DPRD Pekanbaru Dukung Program Instalasi Listrik Gratis untuk 2.000 Rumah Warga

Ahad, 31 Mei 2026 | 20:42:52 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg

 

***

Dinilai Mampu Tekan Risiko Kebakaran dan Ringankan Beban Masyarakat Berpenghasilan Rendah

***

PEKANBARU – Program pemasangan instalasi listrik gratis yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendapat dukungan dari DPRD Pekanbaru. Program yang menargetkan 2.000 rumah warga tersebut dinilai tidak hanya membantu masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk mengurangi risiko kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak layak.

Pelaksanaan program ini telah dimulai pada pekan lalu dengan menyasar 100 rumah warga di Jalan Kopi, Kecamatan Pekanbaru Kota. Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekanbaru tahun 2026 sekaligus respons terhadap tingginya kasus kebakaran rumah yang dipicu korsleting listrik.

Dalam beberapa waktu terakhir, insiden kebakaran rumah masih kerap terjadi di Pekanbaru. Kondisi instalasi listrik yang sudah tua dan tidak memenuhi standar keselamatan menjadi salah satu faktor yang dinilai berkontribusi terhadap terjadinya kebakaran.

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg, menyambut positif program tersebut. Menurutnya, pemasangan instalasi listrik gratis merupakan langkah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya peningkatan keselamatan lingkungan permukiman.

"Selain menekan kasus kebakaran rumah, kita melihat ini langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan berjalan on the track," ujar Rois saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com, Minggu (31/5/2026).

Bantu Warga dan Tingkatkan Keselamatan Permukiman

Rois menilai program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi warga yang selama ini kesulitan memperbaiki instalasi listrik rumah mereka, tetapi juga membantu pemerintah mengidentifikasi rumah-rumah yang berpotensi mengalami gangguan kelistrikan.

Apalagi program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PLN dan Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI), sehingga diharapkan kualitas instalasi yang dipasang memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

"Program ini sangat baik karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pastinya kami berharap pelaksanaannya tepat sasaran dan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan," katanya.

Menurut Rois, pelaksanaan program harus dibarengi dengan proses pendataan yang transparan dan akurat agar bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria penerima manfaat.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan kawasan padat penduduk sebagai prioritas, terutama wilayah yang memiliki instalasi listrik lama dan berisiko tinggi memicu kebakaran.

"Itu tadi, pendataannya harus pas di lapangan. Apalagi kuota pertama ini terbatas. Artinya, harus benar-benar kawasan atau rumah yang rawan terjadi kebakaran," tegasnya.

DPRD Dorong Program Berlanjut Setiap Tahun

DPRD Pekanbaru berharap program pemasangan instalasi listrik gratis tidak berhenti pada tahun ini saja. Dengan tingginya kebutuhan masyarakat, jumlah penerima manfaat diharapkan terus bertambah pada tahun-tahun mendatang.

Menurut Rois, semakin banyak rumah yang mendapatkan perbaikan instalasi listrik, semakin besar pula potensi penurunan kasus kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik.

"Kami berharap program ini bisa berkelanjutan. Jika saat ini menyasar 2.000 warga, ke depan jumlahnya bisa lebih banyak sehingga manfaatnya semakin luas dan meminimalisir kebakaran rumah," ujarnya.

Program instalasi listrik gratis ini diharapkan menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam meningkatkan keselamatan permukiman, sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses kelistrikan yang lebih aman dan sesuai standar.

Dengan dukungan DPRD, PLN, AKLI, dan berbagai pihak terkait, Pemko Pekanbaru optimistis program tersebut dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi ribuan warga yang membutuhkan.*/(Dil)

Terkini