Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Jam Operasional, Pengujian Runway Berlangsung hingga 11 Agustus

Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Jam Operasional, Pengujian Runway Berlangsung hingga 11 Agustus
General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Achmad.

SELARASRIAU.COM, PEKANBARU - Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru melakukan penyesuaian jam operasional mulai 28 Juli hingga 11 Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan pengujian kekuatan tanah dan kondisi landasan pacu (runway) sebagai bagian dari upaya menjaga standar keselamatan penerbangan.

General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan pengujian yang dilakukan merupakan kegiatan rutin untuk mengetahui kondisi aktual runway sekaligus menjadi dasar penyusunan rencana pemeliharaan, termasuk pelapisan ulang (overlay) landasan apabila diperlukan.

"Pengujian ini merupakan prosedur rutin untuk mengetahui kondisi landasan pacu sehingga seluruh data teknis dapat diperoleh secara akurat," kata Achmad, Rabu (29/7/2026).

Selama proses pekerjaan, jam operasional bandara pada 28 dan 30 Juli serta 6 dan 11 Agustus 2026 disesuaikan menjadi pukul 06.00 WIB hingga 15.00 WIB. Sementara pada hari-hari lainnya, operasional Bandara SSK II tetap berjalan normal sesuai jadwal.

Menurut Achmad, pekerjaan yang dilakukan meliputi Test Pit dan Field California Bearing Ratio (CBR) untuk mengukur kekuatan tanah serta daya dukung landasan pacu. Hasil pengujian tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan kebutuhan dan ketebalan overlay runway pada masa mendatang.

Ia menegaskan bahwa kondisi landasan pacu harus terus dipantau karena memiliki umur teknis tertentu dan menjadi salah satu infrastruktur paling vital di bandara.

"Landasan pacu memiliki standar keselamatan yang sangat tinggi. Karena itu kami harus mengetahui kondisi permukaannya secara berkala agar tetap memenuhi standar operasional penerbangan," ujarnya.

Pengujian dilakukan menggunakan peralatan khusus dengan melibatkan tenaga ahli serta konsultan dari Bandung. Pemeriksaan dilakukan pada sejumlah titik di runway dengan waktu pengerjaan sekitar 14 jam untuk setiap tahapan, karena setiap lapisan aspal harus diperiksa secara detail.

"Data hasil pengujian inilah yang nantinya menjadi dasar dalam menentukan ketebalan lapisan overlay yang akan dilakukan," jelasnya.

Achmad menambahkan, penyesuaian jam operasional telah direncanakan sejak tahun lalu dan dikoordinasikan dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan. Pemberitahuan resmi juga telah diterbitkan jauh sebelum pekerjaan dimulai sehingga maskapai dapat menyesuaikan jadwal penerbangan.

Ia memastikan seluruh maskapai telah menerima informasi lebih awal sehingga penumpang yang terdampak dapat mengetahui perubahan jadwal penerbangan sejak jauh hari.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Penyesuaian ini dilakukan semata-mata untuk mendukung pelaksanaan Test Pit dan Field CBR demi menjaga keselamatan penerbangan," katanya.

Selain pengujian runway, Bandara SSK II Pekanbaru juga mulai merasakan dampak kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) terhadap pergerakan penumpang. Meningkatnya biaya operasional maskapai yang berimbas pada harga tiket pesawat disebut menjadi salah satu faktor menurunnya jumlah penumpang pada hari-hari tertentu.

General Manager Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad, mengungkapkan penurunan jumlah penumpang paling terasa pada hari kerja, khususnya Selasa hingga Kamis.

"Pada periode Selasa sampai Kamis terjadi penurunan sekitar seribuan penumpang. Namun, untuk periode Jumat hingga Senin, tingkat keberangkatan masih relatif tinggi, yakni mencapai sekitar 8.000 penumpang," ujar Achmad.

Menurutnya, fluktuasi jumlah penumpang tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya kenaikan harga avtur yang berdampak pada tarif tiket penerbangan. Kendati demikian, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru masih berjalan normal dengan tingkat pelayanan yang tetap optimal.

Achmad berharap seluruh rangkaian pengujian runway dapat selesai sesuai jadwal sehingga data yang diperoleh benar-benar akurat untuk mendukung peningkatan keselamatan, keamanan, dan pelayanan di Bandara SSK II Pekanbaru. Setelah seluruh proses pengujian rampung pada 11 Agustus 2026, jam operasional bandara akan kembali normal, yakni mulai pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB.*(dep)

#Daerah

Index

Berita Lainnya

Index