Tao Okamoto Terima Trailblazer Award THR di American Film Night Tokyo

Tao Okamoto Terima Trailblazer Award THR di American Film Night Tokyo
Aktris Jepang Tao Okamoto menerima Trailblazer Award dari The Hollywood Reporter dalam American Film Night 2026 di Tokyo American Club, Selasa malam.

Aktris Jepang Tao Okamoto menerima penghargaan Trailblazer Award dari The Hollywood Reporter dalam gelaran American Film Night 2026 di Tokyo American Club, Selasa malam. Bintang film All of a Sudden itu menjadi orang Jepang ketiga yang menerima penghargaan tersebut, menyusul Takehiro Hira dan Tadanobu Asano. Malam itu juga menjadi ajang pertemuan para eksekutif film Jepang dan Hollywood di sela-sela Tokyo International Film Festival.

Okamoto menerima trofi dari Presiden dan Managing Director MPA APAC Urmila Venugopalan serta Chairman THR Japan Tsukasa Shiga. Ia tampil dalam gaun hitam elegan dan menjadi pusat perhatian sepanjang malam.

Jejak Karier dari Model hingga Cannes

Nama Okamoto dikenal lewat peran dalam film Hollywood The Wolverine (2013), serial Hannibal, dan The Man in the High Castle. Sebelum terjun ke akting, ia berkarier sebagai model di New York.

Tahun ini, Okamoto meraih penghargaan aktris terbaik di Cannes Film Festival berkat penampilannya di film All of a Sudden arahan Ryusuke Hamaguchi. Film itu merupakan koproduksi dengan Prancis, Jerman, dan Belgia.

Pidato Kemenangan dan Pesan Perdana Menteri

Dalam pidato penerimaannya, Okamoto menuturkan bahwa karier aktingnya bermula dari The Wolverine. Ia mengaku tak pernah membayangkan menjadi aktor dan menyebutnya sebagai hadiah tak terduga.

"Saya beruntung bisa bekerja di produksi Amerika, tapi saya selalu berharap orang Jepang suatu hari mengenal saya sebagai aktor," ujar Okamoto dalam pidatonya.

Ia kemudian memindahkan basis kariernya dari Amerika Serikat ke Jepang pada 2023. Pertemuannya dengan Hamaguchi lewat All of a Sudden disebutnya menghubungkan perjalanan kariernya di Amerika dengan akar budaya Jepang.

"Orang-orang dari berbagai negara dan budaya bertemu, dan bentuk ekspresi baru lahir — itu salah satu kegembiraan terbesar sinema," lanjutnya.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi membuka malam itu dengan pesan khusus. Ia menyoroti kemitraan Jepang-Amerika di industri film dan media sebagai pendorong ekonomi hiburan global.

"Kemitraan erat antara Jepang dan Amerika Serikat di industri film dan media tidak hanya mendukung pertukaran budaya. Ini juga kekuatan pendorong utama ekonomi hiburan global," kata Takaichi.

Takaichi juga memberi penghormatan langsung kepada Okamoto. Menurutnya, keberanian para pionir seperti Okamoto memberi harapan besar bagi generasi kreator berikutnya.

Wajah-Wajah yang Hadir

Gala itu dihadiri sejumlah nama besar industri film Jepang dan Hollywood. Tampak aktor Tamiyo Kusakari (Shall We Dance?), Masaya Kato, Ayumi Ito, dan Sara Klimoska, bintang entri kompetisi Tokyo tahun ini, Sister Brother Manhole Cover.

Hadir pula sutradara Milcho Manchevski yang memenangi Golden Lion Venesia 1994 lewat Before the Rain, serta Yojiro Takita, sutradara film pemenang Oscar Departures. Dari jajaran produksi, ada produser Sh?gun Eriko Miyagawa dan executive producer Tokyo Vice Alex Boden.

Jajaran Tokyo Film Festival dan pasar konten TIFFCOM juga tampil, termasuk Festival Director Takeo Hisamatsu, CEO TIFFCOM Yasushi Shiina, dan Managing Director TIFFCOM Kaori Ikeda. Dari sisi pemerintah, hadir Menteri Kehakiman Takashi Yamashita, State Minister for Foreign Affairs Iwao Horii, dan Parliamentary Vice-Minister of Economy, Trade and Industry Mitsuko Ishii.

Eksekutif Hollywood yang hadir antara lain Partner AGBO Christopher Brearton, Head Amazon MGM Studios Japan Buddy Marini, Presiden dan CEO NBCUniversal Entertainment Japan Shoji Doyama, serta Director of Asia-Pacific Content Netflix Debra Richards.

Trailblazer Award sendiri diberikan kepada seniman yang karya dan kariernya menyoroti kisah serta karakter yang selama ini terpinggirkan di Hollywood. Okamoto melengkapi daftar penerima Jepang setelah Takehiro Hira dan Tadanobu Asano dari Sh?gun.

Gelaran ini menegaskan posisi Tokyo sebagai simpul pertemuan industri film Jepang dan Hollywood, sekaligus panggung pengakuan bagi aktor Asia yang menembus pasar internasional.

Berita Lainnya

Index