BMKG Peringatkan Hujan Lebat 17 Oktober di 12 Provinsi, Cek Daftarnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:03:01 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat di 12 provinsi pada 17 Oktober dengan status Waspada.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat di 12 provinsi pada Sabtu (17/10), dengan status Waspada. Peringatan berlaku untuk periode 16-18 Oktober 2026, tanpa ada wilayah berstatus Siaga maupun Awas. Potensi angin kencang juga perlu diwaspadai di enam provinsi lain, termasuk Banten dan Jawa Barat.

Seluruh wilayah tersebut berstatus Waspada. Tidak ada daerah yang masuk kategori Siaga atau Awas dalam peringatan kali ini.

Wilayah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat

Daftar wilayah yang perlu mewaspadai hujan sedang hingga lebat mencakup hampir seluruh Sumatra bagian utara dan tengah, sebagian Kalimantan, serta hampir seluruh Papua.

  • Aceh
  • Sumatra Utara
  • Sumatra Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Papua Barat Daya
  • Papua Barat
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua

Enam Provinsi Waspada Angin Kencang

Potensi angin kencang menyertai hujan di sejumlah wilayah lain. Enam provinsi masuk daftar waspada angin kencang pada periode yang sama.

  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Timur
  • Sulawesi Selatan
  • Papua Pegunungan

Kemarau Masih Dominan di 76 Persen Zona Musim

Peringatan hujan ini muncul di tengah kondisi musim kemarau yang masih meluas. Sekitar 76 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia belum memasuki musim hujan, terutama di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi.

Baru sekitar 8 persen ZOM yang telah masuk musim hujan. Kondisi tersebut berpotensi memperpanjang kekeringan meteorologis di Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta Papua Selatan.

Meski curah hujan secara umum diprakirakan rendah hingga menengah, hujan tetap berpeluang terjadi di sejumlah daerah. Dinamika atmosfer regional dan lokal dapat membentuk awan hujan dalam waktu relatif singkat.

Pemicu Awan Hujan: MJO hingga Gelombang Rossby

BMKG mencatat beberapa fenomena atmosfer yang aktif selama sepekan ke depan. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan aktif di sebagian Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Maluku Utara.

Gelombang Rossby Ekuatorial aktif di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra. Gelombang Kelvin aktif di sebagian Sumatra Selatan, Bangka Belitung, sebagian besar Kalimantan, pesisir selatan Jawa, sebagian besar Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Pola pertemuan dan perlambatan angin di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua turut memusatkan massa udara. Suhu muka laut yang relatif hangat di perairan sekitar menyediakan uap air tambahan.

"Kombinasi faktor tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang secara lokal," tulis BMKG dalam prakiraan cuaca sepekan periode 16-22 Oktober 2026.

Arti Kondisi Kering Sepuluh Harian

Kondisi kering dalam skala dasarian atau periode sepuluh harian tidak menutup peluang hujan pada skala harian. Hujan signifikan tetap dapat terjadi di wilayah yang didukung dinamika atmosfer regional maupun lokal.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah berstatus Waspada untuk memantau pembaruan prakiraan cuaca harian. Peringatan dini terbaru dirilis melalui kanal resmi BMKG seiring perubahan dinamika atmosfer.

Terkini