Awas! Buaya Mengintai di Arena Pacu Jalur Kuansing, Polisi Langsung Pasang Peringatan

Awas! Buaya Mengintai di Arena Pacu Jalur Kuansing, Polisi Langsung Pasang Peringatan
Petugas memasang spanduk peringatan awas ada buaya di tepian sungai yang menjadi tempat pacu jalur.

KUANSING – Menjelang pelaksanaan tradisi Pacu Jalur di Tepian Lubuak Sobea, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), polisi memasang spanduk peringatan bahaya buaya di sejumlah titik rawan di sepanjang bantaran sungai.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi serangan buaya terhadap masyarakat, terutama karena kawasan tersebut masih menjadi lokasi aktivitas warga sekaligus akan dipadati pengunjung saat perhelatan Pacu Jalur pada Agustus 2026 mendatang.

Kapolsek Kuantan Hilir, Iptu Edi Winoto, mengatakan pemasangan spanduk bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Tepian Lubuak Sobea.

"Pemasangan spanduk imbauan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga agar senantiasa ekstra waspada saat berada di dekat aliran air," kata Iptu Edi Winoto, Rabu (29/7/2026).

Bersama personel Polsek Kuantan Hilir, Kapolsek menyisir bantaran sungai untuk memasang spanduk di lokasi-lokasi yang mudah terlihat masyarakat.

Salah satu titik yang menjadi prioritas adalah area pancang start arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobea di Kelurahan Pasar Usang Basrah. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus diperkirakan akan dipadati peserta dan penonton saat festival Pacu Jalur berlangsung.

Spanduk yang dipasang bertuliskan, "Awas Bahaya! Waspada saat beraktivitas, kawasan ini merupakan habitat buaya satwa berbahaya dan dilindungi."

Menurut Iptu Edi, keberadaan spanduk tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak lengah ketika berada di sekitar sungai.

"Pemasangan spanduk ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak pernah lengah. Keberadaan buaya di area ini sangat nyata, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan setiap kali warga beraktivitas di sekitar sungai," ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga kini masih banyak warga yang memanfaatkan sungai untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, hingga mencari ikan. Kondisi itu membuat potensi interaksi antara manusia dan buaya tetap tinggi.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pacu Jalur, kepolisian berharap masyarakat maupun pengunjung mematuhi seluruh imbauan keselamatan dan tidak mengabaikan tanda peringatan yang telah dipasang.

"Harapan kami, warga tidak mengabaikan imbauan ini demi keselamatan bersama, sehingga kita bisa mencegah potensi bahaya serangan buaya sedini mungkin," pungkasnya. (***)

#Daerah

Index

Berita Lainnya

Index