PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan pembangunan simpang sebidang di Jalan Arifin Achmad-Jalan Jenderal Sudirman terus berjalan sesuai rencana. Proyek yang sempat terhenti pada akhir 2025 itu kini ditargetkan rampung dan mulai dapat dilalui kendaraan pada akhir Desember 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 23 persen. Capaian tersebut bahkan masih berada di atas target jadwal pelaksanaan yang telah ditetapkan.
"Ditargetkan akhir Desember simpang ini sudah terbuka dan bisa dilalui kendaraan," kata Edward Riansyah, Minggu (2/8/2026).
Edward menjelaskan, saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pengerasan jalan. Sejumlah alat berat dan pekerja masih terus dikerahkan di lapangan guna mempercepat penyelesaian proyek. Aktivitas pembangunan juga memanfaatkan sebagian bahu Jalan Jenderal Sudirman.
Menurut pria yang akrab disapa Edu tersebut, perkembangan pekerjaan sejauh ini berjalan lebih cepat dibandingkan target yang telah disusun.
"Untuk tahap pengerasan masih lebih cepat dari target time schedule yang kita miliki," ujarnya.
Simpang sebidang ini nantinya akan menghubungkan Jalan Arifin Achmad dengan kawasan Purna MTQ atau Jalan Jenderal Sudirman.
Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas jalan sekaligus mengurai kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Pembangunan simpang sebidang kembali dilanjutkan pada Juni 2026 setelah sempat dihentikan pada akhir tahun lalu. Proyek ini dibiayai melalui APBD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp7,6 miliar.
Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Riau Mas Bersaudara dengan pengawasan PT Sandi Arifa Consultant.
Masa pelaksanaan proyek ditetapkan selama 180 hari kalender dan saat ini masih menyisakan sekitar lima bulan untuk menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan sesuai target. (***)