Prime Video Garap Serial Nordik Baru, Angkat Sudut Pandang Perempuan

Prime Video Garap Serial Nordik Baru, Angkat Sudut Pandang Perempuan
Prime Video memperluas slate original Nordik dengan sejumlah drama kriminal baru.

Prime Video memperluas slate original Nordik dengan sederet drama kriminal baru, termasuk Murder in the Dark dan Rinnan, setelah Snake Killer yang dibintangi Pilou Asbæk sukses jadi tonggak awal ekspansi mereka di kawasan Skandinavia. Kepala Originals Nordik Amazon MGM Studios, Emilia Widstrand, menyebut pihaknya kini mengarahkan konten ke sudut pandang perempuan dan penonton muda, bukan hanya penonton pria yang selama ini mendominasi platform di wilayah tersebut.

Emilia Widstrand, yang menjabat sebagai Head of Nordic Originals sejak Agustus tahun lalu, mengatakan strategi itu dibangun di atas genre yang sudah terbukti diterima penonton lokal.

"We're really trying to build on that psychological thriller and crime vibe, doing it with strong creators and within established Nordic genres," ujar Widstrand kepada Deadline.

Snake Killer Jadi Titik Awal

Snake Killer adalah original Denmark pertama Prime Video. Serial empat episode ini mengangkat kisah unit narkotika legendaris Kopenhagen, Uropatruljen, yang beroperasi dengan otonomi relatif antara 1965 hingga 2001.

Ceritanya mengikuti Brian "Smiley" Petersen yang diperankan Pilou Asbæk, memimpin unitnya dalam perang melawan bandar heroin. Anders Ølholm bertindak sebagai penulis sekaligus sutradara.

Dari Norwegia, Prime Video menyiapkan drama berjudul Rinnan. Serial ini mengangkat kisah Henry Rinnan, agen Gestapo dan pengkhianat Norwegia yang terkenal. Rinnan diproduksi Miso Film sebagai co-production dengan broadcaster Norwegia TV2.

Murder in the Dark dan Pergeseran ke Penonton Perempuan

Judul anyar dari Denmark, Murder in the Dark, jadi contoh konkret perubahan arah konten. Serial empat episode dari SAM Productions dan Amazon MGM Studio ini diangkat dari seri buku ikon sastra Denmark, Dan Turèll.

Ceritanya mengikuti seorang "jurnalis tanpa nama" yang sudah pensiun dan keras kepala, diperankan Michael Falch, bersama putrinya Sophie (Katinka Lærke Petersen) yang merupakan detektif polisi ambisius.

Murder in the Dark dirancang menjangkau audiens luas. Widstrand menyebut serial ini punya sudut pandang perempuan yang lebih kuat dibanding drama-drama sebelumnya.

"Moving forward, we'll have a more feminine point of view," kata Widstrand.

Perubahan ini muncul setelah Prime Video melihat daya tarik cerita yang digerakkan tokoh perempuan lewat hits global seperti The Idea of You dan Pretty Little Liars, serta acara unscripted seperti LOL: Last One Laughing.

Sarek dan Strategi Menurunkan Usia Penonton

Prime Video juga baru memesan original Swedia berjudul Sarek. Serial empat episode ini adalah thriller psikologis yang diangkat dari novel debut Ulf Kvensler tentang sekelompok sahabat yang mendaki gunung dan berubah jadi berbahaya.

Sarek dibintangi Felix Sandman, Kitt Walker Johansson, Alva Bratt, dan Nora Rios. Menurut Widstrand, proyek ini menyasar penonton yang lebih muda sekaligus memanfaatkan IP yang sudah dikenal.

"It really speaks to that strategy," ujarnya.

Widstrand ditunjuk memimpin tim originals Nordik pada Agustus tahun lalu, menggantikan Karin Lindström yang kemudian bergabung dengan HBO Max. Keduanya disebut berperan membangun tim originals lokal Prime Video dari nol.

Pada Mei tahun ini, ia menambah tanggung jawab akuisisi setelah restrukturisasi yang membuat Prime Video Nordics head Andreas Hjertø meninggalkan perusahaan.

Soal co-production internasional, Widstrand menyatakan pihaknya fleksibel dan memutuskan berdasarkan kasus per kasus. Fokus utama tetap lokal, dengan penekanan pada IP yang sudah ada atau kisah nyata.

Langkah Prime Video ini menandai babak baru persaingan layanan streaming di kawasan Nordik, di mana cerita kriminal lokal dan sudut pandang perempuan jadi kunci merebut perhatian penonton.

Berita Lainnya

Index