Jembatan Siak I Ditutup Mulai 17 September, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

Senin, 14 September 2026 | 09:55:14 WIB

SELARASRIAU.COM, PEKANBARU – Pengendara yang biasa melintasi Jembatan Siak I harus bersiap mencari jalur alternatif. Akses masuk jembatan tersebut akan ditutup mulai 17 September 2026.

Penutupan dilakukan karena pekerjaan penanganan Jembatan Siak I. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung hingga 17 Oktober 2026.

Selama penutupan, kendaraan menuju Rumbai akan dialihkan. Salah satu jalur alternatif melalui Jembatan Siak III.

Plt Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan rekayasa lalu lintas dibagi dua tahap.

Tahap pertama berlangsung 17 September hingga 17 Oktober. Pada periode tersebut, pintu masuk Jembatan Siak I ditutup.

“Pengendara menuju Rumbai bisa lewat bawah jembatan. Bisa juga melalui Jalan Perdagangan, Jalan Meranti dan Jalan Merbau. Selanjutnya kendaraan masuk ke Jembatan Siak III,” kata Zulfahmi, Senin (14/9/2026).

Selama pekerjaan tersebut, Jembatan Siak III akan digunakan dua arah. Skema ini diterapkan untuk menampung arus kendaraan yang dialihkan.

Pengaturan lalu lintas kemudian memasuki tahap kedua. Tahap ini berlangsung mulai 20 Oktober hingga 25 November 2026.

Pada tahap tersebut, giliran pintu masuk Jembatan Siak III ditutup. Kendaraan dari arah Rumbai akan dialihkan melalui Jembatan Siak I.

Jembatan Siak I nantinya juga diberlakukan dua arah selama pekerjaan Jembatan Siak III berlangsung.

Menurut Zulfahmi, rekayasa lalu lintas akan melibatkan sejumlah instansi. Di antaranya Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru.

Dishub Provinsi Riau dan Dishub Kota Pekanbaru juga dilibatkan. Petugas akan membantu mengatur kendaraan selama pekerjaan berlangsung.

Pengamanan dilakukan agar pekerjaan berjalan sesuai jadwal. Rekayasa juga diperlukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Zulfahmi meminta pengendara memperhatikan rambu-rambu di sekitar lokasi. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Skema pengalihan sudah ditetapkan. Kami meminta masyarakat bersabar dan mengikuti pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya. (*)

Terkini