TASPEN Edukasi 1.000 Mahasiswa USU soal Persiapan Dana Pensiun

Kamis, 17 September 2026 | 08:42:01 WIB
Mahasiswa mengikuti edukasi kesejahteraan finansial TASPEN Goes to Campus di Auditorium Universitas Sumatera Utara, Medan, Rabu (16/9).

PT TASPEN (Persero) menggelar edukasi kesejahteraan finansial bagi seribu mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan, Rabu (16/9), melalui program TASPEN Goes to Campus. Kegiatan bertema "Ngerti Duit, Nggak Auto Pelit" ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 yang dicanangkan OJK bersama TASPEN. Program ini menyasar generasi muda agar mulai merencanakan pensiun sejak usia produktif, bukan menunggu menjelang masa kerja berakhir.

Program edukasi keuangan yang menyasar kampus ini digelar di Auditorium Universitas Sumatera Utara, Medan, dan diikuti seribu peserta dari kalangan mahasiswa. Tema yang diangkat menekankan keseimbangan antara kebebasan finansial di masa produktif dan keamanan finansial di masa pensiun.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa masa produktif adalah waktu paling tepat untuk merancang masa depan. Menurutnya, kesejahteraan finansial tidak semata ditentukan oleh besarnya pendapatan, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan dan menyiapkan kebutuhan jangka panjang.

"Generasi muda memiliki waktu yang panjang untuk mempersiapkan masa depan. Karena itu, perencanaan keuangan dan pemahaman mengenai program pensiun perlu dimulai sejak dini. Dengan perencanaan yang tepat, kita dapat menikmati kebebasan finansial hari ini sekaligus membangun keamanan finansial untuk masa depan," ujar Henra.

Materi Literasi hingga Kerja Sama dengan USU

Dalam sesi berbagi, peserta mendapat materi seputar literasi keuangan, perencanaan keuangan, dan pemahaman program pensiun. TASPEN menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan praktisi dan lembaga publik untuk memperkaya wawasan mahasiswa.

Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Sumatera Utara, Fadhullah, membawakan materi Industry Linkage & Career Acceleration Program (LCAP) Entrepreneurship and Business Skill Development Course. Sementara Edi Purwanto dari Komisi Informasi Pusat mengisi sesi tentang peran mahasiswa dalam keterbukaan informasi publik di era digital.

Founder & CEO QM Financial, Ligwina Hananto, menyampaikan materi literasi keuangan bertajuk "Ngerti Duit, Nggak Auto Pelit". Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama TASPEN dan USU lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kemitraan strategis dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan layanan TASPEN, dan kepesertaan Program TASPEN Group di lingkungan USU.

Satu Peserta Bawa Pulang Laptop

Mahasiswa Program Studi Statistika, Gabriel Sinaga, mengaku mendapat pemahaman baru soal pengelolaan keuangan setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut materi yang disampaikan membantunya lebih sadar mengatur pengeluaran dan mulai menyiapkan tabungan masa depan.

"Materi yang diberikan sangat membantu kami sebagai mahasiswa, khususnya dalam memahami cara mengelola keuangan dengan lebih baik. Kami menjadi lebih sadar untuk tidak menggunakan uang secara berlebihan dan mulai mempersiapkan tabungan untuk masa depan, termasuk dana pensiun," ujar Gabriel.

Gabriel juga keluar sebagai penerima hadiah utama berupa laptop. Ia mengaku tidak menyangka bisa membawa pulang perangkat yang selama ini dibutuhkannya untuk menunjang perkuliahan.

"Saya tidak menyangka bisa mendapatkan laptop ini. Apalagi sampai saat ini saya belum memiliki laptop. Hadiah ini sangat membantu dan akan saya gunakan untuk menunjang proses belajar agar lebih baik ke depan. Saya mengucapkan terima kasih kepada TASPEN atas kesempatan dan hadiah yang diberikan," tuturnya.

Rangkaian Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026

Bulan Dana Pensiun Indonesia 2026 diluncurkan pada 6 September 2026 di Jakarta, Bandung, dan Semarang. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat soal pentingnya kesiapan menghadapi masa pensiun, dengan sasaran yang diperluas ke lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan serupa akan digelar rutin setiap tahun pada bulan Juli sebagai bagian dari peringatan Bulan Dana Pensiun. Selain Henra dan Gabriel, acara ini turut dihadiri Direktur Operasional TASPEN Tribuna Phitera Djaja, Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Kerjasama USU Himsar Ambarita, Kepala Kantor OJK Sumatera Utara Triyoga Laksito, serta Ketua Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Komisi Informasi Pusat E.

Langkah TASPEN memperkuat perannya sebagai Center of Excellence dalam penyelenggaraan jaminan sosial bagi ASN ditempuh lewat pengembangan layanan, inovasi, dan edukasi berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya penguatan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Literasi jaminan sosial sejak dini menjadi salah satu cara TASPEN menyiapkan generasi produktif yang punya kesiapan finansial dan perlindungan sosial di masa depan.

Terkini