Libur Nataru, Lalu Lintas Tol di Riau Meningkat Tajam, Tol Pekanbaru–Dumai Tembus 18 Ribu Kendaraan

Libur Nataru, Lalu Lintas Tol di Riau Meningkat Tajam, Tol Pekanbaru–Dumai Tembus 18 Ribu Kendaraan
Pintu Tol Pekanbaru - Dumai. (dok.hk)

PEKANBARU – Arus kendaraan di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang melintasi Provinsi Riau mulai mengalami peningkatan signifikan seiring dimulainya libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Dua ruas utama di Riau, yakni Tol Pekanbaru–Dumai dan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, menjadi jalur favorit masyarakat untuk bepergian pada momentum libur akhir tahun.

Berdasarkan data PT Hutama Karya (Persero) per 20 Desember 2025, trafik kendaraan di Tol Pekanbaru–Dumai tercatat mencapai 18.636 kendaraan, meningkat 20,26 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dilalui 7.716 kendaraan, atau naik 26,87 persen dari hari biasa.

EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Mardiansyah, mengatakan peningkatan tersebut merupakan dampak dari tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kami mencatat peningkatan trafik yang cukup signifikan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera, termasuk di wilayah Riau. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada momentum libur akhir tahun,” ujar Mardiansyah, Minggu (21/12/2025).

Tak hanya di Riau, lonjakan arus lalu lintas juga terjadi di berbagai ruas JTTS lainnya. Secara kumulatif, total trafik harian di seluruh ruas tol yang telah beroperasi mencapai 132.863 kendaraan, atau melonjak 37,69 persen dibandingkan trafik normal.

Di Sumatera bagian selatan, Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung dilintasi 17.172 kendaraan atau meningkat 27,45 persen. Tol Palembang–Prabumulih mencatat 17.344 kendaraan, naik 29,11 persen. Lonjakan tertinggi terjadi di Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 dan 4 dengan 9.473 kendaraan, atau meningkat 86,59 persen.

Sementara itu, Tol Binjai–Pangkalan Brandan juga mengalami peningkatan signifikan dengan 13.273 kendaraan, naik 38,77 persen, dan Tol Sigli–Banda Aceh mencatat 5.482 kendaraan, melonjak 65,47 persen dari kondisi normal.

Berbeda dengan ruas lainnya, Tol Padang–Sicincin justru mengalami penurunan trafik hingga 48,23 persen. Jumlah kendaraan yang melintas tercatat 1.871 unit, penurunan ini dipengaruhi oleh terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi.

Selain ruas tol yang beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat trafik di ruas tol fungsional selama periode Nataru. Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Musi Landas–Pulau Rimau) yang difungsionalkan sejak 20 Desember 2025 dilalui 2.730 kendaraan. Sementara Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) mencatat 1.893 kendaraan.

Mardiansyah menegaskan, Hutama Karya terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama libur panjang.

“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif dan menyiagakan petugas serta sarana pendukung di seluruh ruas tol. Tujuannya agar perjalanan masyarakat selama libur Nataru dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman,” katanya.

Ia juga mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Pastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di rest area terdekat. Jangan lupa memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol,” tambah Mardiansyah.

Informasi terkini seputar kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol selama Natal dan Tahun Baru dapat dipantau melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad atau melalui aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time.

Dengan konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera yang semakin baik, perjalanan antarwilayah di Sumatera kini terasa lebih dekat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. (dil)

#Daerah

Index

Berita Lainnya

Index