SELARASRIAU.COM - Rumah type 36 menjadi salah satu pilihan hunian yang banyak diminati keluarga kecil. Dengan luas bangunan sekitar 36 meter persegi, rumah ini bisa memiliki dua kamar tidur, satu ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi.
Meski ukurannya terbatas, rumah type 36 tetap bisa terlihat luas, rapi, dan elegan. Kuncinya bukan sekadar mengurangi jumlah perabot, tetapi mengatur tata letak, memilih warna, serta memanfaatkan setiap sudut ruangan secara cermat.
Penataan yang tepat juga bisa membuat rumah terasa lebih nyaman untuk aktivitas sehari-hari. Berikut delapan ide yang bisa diterapkan tanpa harus melakukan renovasi besar.
1. Satukan ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan

Konsep open space menjadi salah satu cara efektif untuk membuat rumah type 36 terasa lebih lapang. Ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan bisa ditempatkan dalam satu area tanpa sekat permanen.
Gunakan perbedaan karpet, pencahayaan, atau posisi furnitur untuk membedakan fungsi setiap area. Misalnya, sofa kecil menjadi penanda ruang keluarga, sedangkan meja makan ditempatkan di dekat dapur.
Konsep ini juga membantu pandangan mata bergerak lebih leluasa. Rumah pun terasa lebih terbuka dan tidak terkotak-kotak.
2. Gunakan warna netral agar ruangan terasa lega

Warna dinding berpengaruh besar terhadap kesan sebuah ruangan. Putih, krem, beige, dan abu-abu muda bisa menjadi pilihan untuk rumah dengan luas terbatas.
Warna tersebut membantu ruangan terlihat lebih terang, terutama ketika dipadukan dengan cahaya alami. Agar tidak monoton, tambahkan aksen kayu, bantal sofa berwarna lembut, atau dekorasi kecil.
Hindari terlalu banyak warna kontras dalam satu ruangan. Gunakan satu warna utama dan dua atau tiga warna pendamping agar interior tetap harmonis.
3. Pilih furnitur multifungsi dan berukuran proporsional

Rumah type 36 membutuhkan furnitur yang benar-benar sesuai kebutuhan. Sofa besar, meja berukuran lebar, dan lemari tebal bisa membuat area gerak semakin terbatas.
Pilih sofa dua dudukan, meja kopi bersusun, atau bangku yang memiliki ruang penyimpanan di bagian bawah. Meja makan lipat juga bisa menjadi solusi jika ruang yang tersedia sangat terbatas.
Furnitur multifungsi membuat satu benda memiliki lebih dari satu kegunaan. Dengan begitu, penghuni tidak perlu memenuhi rumah dengan terlalu banyak perabot.
4. Manfaatkan dinding sebagai tempat penyimpanan

Jangan hanya mengandalkan lemari atau rak yang memenuhi lantai. Manfaatkan area dinding untuk menyimpan buku, pajangan, hingga perlengkapan rumah tangga.
Rak ambalan atau lemari gantung bisa dipasang di atas meja TV maupun sudut ruang keluarga. Pilih desain ramping dengan warna senada dinding agar tidak terlihat berat.
Cara ini membantu menjaga lantai tetap lapang. Ruangan juga terlihat lebih rapi karena barang-barang memiliki tempat penyimpanan sendiri.
5. Pasang cermin besar untuk menciptakan ilusi ruang

Cermin bisa menjadi elemen dekorasi sekaligus trik visual untuk membuat rumah kecil terasa lebih luas. Permukaannya memantulkan cahaya dan memberikan kesan kedalaman pada ruangan.
Tempatkan cermin besar di dinding ruang tamu atau area makan. Jika memungkinkan, posisikan berhadapan dengan jendela agar pantulan cahaya alami lebih maksimal.
Gunakan bingkai tipis berwarna kayu, hitam, atau emas. Selain memberikan efek lapang, cermin juga membuat interior terlihat lebih elegan.
6. Maksimalkan jendela dan pencahayaan alami

Rumah yang terang biasanya terasa lebih nyaman dan lapang. Karena itu, jangan menutup seluruh jendela dengan gorden tebal yang menghalangi cahaya matahari.
Gunakan kombinasi vitrase putih dan gorden berwarna netral. Pada siang hari, buka gorden agar cahaya alami masuk ke dalam rumah.
Untuk malam hari, kombinasikan lampu utama dengan lampu aksen. Pencahayaan yang tersebar merata dapat membantu sudut ruangan tidak terlihat gelap dan sesak.
7. Gunakan furnitur rendah agar plafon terasa lebih tinggi

Furnitur yang terlalu tinggi dan besar dapat membuat rumah kecil terasa penuh. Sebagai alternatif, pilih sofa dengan sandaran tidak terlalu tinggi serta meja TV yang rendah dan ramping.
Dinding bagian atas bisa dibiarkan lebih lega. Jika ingin menambahkan dekorasi, gunakan satu atau dua lukisan dengan ukuran proporsional.
Penataan seperti ini membuat pandangan tidak terhalang banyak benda. Ruangan pun terasa lebih ringan dan rapi.
8. Percantik sudut rumah dengan taman mini

Rumah kecil tetap bisa memiliki sentuhan alami tanpa harus menyediakan taman yang luas. Manfaatkan sudut dekat jendela, teras, atau area belakang untuk meletakkan beberapa tanaman hias.
Pilih tanaman dengan ukuran kecil hingga sedang. Gunakan rak tanaman vertikal atau pot gantung agar tidak banyak memakan ruang lantai.
Tanaman hijau dapat menjadi aksen segar di tengah interior bernuansa netral. Namun, jangan menempatkan terlalu banyak pot sekaligus agar rumah tetap mudah dibersihkan dan tidak terlihat penuh.
Tips tambahan agar rumah type 36 tidak terasa penuh
Selain delapan ide di atas, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap rapi.
* Batasi dekorasi: pilih beberapa pajangan yang benar-benar disukai daripada memenuhi setiap sudut.
* Gunakan gorden tinggi: pasang rel gorden mendekati plafon agar ruangan terlihat lebih tinggi.
* Pilih karpet sesuai ukuran: karpet yang terlalu besar justru bisa membuat ruang tamu terasa sesak.
* Rapikan kabel elektronik: gunakan pengatur kabel agar area TV tidak terlihat berantakan.
* Manfaatkan ruang bawah: area bawah tempat tidur atau sofa bisa digunakan untuk menyimpan barang.
Sejumlah panduan penataan rumah kecil dari Rumah123 dan Liputan6 juga menekankan pentingnya konsep terbuka, furnitur multifungsi, penyimpanan vertikal, warna cerah, dan pencahayaan alami.
Rumah123 +2 IKEA Indonesia turut menyarankan penggunaan warna terang dan pencahayaan yang tersebar merata untuk membantu ruangan terasa lebih terbuka.
Apakah rumah type 36 bisa terlihat luas tanpa renovasi?
Tentu bisa. Pemilik rumah tidak harus membongkar dinding atau mengubah struktur bangunan. Penataan furnitur, pemilihan warna, penggunaan cermin, dan pengaturan pencahayaan sudah dapat memberikan perubahan visual yang cukup besar.
Perlu diingat, rumah type 36 memiliki luas bangunan sekitar 36 meter persegi. Sementara luas tanahnya bisa berbeda-beda, misalnya type 36/60 atau 36/72. Karena itu, penataan halaman dan area belakang juga perlu disesuaikan dengan sisa lahan yang tersedia.
Kesimpulan
Rumah type 36 bukan berarti harus selalu terlihat sempit. Dengan penataan yang tepat, hunian mungil bisa tampil lebih luas, elegan, dan nyaman untuk keluarga.
Mulailah dari perubahan sederhana, seperti mengurangi sekat, memilih furnitur multifungsi, menggunakan warna netral, dan memaksimalkan cahaya alami. Tidak perlu membeli banyak perabot baru. Justru, semakin tepat memilih dan menempatkan barang, semakin nyaman rumah untuk ditinggali.
--
* TAG: Rumah Type 36, Menata Rumah Kecil, Interior Rumah Minimalis, Rumah Terlihat Luas, Dekorasi Rumah, Home Living