Mae Green Mati di Ted Lasso Season 4, Annette Badland Bicara

Mae Green Mati di Ted Lasso Season 4, Annette Badland Bicara
Karakter Mae Green yang diperankan Annette Badland meninggal dalam Episode 9 Ted Lasso Season 4.

Karakter Mae Green yang diperankan Annette Badland resmi meninggal dalam Episode 9 Ted Lasso Season 4 berjudul "Mae Rides The Bus" yang kini tayang di Apple TV. Pemilik pub Crown & Anchor itu tutup usia saat mendukung Lady Greyhounds di laga tandang melawan Bristol City. Badland menyebut kepergian Mae sebagai cara terbaik bagi karakternya untuk berpamitan.

Annette Badland mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui nasib Mae Green sekitar November, hanya sekitar satu episode sebelum adegan kematian itu difilmkan. Ia mengaku kaget, tetapi merasa bangga pernah menjadi bagian dari serial yang digagas Jason Sudeikis tersebut.

Kepergian Mae terjadi di tribun penonton, tepat saat ia mendukung Lady Greyhounds bertandang ke markas Bristol City. Sebelumnya, Mae sempat mengeluh bahwa perjalanan dua setengah jam akan sulit bagi seseorang dengan "level bumbu" seperti dirinya. Ted (Jason Sudeikis) dan Coach Beard (Brendan Hunt) kemudian mengundangnya naik bus tim bersama para pemain.

Kisah di Balik Adegan Perpisahan Mae

Badland mengaku tidak tahu detail kematian Mae saat menandatangani kontrak Season 4. Menurutnya, Sudeikis menyampaikan alur tersebut secara bertahap, mulai dari undangan naik bus hingga akhirnya Mae menghembuskan napas terakhir.

"I don't know when I'll die. You just don't know. So, being told that it was going to happen quite close to it being filmed, you just have to go," ujar Badland kepada Deadline.

Adegan pidato Mae di ruang ganti sebelum pertandingan menjadi momen penting yang ingin ia tinggalkan. Badland menyebut karakternya sebagai sosok yang tidak mau menyerah, terutama sebagai perempuan lanjut usia yang kerap dianggap tak terlihat oleh lingkungan sekitar.

Mae, Lady Greyhounds, dan Dinamika Baru Season 4

Perpindahan fokus dari tim pria di tiga musim pertama ke Lady Greyhounds menjadi pengalaman menyenangkan bagi Badland. Ia memuji energi para pemain muda yang membuat suasana syuting lebih hidup, termasuk saat adegan kuis pub yang memakan waktu beberapa hari pengambilan gambar.

"I love the Lionesses, so I was thrilled when [Season 4] happened, and the girls are tremendous and effervescent and glorious to be around," kata Badland.

Mae digambarkan sebagai sosok yang lebih memilih duduk di tribun pendukung bersama penggemar yang merogoh kocek sendiri, alih-alih menonton dari kotak VIP bersama Rebecca dan rekan-rekan klub. Menurut Badland, Mae tidak ingin merasa terkekang dan lebih suka berada di antara orang-orang yang benar-benar mencintai sepak bola.

Saham Mae dan Dampaknya bagi Richmond

Badland juga menyinggung soal tumpukan saham Mae yang besar dan perannya dalam dinamika kepemilikan klub. Ia menyebut Mae menggunakan saham tersebut untuk tujuan yang baik, dengan instruksi khusus mengenai cara penggunaannya. Petunjuk ini membuka peluang bahwa warisan Mae masih akan berpengaruh di episode finale.

Kematian Mae menjadi salah satu momen paling emosional di paruh akhir Ted Lasso Season 4. Bagi penonton setia, kepergiannya menutup salah satu karakter yang hadir sejak musim pertama dengan cara yang sesuai dengan karakternya, yaitu tetap setia mendukung klub hingga akhir.

Berita Lainnya

Index