Bekas Kebun Sawit di Tesso Nilo Mulai Dihijaukan, Ini Jenis Pohon yang Akan Ditanam di TNTN

Bekas Kebun Sawit di Tesso Nilo Mulai Dihijaukan, Ini Jenis Pohon yang Akan Ditanam di TNTN
Alat berat sedang menumbangkan pohon kelapa sawit milik warga yang masuk di kawasan hutan lindung TNTN, Pelalawan Riau.

PELALAWAN – Upaya pemulihan ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terus berjalan. Lahan bekas kebun sawit yang telah dikembalikan ke kawasan konservasi itu kini bersiap dihijaukan kembali dengan berbagai jenis pohon hutan dan tanaman bernilai ekologis.

Banyak pihak bertanya-tanya, pohon apa saja yang akan ditanam di kawasan Tesso Nilo pasca pengembalian lahan tersebut. Pertanyaan itu terjawab saat kunjungan ke Persemaian Permanen BPDAS Indragiri Rokan (Inrok) di Pekanbaru, yang menjadi salah satu pemasok utama bibit untuk restorasi ekosistem TNTN.

Di lokasi persemaian tersebut, ribuan bibit tanaman telah disiapkan untuk mendukung rehabilitasi hutan. Jenis bibit yang disemai pun beragam, mulai dari trembesi, mahoni, kulim, sengon, aren, pulai, jengkol, petai, hingga durian.

Pemilihan jenis tanaman ini bukan tanpa alasan. Selain berfungsi memulihkan tutupan hutan dan menjaga keseimbangan ekosistem, sejumlah tanaman tersebut juga memiliki nilai pakan bagi satwa liar, termasuk gajah Sumatera yang menjadi ikon sekaligus penghuni utama Tesso Nilo.

Menariknya, durian menjadi salah satu tanaman yang disiapkan. Bukan hanya buahnya yang bermanfaat, kulit durian juga diketahui disukai gajah sebagai pakan alami. 

Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi konflik antara manusia dan satwa liar dengan menyediakan sumber makanan di dalam kawasan hutan.

Program restorasi ini menjadi bagian penting dari upaya jangka panjang mengembalikan fungsi Tesso Nilo sebagai habitat alami satwa dan benteng terakhir hutan dataran rendah di Riau. 

Dengan penanaman bertahap dan pengawasan berkelanjutan, kawasan yang sempat rusak diharapkan kembali hijau dan lestari. *** (dil)

#Daerah

Index

Berita Lainnya

Index