De Djawatan Forest Banyuwangi, Hutan Trembesi Raksasa Bernuansa Lord of the Rings

Selasa, 15 September 2026 | 11:05:01 WIB
Pengunjung berfoto di antara pohon trembesi raksasa di De Djawatan Forest, Banyuwangi.

Banyuwangi tidak lagi sekadar dikenal dengan ombak selancar di Plengkung atau kawah aktif Ijen. Di balik kemasyhuran tersebut, Kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini kini memiliki mercusuar wisata baru berbasis pelestarian lingkungan hijau yang estetis dan ramah keluarga.

Salah satu destinasi yang cepat merebut hati pelancong modern adalah De Djawatan Forest. Kawasan ini bukan hutan lindung biasa, melainkan ruang rekreasi terpadu yang dirancang untuk menyuguhkan ketenangan sekaligus wawasan ekologis bagi pengunjungnya.

Suasana Magis ala Film Fantasi

Daya tarik utama De Djawatan terletak pada formasi pepohonannya. Ratusan pohon trembesi (Albizia saman) berukuran raksasa mendominasi lanskap, dengan perkiraan usia mencapai ratusan tahun.

Struktur batang yang berlekuk dramatis dipadu akar gantung yang menjuntai artistik menciptakan siluet yang sangat khas. Lumut hijau yang menempel di badan pohon menambah kesan purba dan sejuk. Banyak pengunjung menyebut suasana ini mirip latar belakang film Lord of the Rings.

Naungan tajuk pohon yang lebat langsung menyelimuti area begitu Anda tiba, meredam terik matahari siang secara alami. Sensasi visual ini membuat waktu penjelajahan terasa lebih singkat karena betah menikmati atmosfer yang tenang.

Aksesibilitas dan Lokasi Strategis

Tekstur jalan menuju lokasi telah diperbaiki untuk kenyamanan mobilitas kendaraan roda dua maupun empat. Perjalanan dari pusat Kota Banyuwangi memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam.

Rute penghubung antar-kecamatan ini disuguhi pemandangan persawahan asri dan perkampungan lokal yang ramah. Transisi mental dari hiruk-pikuk pekerjaan kantor menuju ketenangan alam terjadi secara bertahap selama perjalanan.

  • Lokasi: Kelurahan Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
  • Durasi Tempuh: 45–60 menit dari pusat kota.
  • Kondisi Jalan: Mulus dan dapat dilalui kendaraan pribadi.

Pengalaman Rekreasi Keluarga

Destinasi ini menjawab kebutuhan akan fasilitas harian yang aman dan otentik. Antusiasme ribuan pelancong setiap akhir pekan membuktikan relevansi konsep wisata alam terbuka yang tetap menjaga nilai estetika.

Masyarakat lokal dan wisatawan memanfaatkan ruang hijau ini untuk memperluas wawasan tentang pentingnya menjaga pohon-pohon raksasa. Pengelolaan yang mendedikasikan kawasan sebagai ruang hijau terpadu terbukti ampuh menarik minat gaya hidup penjelajah modern.

Tips Berkunjung

Waktu terbaik untuk datang adalah pagi hari saat cahaya matahari masih lembut menembus celah daun, atau sore hari sebelum penutupan. Pastikan mengenakan alas kaki yang nyaman karena medan tanah mungkin sedikit lembap akibat naungan pohon.

Bagi pencinta fotografi, sudut pengambilan gambar dari bawah ke atas (low angle) akan menonjolkan kemegahan batang trembesi. Informasi terkini mengenai tiket masuk dan jam operasional dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau kanal resmi pengelola.

Menjadikan De Djawatan Forest sebagai agenda liburan akhir pekan bersama keluarga tercinta di Banyuwangi adalah pilihan cerdas. Kombinasi jarak dekat, akses mudah, dan panorama alam yang menenangkan jiwa menjanjikan pengalaman yang berkesan dan memuaskan.

Terkini