RI-Rusia Sepakati Kerja Sama 6 Sektor Strategis di Vladivostok

Senin, 07 September 2026 | 18:39:32 WIB
Menteri terkait mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral dengan Rusia di sela-sela Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok.

SELARASRIAU.COM — Enam sektor strategis resmi disepakati dalam kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia pada gelaran Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok. Kesepakatan pada 2-3 September 2026 tersebut mencakup sektor pertanian, energi, mineral, pertahanan, investasi, hingga perkapalan. Langkah diplomasi ini diarahkan guna mengamankan pasokan rantai industri sekaligus memantapkan ketahanan energi nasional.

Fokus utama pembicaraan kedua negara tertuju pada stabilitas domestik di tengah dinamika global. Melalui forum itu, Jakarta dan Moskow menyepakati penguatan kerja sama di bidang pertanian, energi, mineral, pertahanan, investasi, serta perkapalan.

Dorong Ratifikasi FTA Eurasia dan Investasi Pupuk

Salah satu agenda tindak lanjut yang disepakati adalah percepatan rencana ratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan kawasan Eurasia. Kesepakatan dagang ini diproyeksikan memangkas hambatan tarif antarnegara anggota.

Di sektor industri dasar, kedua pihak menyepakati pelaksanaan kajian bersama atau joint study terkait rencana investasi PT Pupuk Indonesia di Rusia. Proyek riset bersama ini ditargetkan mampu mengamankan pasokan bahan baku pupuk nasional yang krusial bagi stabilitas pangan dalam negeri.

Kerja sama lintas sektor tersebut bertumpu pada pondasi diplomatik kedua negara yang telah berjalan lebih dari lima dasawarsa. Hubungan historis panjang ini menjadi modal untuk membuka keran investasi dua arah secara lebih luas.

Peluang Rantai Pasok di Tengah Geopolitik Global

Dalam agenda lawatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengajak para pelaku usaha dan investor Rusia untuk menanamkan modal di berbagai proyek strategis di tanah air.

Presiden menyatakan bahwa situasi geopolitik dunia saat ini membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan rantai pasok strategis secara mandiri. Diversifikasi mitra ekonomi menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan pasokan industri pengolahan domestik.

Pemerintah menargetkan realisasi komitmen investasi dan ratifikasi perdagangan ini dapat segera memperkuat ketahanan bahan baku industri serta memantapkan ketersediaan energi nasional ke depan.

Terkini