Penyanyi MJ merilis single terbaru berjudul "Be Myself" yang mengangkat kisah tentang kemandirian dan keberanian berdiri di atas kaki sendiri. Lagu tersebut berawal dari kebiasaan MJ mencatat curahan hati di ponsel dan buku, lalu ia memutuskan mengubah tulisan itu menjadi karya musik. Proses penulisan liriknya memakan waktu tiga hingga empat bulan, sementara produksinya rampung dalam sembilan hari.
MJ menambah deretan karya di industri musik Tanah Air lewat single berjudul "Be Myself". Lagu tersebut lahir dari kebiasaan MJ mencurahkan isi hati melalui catatan di ponsel, buku, dan notes pribadinya.
Dari kebiasaan menulis itu, MJ merasa tulisannya cukup kuat untuk dijadikan lagu. Ia pun memutuskan mengolah catatan-catatan tersebut menjadi sebuah karya musik utuh.
Berawal dari Catatan Harian di Ponsel
"Jadi aku emang dari dulu itu suka banget yang namanya kayak curhat tapi nggak ke orang, tapi nulis di buku, di HP, atau di notes gitu, kan. Akhirnya aku memutuskan kayak, kayaknya tulisanku juga oke deh kalau dibikin lagu," ujar MJ di kawasan Kemang.
Kebiasaan itu jadi fondasi penulisan "Be Myself". MJ mengaku tidak langsung merampungkan liriknya, melainkan melalui proses panjang sebelum masuk ke studio.
Lirik Digarap 3-4 Bulan, Produksi 9 Hari
MJ membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan untuk menyelesaikan penulisan lirik "Be Myself". Proses produksinya justru jauh lebih singkat, sekitar sembilan hari.
"Kalau untuk diproduserinya itu sekitar sembilan hari, tapi proses untuk nulisnya mungkin tiga-empat bulan," ujar MJ.
Waktu panjang itu sengaja diluangkan agar pesan dalam lagu terasa kuat dan dekat dengan pengalaman pendengar. Menurut MJ, karya musik butuh proses matang sebelum dirilis ke publik.
"Aku memikirkan lirik yang benar-benar kuat, dalam, dan juga harus relate gitu, kan. Karena yang namanya sebuah karya apalagi lagu, kita enggak bisa yang namanya asal rilis gitu, kan. Jadi menurut aku proses yang lama itu sangat worth it kan," tuturnya.
Kisah Seseorang yang Belajar Mandiri
Lagu "Be Myself" mengangkat kisah seseorang yang berusaha menemukan kekuatan menjalani hidup secara mandiri. Perjalanannya dimulai dari kebingungan menghadapi kehidupan tanpa bergantung pada orang lain, hingga akhirnya mampu berdiri di atas kaki sendiri.
"Lagu ini menceritakan tentang bagaimana seseorang itu kebingungan kayak gimana sih bisa hidup tanpa orang lain, dan akhirnya mendapatkan jalannya untuk bisa berdiri di kaki sendiri," jelas MJ.
Berangkat dari Pengalaman Pribadi
Cerita dalam "Be Myself" bukan sekadar fiksi. MJ mengaku kisah itu berangkat dari pengalaman pribadinya sendiri.
"Iya, itu pribadi aku dan juga seperti yang aku bilang itu mungkin kebanyakan orang bakal merasakan hal yang sama mungkin, pernah," ucapnya.
Lewat lagu ini, MJ berharap kisahnya bisa mewakili perasaan pendengar yang pernah menghadapi pergulatan batin serupa. Pendekatan personal semacam ini jadi salah satu cara MJ membangun kedekatan dengan pendengarnya.
Single "Be Myself" menambah koleksi karya MJ di industri musik Indonesia. Bagi pendengar yang mencari lagu bertema pendewasaan dan kemandirian, rilisan ini masuk daftar yang layak disimak.