted Strategy: The Engine Behind Global IP" di ajang Iberseries & Platino Industria edisi keenam di Madrid, Spanyol. Ia menceritakan bahwa adaptasi novel Mercedes Ron awalnya dianggap tidak akan pernah menemukan pembeli.

"Lima tahun lalu, itu mustahil. Saya menghabiskan tiga tahun mencoba menjualnya. Tidak ada yang mau di awal," kata Bang di hadapan peserta panel.

Dari Komedi Hitam ke Rumah bagi Mercedes Ron

Pokeepsie Films sebelumnya dikenal lewat karya bergenre komedi hitam dan horor. Kini, label asal Spanyol itu justru identik dengan sebutan "the House of Ron" berkat kesuksesan franchise Fault dan Drawn Together, keduanya dirilis untuk Prime Video.

Bang mengaku kecintaannya pada Fault bermula dari anak-anaknya. Ia lalu menjadi penggemar novel itu sendiri. Menurutnya, hanya proyek yang benar-benar dicintai yang layak dikerjakan.

"Kami hanya mengerjakan apa yang kami cintai dan yakini," ujarnya.

Amazon Jadi Penyelamat Proyek Remaja

Titik balik terjadi ketika Pokeepsie menemukan mitra yang visinya sejalan. Bang menyebut keberuntungannya bertemu tim Amazon yang sedang mencari jenis film seperti yang sudah ia bayangkan.

"Saya sangat beruntung menemukan bahwa tim Amazon mencari jenis film yang ada di pikiran kami," tuturnya. "Hal seperti ini tidak sering terjadi."

Kisah serupa disampaikan Maria Grazia Vairo, director of content di rumah produksi Italia Groenlandia, yang juga bagian dari Banijay. Menurutnya, sebuah serial sangat bergantung pada komisioner yang percaya pada visi produser dan kreator.

"Tidak ada yang pasti berhasil," tegasnya.

Cerita Asli Jadi Kunci di Era Streaming

Groenlandia dikenal lewat judul seperti Motor Valley, Lidia Poët, dan Macho Men. Label itu memproduksi untuk Netflix, Sky, hingga Disney+. Vairo menekankan bahwa elemen utama yang dicari platform adalah cerita orisinal.

Timnya punya reputasi mengangkat kisah orang nyata, termasuk tokoh yang tidak terkenal. Contohnya serial Someone Killed Spiderman – Accidentally Famous, drama berlatar 1980-an yang terinspirasi asal-usul band Italia 883. Serial itu cukup populer hingga season keduanya sedang disiapkan.

"Mereka bukan orang terkenal, tapi obscure dalam sejarah," ujar Vairo.

Resep Banijay di Pasar Global

Simone Oliviera, development & new business director di A Fábrica, label Banijay asal Brasil, punya pendekatan berbeda. Menurutnya, kunci menembus pasar global adalah tetap autentik dengan negara asal.

"Jadilah autentik dengan negaramu agar bisa universal," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya bekerja dengan beragam proyek dan mitra. Di waktu yang hampir bersamaan, Banijay mengumumkan bahwa adaptasi novel Raphael Montes berjudul Uma Mulher No Escuro (A Woman in the Dark) telah mendapat lampu hijau untuk Globoplay Brasil, diproduksi A Fábrica bersama studio pengembangan penulis, Casa Montes.

Steve Matthews, head of scripted, creative di Banijay Entertainment, menegaskan tidak ada formula abstrak untuk menciptakan hit global. Menurutnya, tren akan berubah sebelum proyek selesai dibuat.

"Kalau kamu bilang akan membuat acara komersial, hasilnya tidak akan bagus dan tidak akan komersial," ujarnya, disambut tawa peserta. "Kamu lebih baik mencintainya sebelum mulai."

Strategi Banijay ini menunjukkan bahwa di tengah persaingan platform streaming, keberanian bertaruh pada cerita lokal yang autentik tetap menjadi modal utama untuk menembus pasar internasional.

Berita Lainnya

Index