PLN Resmikan PLTD Sidera 20 MW di Sigi, Tahap Awal dari 50 MW

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22:31 WIB
Peresmian PLTD Sidera tahap pertama berkapasitas 20 MW di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

PT PLN (Persero) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Sidera tahap pertama berkapasitas 20 megawatt di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, bertepatan dengan momentum Hari Listrik Nasional ke-81. Pembangkit yang dikelola PLN Nusa Daya ini diproyeksikan mencapai total kapasitas 50 MW, dengan tambahan 30 MW ditargetkan rampung pada November 2026. Bagi warga Palu, Sigi, Donggala, dan sekitarnya, tambahan daya ini memperlebar margin pasokan listrik di jaringan distribusi setempat.

Paragraf pembuka: Peresmian berlangsung di kawasan PLN Nusa Daya Sidera dan dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, didampingi Bupati Sigi dan Kapolres Sigi. Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo hadir bersama jajaran. Kehadiran pembangkit ini menjadi langkah PLN memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Sulawesi sekaligus mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi dari rumah tangga, layanan publik, dunia usaha, hingga kawasan industri.

Skema Bertahap Menuju 50 MW

PLTD Sidera tidak beroperasi sekaligus dalam kapasitas penuh. Tahap pertama berjalan dengan 20 MW, sementara penambahan 30 MW dikejar agar selesai pada November 2026. Pengelolaan pembangkit berada di tangan PLN Nusa Daya.

Rizal menegaskan bahwa pengoperasian tahap awal ini adalah bagian dari penguatan sistem ketenagalistrikan Sulawesi secara menyeluruh. Menurutnya, momentum HLN ke-81 mempertegas komitmen PLN menghadirkan layanan listrik terbaik bagi masyarakat dan industri.

"Momentum HLN ke-81 mempertegas komitmen PLN untuk hadir memberikan pelayanan listrik terbaik. Peresmian PLTD Sidera tahap pertama kapasitas 20 MW ini adalah langkah konkrit memastikan kebutuhan daya masyarakat dan industri terpenuhi," jelas Rizal.

Dalam keterangannya, Rizal juga menyebut PLN terus mendorong percepatan pengembangan energi baru terbarukan berbasis potensi lokal seperti hidro dan surya sesuai RUPTL. Tujuannya agar sistem kelistrikan Sulawesi semakin hijau dan berkelanjutan.

Dampak ke Jaringan Palu, Sigi, dan Donggala

General Manager PLN UID Suluttenggo Wahyu Prasetyo menyatakan pasokan tambahan dari PLTD Sidera memberi kepastian dan margin daya yang lebih aman bagi jaringan distribusi di wilayah Palu, Sigi, Donggala, dan sekitarnya. Menurutnya, unit distribusi siap mengawal keandalan pasokan hingga ke titik pelanggan.

"Penguatan pasokan daya dari PLTD Sidera ini memberikan kepastian dan margin daya yang makin aman bagi jaringan distribusi di wilayah Palu, Sigi, Donggala, dan sekitarnya," ungkap Wahyu.

Wahyu menambahkan, kolaborasi antara unit pembangkitan, pengatur beban, dan unit distribusi menjadi kunci menjaga kualitas layanan. Pasokan yang stabil disebutnya ikut mendukung kebutuhan daya pelaku usaha dan investor yang ingin mengembangkan bisnis di Sulawesi Tengah.

Listrik sebagai Fondasi Investasi Daerah

Dari sisi pemerintah daerah, Anwar Hafid menilai ketersediaan energi merupakan fondasi utama percepatan pembangunan dan daya tarik investasi. Ia berharap sistem kelistrikan yang semakin kuat mendorong aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pengembangan sektor industri di Sulawesi Tengah.

"Kehadiran PLTD Sidera ini menjadi kabar baik, karena listrik adalah penggerak utama pembangunan ekonomi. Dengan sistem yang semakin kuat, kami optimistis aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pengembangan sektor industri dan investasi di Sulawesi Tengah akan semakin melesat," ungkap Anwar.

Anwar menyatakan sinergi antara Pemprov Sulawesi Tengah dan PLN akan terus diperkuat untuk memastikan pemerataan akses listrik serta pemenuhan kebutuhan energi berkelanjutan.

Penutup: Kehadiran PLTD Sidera diharapkan memberi dampak pada pergerakan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja. Dengan tahap kedua yang masih menunggu rampung pada November 2026, kapasitas penuh 50 MW baru akan terasa sepenuhnya tahun depan.

Terkini