4 Pelaku Pembunuhan dan Perampokan Nenek di Pekanbaru Ditangkap!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:29:43 WIB

PEKANBARU - Empat pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap seorang nenek bernama Dumaris Denny Waty Sitio (60) di Pekanbaru akhirnya berhasil ditangkap.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi Tribun, Sabtu (2/5/2026) malam.

"Alhamdulillah. Tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap empat pelaku kasus curas yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di Rumbai, Pekanbaru," katanya.

Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah, sementara dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara.

Muharman menyebut detail pengungkapan kasus akan disampaikan dalam jumpa pers pada Minggu (3/5/2026) siang.

Mantan Menantu Jadi Otak Kejahatan

Sebelumnya, satu pelaku perempuan berinisial AF telah lebih dulu diidentifikasi. Ia diketahui merupakan mantan menantu korban.

Total pelaku berjumlah empat orang — dua laki-laki dan dua perempuan.

Kronologi Kejadian

Pada Rabu (29/4/2026), keempat pelaku mendatangi rumah korban di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, menggunakan mobil Avanza hitam.

Rekaman CCTV menangkap momen AF sempat berbincang dengan korban. Tak lama kemudian, seorang pelaku pria masuk membawa sepotong kayu dan langsung memukul wajah korban secara brutal. Pukulan berlanjut bahkan saat korban sudah tidak berdaya.

Sebelum beraksi, para pelaku beberapa kali mondar-mandir di depan rumah untuk memastikan situasi aman.

Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal akibat pukulan benda tumpul di kepala yang menyebabkan pendarahan otak hingga berujung pada kegagalan fungsi vital otak.

Suami Temukan Korban dalam Kondisi Mengenaskan

Pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, suami korban, Salmon Meha (66), sempat mengajak korban keluar untuk mengurus pajak kendaraan. Namun korban memilih tinggal di rumah.

Sekitar pukul 11.00 WIB saat ia kembali, pintu rumah ditemukan terbuka dan kamar dalam kondisi berantakan. Setelah memeriksa tiap ruangan, korban akhirnya ditemukan tertelungkup di dapur dengan luka di wajah dan bercak darah di sekitar kamar mandi.

Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk keperluan autopsi.

Barang Berharga Korban Ikut Dibawa Kabur

Selain merenggut nyawa korban, para pelaku juga menggasak sejumlah barang berharga, antara lain:

- Cincin kawin ±12 gram bertuliskan nama suami korban

- Cincin emas ±10 gram

- Uang tunai sekitar 400 dolar Singapura

- Satu unit HP Samsung A55 5G

- Satu unit musik box

- Satu unit speaker. (***)

Terkini