Rupiah Menguat 0,21% ke Rp17.642 Setelah Sinyal Dovish The Fed Meredam Dolar AS

Rupiah Menguat 0,21% ke Rp17.642 Setelah Sinyal Dovish The Fed Meredam Dolar AS
Rupiah menguat 0,21 persen ke level Rp17.642 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (4/9).

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong menuturkan, rupiah kembali menguat terhadap dolar AS seiring pelemahan greenback di pasar global. Sikap hati-hati pelaku pasar muncul setelah sejumlah pejabat The Fed mengeluarkan pernyataan bernada dovish, meredam spekulasi kenaikan bunga acuan yang lebih agresif.

Dari Dolar hingga Won: Perjalanan Mata Uang Asia Hari Ini

Penguatan rupiah tidak berjalan sendirian. Sejumlah mata uang kawasan Asia juga menghijau, mencerminkan tekanan dolar yang melonggar. Yuan China terapresiasi 0,10 persen, sementara won Korea Selatan mencatat kenaikan paling tajam di Asia dengan apresiasi 0,30 persen pada penutupan sesi Jumat.

Namun, pergerakan mata uang Asia masih beragam. Beberapa di antaranya justru tertekan, antara lain:

  • Peso Filipina melemah 0,22 persen
  • Yen Jepang terkoreksi 0,36 persen
  • Ringgit Malaysia turun tipis 0,07 persen
  • Dolar Singapura dan dolar Hong Kong sama-sama melemah tipis di kisaran 0,01 persen

Kondisi serupa terlihat di negara maju. Poundsterling Inggris berhasil menguat 0,08 persen, sementara euro Eropa terdepresiasi 0,05 persen dan dolar Kanada melemah 0,07 persen. Adapun dolar Australia terpantau bergerak datar.

Sentimen Domestik Turut Menopang Nilai Tukar

Dari sisi dalam negeri, penguatan rupiah mendapat dukungan fundamental dari pernyataan Gubernur Bank Indonesia (BI) Damayanti. Ia menilai inflasi domestik masih dalam kondisi terkendali, sebuah sinyal yang memberi ruang bagi stabilitas makroekonomi di tengah gejolak nilai tukar global.

"Ia juga menyerukan penguatan sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan ekonom untuk mendukung pertumbuhan ekonomi," kata Lukman menirukan pernyataan Gubernur BI, Jumat (4/9).

Seruan sinergi ini dinilai pelaku pasar sebagai langkah positif untuk menjaga kepercayaan investor. Kombinasi faktor eksternal dan internal yang mendukung membuat rupiah mampu bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan akhir pekan.

Investasi mengandung risiko.

Berita Lainnya

Index