Kabut Asap Pekat, Pemprov Riau Tampilkan Kualitas Udara Secara Realtime di Videotron

Kabut Asap Pekat, Pemprov Riau Tampilkan Kualitas Udara Secara Realtime di Videotron
Warga sedang melintas di depan videotron di Jalan Diponegoro Pekanbaru.(ist)

PEKANBARU - Warga Pekanbaru kini bisa mengetahui kondisi kualitas udara tanpa harus membuka situs pemantauan melalui ponsel. Di tengah kabut asap yang menyelimuti kota, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai menampilkan informasi kualitas udara secara realtime melalui videotron di ruang publik.

Langkah ini dilakukan menyusul menurunnya kualitas udara akibat sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Informasi tersebut diharapkan membantu masyarakat menentukan aktivitas sehari-hari berdasarkan kondisi udara terkini.

Videotron yang menampilkan informasi kualitas udara berada di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, tepatnya di kawasan Rumah Dinas Gubernur Riau.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Supriyadi mengatakan, informasi yang ditampilkan mengacu pada data Air Quality Monitoring System (AQMS).

Menurutnya, penggunaan data tersebut penting agar informasi yang diterima masyarakat memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Terkait menurunnya kualitas udara, Pemprov Riau sudah berkoordinasi untuk menampilkan data Air Quality Monitoring System melalui videotron. Jadi, ada dasar data yang valid dari BMKG untuk dilihat masyarakat," kata Supriyadi, Senin (24/8/2026).

Informasi tersebut diperbarui secara realtime. Dengan begitu, warga yang melintas dapat melihat perkembangan kualitas udara tanpa harus mencari informasi secara mandiri melalui internet.

"Informasi perkembangan kondisi udara ini ditayangkan secara realtime setiap hari melalui videotron di kawasan Rumah Dinas Gubernur Riau. Tujuannya supaya masyarakat bisa melihat dan memantau kondisi terkini secara langsung," ujarnya.

Menurut Supriyadi, kondisi kualitas udara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran asap maupun faktor cuaca. Karena itu, informasi yang mudah diakses diperlukan agar masyarakat bisa menyesuaikan aktivitasnya.

Terutama ketika kualitas udara memburuk, masyarakat dapat mempertimbangkan untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan.

Pemprov Riau juga mengingatkan warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker guna mengurangi paparan asap.

"Kita selalu mengimbau masyarakat menggunakan masker kalau memang harus beraktivitas di luar ruangan. Kemudian, tetap jaga kebugaran dan konsumsi vitamin," kata Supriyadi.

Penayangan informasi kualitas udara melalui videotron merupakan tindak lanjut arahan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.

Sehari sebelumnya, Minggu (23/8/2026), SF Hariyanto meminta videotron pemerintah yang berada di ruang publik dimanfaatkan untuk menyampaikan perkembangan kualitas udara dan cuaca kepada masyarakat.

Menurutnya, informasi kualitas udara sebenarnya sudah tersedia dan dapat diakses secara daring. Namun, tidak semua masyarakat mengetahui atau terbiasa mengakses informasi tersebut melalui internet.

Karena itu, videotron dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk membawa informasi tersebut langsung ke ruang publik.

"Kualitas udara harus kita tampilkan di videotron yang ada di ruang publik biar masyarakat luas tahu," kata SF Hariyanto.

Ia juga menginginkan informasi yang ditampilkan dibuat sederhana sehingga mudah dibaca dan dipahami masyarakat.

Langkah tersebut menjadi penting di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru pada Senin pagi. Pantauan di sejumlah ruas jalan menunjukkan asap cukup pekat dan membuat pandangan pengendara terbatas.

Di sepanjang Jalan Kubang Raya hingga Jalan HR Soebrantas menuju arah Bangkinang, kabut asap terlihat menutupi jalan, bangunan dan pepohonan. Bau asap juga tercium cukup menyengat.

Kondisi udara tersebut turut memengaruhi aktivitas masyarakat. Sekolah tingkat PAUD hingga SMP yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Pekanbaru telah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka.

Sementara untuk SMA dan SMK yang menjadi kewenangan Pemprov Riau, hingga Senin pagi belum ada kebijakan meliburkan siswa. Dinas Pendidikan Riau masih memantau perkembangan kondisi dan mengimbau siswa menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Di tengah kondisi tersebut, Pemprov Riau berharap penyampaian informasi kualitas udara secara realtime melalui videotron membuat masyarakat lebih mudah mengetahui perkembangan udara dan mengambil langkah perlindungan sesuai kondisi di lapangan. (***)

#Daerah

Index

Berita Lainnya

Index