SPBU Mandiri Pertama di Riau Resmi Beroperasi, Ini Dia Pemiliknya

SPBU Mandiri Pertama di Riau Resmi Beroperasi, Ini Dia Pemiliknya
Bupati Siak, Afni Z, meresmikan operasional SPBU DODO Mini milik Koperasi Rimba Mutiara Banso di Jalan Raya Perawang–Siak Km 37, Dusun Suka Maju, Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Rabu (14/1/2026).

SIAK – Bupati Siak, Afni Z, meresmikan operasional SPBU DODO Mini milik Koperasi Rimba Mutiara Banso di Jalan Raya Perawang–Siak Km 37, Dusun Suka Maju, Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Rabu (14/1/2026).

Peresmian SPBU ini berlangsung meriah, ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, serta pembelian BBM perdana oleh Bupati Afni Z. Masyarakat setempat menyambut antusias hadirnya SPBU yang dikelola secara mandiri oleh koperasi.

SPBU DODO Mini diharapkan dapat mempermudah akses bahan bakar minyak bagi warga sekitar sekaligus menjadi sumber penguatan ekonomi berkelanjutan bagi anggota koperasi dan masyarakat setempat.

Koperasi Mandiri, Contoh Bagi Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Afni Z mengapresiasi kemandirian Koperasi Rimba Mutiara Banso yang beranggotakan 1.725 orang. Ia menilai inisiatif ini bisa menjadi teladan bagi BUMD maupun koperasi lain di Riau.

“Kami mengucapkan tahniah kepada seluruh anggota koperasi. Koperasi yang memiliki SPBU sendiri, kemungkinan ini yang pertama di Riau. Semangat seperti ini harus ditiru. Bahkan BUMD Kabupaten Siak perlu belajar dari koperasi, jangan sampai kalah,” ujar Afni.

Afni menjelaskan, keuntungan operasional SPBU setelah memenuhi kewajiban pajak dan zakat akan dikembalikan kepada anggota koperasi dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU).

Dukungan Infrastruktur Perkebunan

Selain peresmian SPBU, acara tersebut juga dirangkai dengan penyampaian laporan bantuan sarana dan prasarana jalan kebun melalui program BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit)bagi pekebun sawit rakyat.

Bantuan yang diberikan mencakup pembangunan dan perbaikan jalan kebun sepanjang 8 kilometer dengan total anggaran Rp6 miliar. Penyediaan alat transportasi, mesin pertanian, pupuk, pestisida, hingga benih unggul.

Program ini bertujuan untuk memperlancar aktivitas perkebunan, meningkatkan produktivitas lahan, serta kesejahteraan pekebun sawit rakyat.

Rencana Replanting

Koperasi Rimba Mutiara Banso juga tengah menyiapkan program replanting perkebunan kelapa sawit seluas 2.650 hektare, sebagai upaya modernisasi dan peningkatan hasil produksi.

“Keberadaan SPBU DODO Mini dan peningkatan infrastruktur jalan kebun ini diharapkan mendorong kemandirian ekonomi koperasi, memperlancar aktivitas perkebunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Koto Gasib dan sekitarnya,” pungkas Afni.

Acara peresmian dihadiri oleh Camat Koto Gasib, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Siak, para penghulu, anggota koperasi, dan pimpinan perusahaan perkebunan./(***)

#Daerah

Index

Berita Lainnya

Index