Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Polda Riau Bawa Misi Kebangsaan hingga Pulau Terluar

Kamis, 30 Juli 2026 | 15:11:52 WIB
Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto menyampaikan pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 yang akan menjangkau kawasan pesisir, pulau terluar, dan wilayah perbatasan di Riau sebagai wujud kehadiran negara hingga ke beranda terdepan Indonesia

SELARASRIAU.COM, PEKANBARU - Polda Riau resmi memulai Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, sebuah program kebangsaan yang akan menjangkau kawasan pesisir, pulau-pulau terluar, hingga wilayah perbatasan Indonesia di Provinsi Riau. Kegiatan ini berlangsung mulai 30 Juli hingga 17 Agustus 2026 dengan membawa berbagai program yang berfokus pada penguatan nasionalisme, pelestarian lingkungan, pelayanan kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto, mengatakan ekspedisi tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan negara hingga ke wilayah-wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

"Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, kami ingin menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir hingga ke titik-titik terluar. Kami datang bukan sekadar hadir secara fisik, tetapi membawa manfaat nyata yang dapat langsung dirasakan masyarakat," ujar Kombes Ino. Kamis (30/7/2026).

Ekspedisi akan menyasar empat kawasan strategis di pesisir Riau, yakni Panipahan di Kabupaten Rokan Hilir, Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Pulau Rangsang di Kabupaten Kepulauan Meranti, serta Concong di Kabupaten Indragiri Hilir. Seluruh wilayah tersebut merupakan kawasan terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Mengusung tema "Merajut Kebersamaan Menjaga Keberlanjutan", kegiatan ini juga menjadi implementasi program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau.

Salah satu agenda utama dalam ekspedisi ini adalah penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan pesisir. Jumlah bibit yang ditanam akan disesuaikan dengan panjang garis pantai di masing-masing lokasi sebagai upaya mencegah abrasi, menjaga ekosistem pesisir, dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Selain itu, Polda Riau juga akan membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat di wilayah perbatasan. Setiap kepala keluarga ditargetkan menerima satu bendera sebagai simbol kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hingga ke pulau-pulau terluar.

Dalam bidang pemberdayaan masyarakat, sebanyak 81 unit mesin ketinting akan disalurkan kepada nelayan pesisir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat, dengan angka 81 dipilih sebagai simbol HUT ke-81 RI.

Tak hanya itu, Polda Riau juga menyalurkan bantuan sosial dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Di sektor kesehatan, warga di daerah terpencil akan memperoleh layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis guna menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

Untuk memperkuat persatuan, rangkaian ekspedisi turut diisi dengan silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat lintas etnis, agama, dan budaya. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah mempererat kebersamaan sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di wilayah perbatasan.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polda Riau juga menyerahkan bantuan operasional berupa sepeda motor kepada masyarakat dan kelompok peduli api. Bantuan itu diharapkan mampu meningkatkan mobilitas serta mempercepat penanganan karhutla di daerah yang sulit dijangkau.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi, menjelaskan rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 diawali pada Kamis (30/7/2026) dengan keberangkatan Kapolda Riau menuju Concong, Kabupaten Indragiri Hilir.

Selanjutnya, para pejabat utama Polda Riau bersama jajaran Polres akan diterjunkan ke seluruh titik pelaksanaan ekspedisi hingga menjelang puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 melalui upacara pengibaran bendera Merah Putih secara serentak di wilayah terdepan dan terluar Provinsi Riau. Para pejabat Polda Riau akan bertindak sebagai inspektur upacara di lokasi penugasan masing-masing sebagai simbol bahwa negara hadir hingga ke batas-batas negeri," kata Akmadi.

Ia menegaskan, Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 bukan sekadar rangkaian seremoni memperingati Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, dan penguatan semangat kebangsaan.

"Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau ingin menegaskan bahwa menjaga Indonesia bukan hanya dilakukan dari kota-kota besar, melainkan juga dengan hadir di pulau-pulau terluar, kawasan pesisir, dan wilayah perbatasan. Dengan semangat pengabdian, kepedulian lingkungan, pelayanan kemanusiaan, dan penguatan nasionalisme, ekspedisi ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata sekaligus mempererat ikatan antara negara dan masyarakat di beranda terdepan Indonesia," pungkasnya.*(dep)

Terkini