Kenali Apa itu SPBU DODO, Pertama di Riau Hadir di Siak

Kenali Apa itu SPBU DODO, Pertama di Riau Hadir di Siak
Illustrasi SPBU Pertamina./(int)

Tahukah Anda, SPBU Pertamina ternyata ada 3 jenis berbeda, yakni COCO, CODO, dan DODO? Banyak orang hanya tahu SPBU sebagai tempat membeli BBM, tapi jarang yang tahu bahwa sistem kepemilikan dan pengelolaannya berbeda-beda.

1. SPBU COCO (Company Operation Company Owner)
  SPBU COCO dimiliki dan dikelola sepenuhnya oleh PT Pertamina Retail. Semua operasional, mulai dari stok BBM hingga manajemen, diatur langsung oleh Pertamina. Biasanya kode kepemilikannya adalah angka 1 pada plang SPBU.

2. SPBU CODO (Company Operation Dealer Owner)
  SPBU CODO dimiliki Pertamina tapi dikelola oleh pihak swasta atau perorangan. Jadi ada kerjasama antara Pertamina dan dealer lokal. Kode kepemilikannya adalah angka 3.

3. SPBU DODO (Dealer Operation Dealer Owner)
  SPBU DODO sepenuhnya dimiliki dan dikelola oleh pihak swasta atau perorangan. Kode kepemilikannya adalah angka 4. Meski dikelola swasta, harga BBM tetap standar pemerintah dan takarannya diawasi melalui Pasti Pas Pertamina, sehingga aman dan terjamin.

SPBU DODO Mini Koperasi Pertama di Riau Diresmikan di Siak

Menariknya, SPBU DODO Mini pertama di Riau kini hadir di Kabupaten Siak. Bupati Siak, Afni Z, meresmikan operasional SPBU DODO Mini milik Koperasi Rimba Mutiara Banso di Jalan Raya Perawang–Siak Km 37, Dusun Suka Maju, Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Rabu (14/1/2026).

Peresmian berlangsung meriah, dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, dan pembelian BBM perdana oleh Bupati Afni. Masyarakat setempat menyambut antusias, karena SPBU yang dikelola koperasi ini diharapkan mempermudah akses BBM sekaligus menjadi sumber penguatan ekonomi lokal.

“Koperasi yang memiliki SPBU sendiri, kemungkinan ini yang pertama di Riau. Semangat seperti ini harus ditiru, bahkan BUMD perlu belajar,” kata Afni. Keuntungan operasional SPBU akan dikembalikan kepada anggota koperasi dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU).

Selain SPBU, acara juga disertai laporan bantuan jalan kebun melalui program BPDPKS, serta persiapan replanting sawit seluas 2.650 hektare oleh koperasi. Semua langkah ini diharapkan mendorong kemandirian ekonomi koperasi dan kesejahteraan warga Koto Gasib.

Acara dihadiri Camat Koto Gasib, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, para penghulu, anggota koperasi, dan pimpinan perusahaan perkebunan. (***)

#Daerah

Index

Berita Lainnya

Index