Review Lenovo Tab Plus Gen 2 dan Idea Tab Plus: Beda Kelas, Beda Kebutuhan

Review Lenovo Tab Plus Gen 2 dan Idea Tab Plus: Beda Kelas, Beda Kebutuhan
Lenovo Indonesia memperkenalkan Lenovo Tab Plus Gen 2 dan Idea Tab Plus dalam acara hands-on di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Kedua tablet ini diperkenalkan Lenovo Indonesia dalam acara hands-on di Jakarta pada Selasa (8/9/2026). William Hartoyo, Consumer Product Manager Lenovo Indonesia, menyebut lini produk ini dibuat agar pengguna bisa memilih tablet sesuai kebutuhan, bukan sekadar perangkat hiburan semata.

Kami mencoba langsung kedua perangkat tersebut. Kesan awal, positioning-nya memang berbeda tegas: Tab Plus Gen 2 untuk performa, Idea Tab Plus untuk produktivitas dengan budget terbatas.

Lenovo Tab Plus Gen 2: Layar Lebih Mulus untuk Konten dan Gaming

Model ini menjadi unggulan dengan layar 12,1 inci resolusi 2,5K, refresh rate 120Hz, dan kecerahan puncak 800 nits. Dukungan HDR10 serta Dolby Vision membuat konsumsi video terasa lebih hidup. Panel ini terasa responsif saat di-scroll, dan keunggulan 120Hz langsung terlihat ketika berpindah dari tablet biasa.

Performa ditopang prosesor MediaTek Dimensity 7400 Octa-core. Untuk penggunaan harian seperti membuka dokumen, browsing, dan streaming, tidak ada hambatan berarti. Pilihan memorinya 8GB/128GB atau 8GB/256GB. Baterai 10200 mAh dengan fast charging 45W menjadi nilai jual utama—kapasitas ini cukup besar untuk menemani kerja seharian di luar ruangan.

Sayangnya, Lenovo hanya menyediakan satu pilihan warna untuk model ini, yaitu Calestial White. Bagi yang ingin warna lebih gelap atau variatif, opsi ini terasa terbatas.

Lenovo Idea Tab Plus: Ringan, Tipis, dan Siap Kerja

Idea Tab Plus hadir dengan layar 12 inci, bobot cuma 530 gram, dan ketebalan 6,29 mm. Saat digenggam, perangkat ini terasa jauh lebih ringan dari angka spesifikasinya. Resolusi layar sama-sama 2,5K, tapi refresh rate-nya turun ke 90Hz—masih mulus, hanya kurang ekstrem untuk gaming kompetitif.

Dapur pacunya MediaTek D6400 Octa-core. Spesifikasi ini lebih rendah dari Tab Plus Gen 2, tapi untuk tugas produktivitas standar—mengetik, meeting online, membaca PDF—masih memadai. Baterai dan kecepatan charging-nya identik: 10200 mAh dan 45W.

Keunggulan utama model ini justru di paket penjualannya. Lenovo menjualnya langsung dengan keyboard dan stylus (pen) dalam satu dus. Ini membuatnya lebih siap pakai untuk mencatat atau mengetik tanpa perlu beli aksesori tambahan.

Harga dan Paket Penjualan: Hitung Selisihnya

Lenovo membanderol Tab Plus Gen 2 di angka Rp 7.299.000 (8GB/128GB) dan Rp 8.599.000 (8GB/256GB). Sementara Idea Tab Plus dengan paket lengkap KB + Pen dibanderol Rp 6.699.000 (8GB/128GB) dan Rp 7.499.000 (8GB/256GB).

Idea Tab Plus varian tertinggi dibanderol lebih murah Rp 1,1 juta dari Tab Plus Gen 2 varian dasar. Selisih itu sudah termasuk keyboard dan stylus. Kalau kebutuhanmu mengetik banyak, paket Idea Tab Plus jelas lebih masuk akal secara nilai.

Pilihan warna Idea Tab Plus juga lebih banyak: Luna Grey, Sand Rose, dan Cloud Grey. Pembeli yang mendaftar selama masa promosi hingga akhir Oktober berhak mendapatkan bundle berupa tas Lenovo Sleeve Suit dan clear case.

Verdict: Pilih yang Mana?

Tab Plus Gen 2 cocok buat kamu yang prioritasnya menonton video dan gaming—layar 120Hz plus chipset Dimensity 7400 terasa lebih siap untuk itu. Kekurangannya, kamu harus merogoh kocek lebih dalam dan tidak dapat aksesori penunjang di dus.

Idea Tab Plus lebih masuk akal untuk pelajar, mahasiswa, atau pekerja yang butuh tablet sebagai alat catat dan ketik harian. Bobotnya ringan, paket keyboard dan stylus-nya lengkap, dan harganya lebih rendah. Konsekuensinya, performa dan refresh rate layar di bawah kakaknya.

Keduanya sama-sama kuat di daya tahan baterai. Untuk pengujian lebih lanjut soal durabilitas dan performa gaming dalam jangka panjang, kami perlu waktu lebih lama dengan unit produksi final.

Berita Lainnya

Index