Erupsi Krakatau, Penutupan 4 Bandara Diperpanjang hingga Pukul 18.00 WIB

Senin, 07 September 2026 | 09:23:01 WIB
Empat bandara di Indonesia barat masih ditutup hingga pukul 18.00 WIB akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Keputusan tersebut memperpanjang status pembekuan operasional yang mulanya ditetapkan hingga Senin (7/9) pukul 09.00 WIB. Badan usaha pengelola bandara memastikan langkah ini murni didasarkan pada pertimbangan keselamatan transportasi udara.

Daftar 4 Bandara yang Masih Ditutup hingga Sore

Perpanjangan operasional yang berlaku hingga pukul 18.00 WIB difokuskan pada fasilitas penerbangan di sekitar wilayah barat Jawa dan selatan Sumatera. Berdasarkan rilis resmi perseroan, bandara yang belum beroperasi meliputi:

  • Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)
  • Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
  • Bandara Radin Inten II (Lampung)
  • Bandara Husein Sastranegara (Bandung)

"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, beberapa bandara PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengalami penghentian operasional penerbangan," tulis manajemen InJourney melalui akun media sosial resminya.

Status Awal Penutupan 8 Bandara Sejak Pagi

Sebelum keputusan perpanjangan sore hari diumumkan, dampak letusan debu vulkanik sempat melumpuhkan aktivitas delapan bandara sekaligus sejak pagi. Fasilitas yang terdampak mencakup simpul transportasi komersial maupun lapangan terbang pelatih.

Empat lokasi lain yang sempat ditutup hingga pukul 09.00 WIB adalah Bandara Budiarto Curug di Tangerang, Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, dan Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Melihat kondisi sebaran erupsi terkini, manajemen kemudian mengerucutkan penanganan darurat dengan mempertahankan status penutupan di empat titik utama.

Prosedur Pengguna Jasa dan Akses Informasi Tiket

Operator menegaskan aspek keamanan dan keselamatan seluruh penumpang jasa angkutan udara merupakan prioritas mutlak penanganan krisis ini.

"Dalam menghadapi ini, InJourney Airports berkomitmen untuk mengedepankan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang," lanjut pernyataan resmi perusahaan.

Para calon penumpang yang jadwal penerbangannya terdampak diimbau tidak langsung memadati terminal. Maskapai penerbangan membuka opsi penyelesaian tiket seiring penyesuaian jadwal armada.

"Penumpang diimbau untuk memantau status penerbangan secara berkala ke maskapai terkait dan/atau menghubungi Contact Center InJourney Airports," tulis manajemen.

Terkini