Momen Mentan Amran Temui Warga di Pekanbaru, Senyum Ibu-ibu Pecah Saat Bantuan Beras Dibagikan

Kamis, 17 September 2026 | 11:08:04 WIB
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengenakan tanjak Melayu saat kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Kamis (17/9/2026). Pada kesempatan ini Mentan menyerah bantuan pangan sebanyak 75 ton. (Abdurahman)

SELARASRIAU.COM, PEKANBARU – Raut wajah sumringah terpancar dari ibu-ibu yang memadati tenda di depan Kantor Camat Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Kamis (17/9/2026). Sejak pagi, mereka datang untuk mengambil bantuan pangan berupa beras dari pemerintah.

Sebagian warga tampak duduk menunggu giliran, sementara lainnya mulai membawa pulang karung beras yang mereka terima. Bantuan tersebut menjadi tambahan kebutuhan pangan bagi keluarga penerima manfaat.

Di Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, tercatat sebanyak 2.512 keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan pangan beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Total beras yang disalurkan kepada penerima di kelurahan tersebut mencapai 75.360 kilogram atau sekitar 75,36 ton.

Penyaluran bantuan pangan kali ini turut dipantau langsung Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman. Ia bahkan sempat berbincang dengan sejumlah warga yang datang mengambil bantuan.

Amran mengatakan kunjungannya ke Pekanbaru dilakukan untuk memastikan bantuan pangan yang telah diperintahkan Presiden benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

"Kami datang untuk memantau bantuan pangan yang ada di Kota Pekanbaru. Bantuan ini merupakan atas perintah dari Bapak Presiden," kata Amran.

Ia meminta proses penyaluran tidak berlarut-larut karena bantuan tersebut dibutuhkan masyarakat, khususnya keluarga yang masuk dalam kelompok penerima manfaat.

Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan beras di Kota Pekanbaru mencapai 60.478 orang. Mereka merupakan masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.

Sementara untuk Provinsi Riau, Amran menyebut terdapat sekitar 619 ribu penerima manfaat. Sedangkan secara nasional, bantuan pangan pemerintah menyasar sekitar 33,4 juta penerima manfaat.

Dalam kesempatan itu, Amran juga menegaskan beras yang dibagikan kepada masyarakat saat ini berasal dari hasil produksi petani dalam negeri.

Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya ketika Indonesia masih harus mendatangkan beras dari sejumlah negara.

"Saat ini beras yang disalurkan adalah beras petani Indonesia. Kalau dulu berasnya dari India, Vietnam, Thailand, dan Pakistan," jelasnya.

Ia menyebut Indonesia saat ini telah mencapai swasembada beras sehingga kebutuhan untuk program bantuan pangan dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani juga memastikan stok beras pemerintah dalam kondisi mencukupi.

Ia mengatakan pasokan beras yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencapai sekitar 4,6 juta ton.

Dengan ketersediaan stok tersebut, pemerintah memastikan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat dapat terus berjalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.*/(Man)

Terkini