PEKANBARU – Dinas Pendidikan (Disdik) Riau memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Tahun Ajaran 2026/2027 siap dimulai pada 8 Juni 2026.
Kepala Disdik Riau, Erisman Yahya, mengatakan seluruh proses penerimaan tahun ini mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan kursi sekolah karena jumlah daya tampung SMA dan SMK di Riau masih lebih besar dibanding jumlah lulusan SMP dan MTs tahun ini.
Data Disdik Riau mencatat jumlah lulusan SMP dan MTs tahun 2026 mencapai 103.247 siswa. Sementara daya tampung SMA dan SMK negeri tersedia sebanyak 91.548 kursi.
Meski terdapat sekitar 11.699 lulusan yang tidak tertampung di sekolah negeri, pemerintah memastikan mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta yang masih memiliki kapasitas 31.428 kursi.
Jika digabungkan, total daya tampung SMA dan SMK negeri maupun swasta mencapai 122.976 kursi atau surplus sekitar 19 ribu kursi dibanding jumlah lulusan.
“Daya tampung sekolah negeri dan swasta kalau digabungkan mencapai 122.976 kursi. Artinya secara keseluruhan masih surplus kursi dan seluruh lulusan dapat tertampung,” kata Erisman.
Saat ini terdapat 466 SMA dan SMK negeri di Riau yang terdiri dari 326 SMA Negeri dan 140 SMK Negeri. Sementara sekolah swasta berjumlah 350 unit yang terdiri dari 172 SMA Swasta dan 178 SMK Swasta.
Erisman menegaskan, fokus utama pemerintah adalah memastikan seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh akses pendidikan dan tidak ada yang putus sekolah karena keterbatasan daya tampung.
“Yang paling penting adalah seluruh anak-anak Riau tetap mendapatkan akses pendidikan. Jangan sampai ada yang tidak melanjutkan sekolah hanya karena tidak diterima di sekolah negeri tertentu,” tegasnya. (***)