Kebakaran Hutan Melanda Cusco Peru, Machu Picchu Tetap Buka untuk Wisatawan

Kebakaran Hutan Melanda Cusco Peru, Machu Picchu Tetap Buka untuk Wisatawan
Kebakaran hutan melanda kawasan pegunungan Cusco, Peru, dan menghanguskan puluhan ribu hektare lahan.

Puluhan kebakaran hutan melanda wilayah pegunungan Cusco di Peru selatan dalam beberapa pekan terakhir, menghanguskan puluhan ribu hektare lahan dan menewaskan sedikitnya lima orang. Otoritas setempat mengerahkan petugas pemadam, personel militer, dan pesawat khusus pembawa air untuk menahan api yang menyebar cepat. Meski demikian, situs wisata utama seperti Machu Picchu dan Sacred Valley masih beroperasi normal dan tidak terkena dampak langsung.

Wilayah Cusco merupakan area pegunungan luas di Peru selatan yang menjadi rumah bagi sejumlah destinasi paling terkenal di negara itu. Kebakaran dilaporkan terkonsentrasi di area dataran tinggi terpencil, jauh dari pusat wisata dan akomodasi.

Dampak Terhadap Situs Wisata dan Rute Trekking

Marisol Mosquera, pendiri Aracari, menyatakan tidak ada wisatawan atau situs wisata yang terdampak kebakaran. "The fires have not spread to Machu Picchu or to any tourist sites in the Sacred Valley," ujarnya.

Mosquera menambahkan, kebakaran sempat terjadi di Sacred Valley, tetapi berlokasi di area pegunungan yang lebih tinggi, jauh dari hotel dan atraksi wisata. Saat ini hanya tersisa satu titik api aktif di kawasan Calca dan satu lagi di La Convención yang jaraknya cukup jauh.

Satu fasilitas wisata yang terdampak adalah sumber air panas Cocalmayo di Santa Teresa, yang biasa dikunjungi wisatawan usai trekking ke Machu Picchu. Pemandian itu ditutup sementara akibat penutupan jalan sebagai langkah pencegahan.

Pedro Barraza, managing director Amerika Selatan di andBeyond, menjelaskan bahwa Cusco adalah wilayah yang sangat luas. "Cusco is a vast region, and the presence of a wildfire in a particular area does not necessarily mean that nearby tourist destinations have been directly affected," katanya.

Kualitas Udara dan Kondisi di Lapangan

Laporan AccuWeather mencatat kualitas udara di sebagian wilayah Cusco berada pada kategori "buruk". Kondisi ini berpotensi tidak sehat bagi kelompok sensitif, seperti penderita gangguan pernapasan, anak-anak, dan lansia.

Wisatawan yang mengalami gejala sesak napas atau iritasi tenggorokan disarankan mengurangi waktu di luar ruangan. Jika Anda termasuk kelompok sensitif dan sudah memesan perjalanan, sebaiknya konsultasikan dengan penyedia jasa wisata masing-masing.

Apakah Perjalanan ke Peru Perlu Dibatalkan?

Akses ke kawasan wisata Cusco tidak dibatasi dan aktivitas pariwisata berjalan normal. Trekking dan kunjungan ke situs-situs utama masih memungkinkan dengan sejumlah kewaspadaan dasar.

"Stick to the traditional tourist circuit in Cusco, avoid exploring the higher areas of the Sacred Valley, and keep an eye on updates from your local operator," saran Mosquera kepada wisatawan.

Para ahli pariwisata lokal menilai tidak ada alasan membatalkan rencana perjalanan hanya karena kebakaran yang bersifat lokal ini, selama kondisi tetap seperti sekarang. Hotel, travel specialist, dan tour operator dapat menjadi sumber informasi terkini di lapangan. Media lokal seperti El Comercio juga bisa dipantau untuk perkembangan terbaru.

Mengapa Kebakaran Tahun Ini Lebih Intens

Kawasan Cusco sebenarnya rutin mengalami kebakaran hutan setiap musim. Petani membuka lahan untuk persiapan musim tanam berikutnya, lalu angin kencang membuat api menyebar di luar kendali.

Namun pada 2026, suhu yang lebih tinggi dari biasanya dan kondisi lebih kering di dataran tinggi Andes akibat El Niño mengubah waktu dan perilaku kebakaran musiman. Kondisi ini membuat api jauh lebih sulit dikendalikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Otoritas setempat mengerahkan petugas pemadam kebakaran, personel militer, dan pesawat khusus pembawa air ke wilayah terdampak. Meski begitu, warga dan pengguna media sosial menilai respons yang diberikan berjalan lambat.

Cara Wisatawan Ikut Membantu

Komunitas di sekitar area kebakaran di dataran tinggi menjadi pihak yang paling terdampak langsung. Upaya pemadaman sudah berlangsung berminggu-minggu, tetapi sejumlah titik api masih terus menyebar.

Warga setempat turut bergotong royong mendukung petugas di lapangan dengan menyumbang makanan dan kebutuhan pokok bagi relawan pemadam kebakaran.

Bagi wisatawan yang ingin membantu, organisasi seperti Peru Pendiente membuka donasi uang untuk upaya bantuan. Servicio Nacional Forestal y de Fauna Silvestre (SERFOR) juga mengumpulkan barang kebutuhan seperti pakaian, produk kebersihan yang belum dibuka, dan makanan tahan lama di Lima dan Cusco.

Perjalanan ke Machu Picchu dan kawasan wisata utama Cusco masih bisa dilakukan seperti biasa. Pantau terus informasi dari operator lokal dan otoritas setempat, dan hindari area dataran tinggi Sacred Valley sampai kondisi benar-benar aman.

Berita Lainnya

Index