Kemenangan ini menjaga tren positif Como setelah mereka tampil meyakinkan di debut Liga Champions melawan RB Leipzig pada 11 September lalu. Namun, sorotan utama tertuju pada efektivitas lini pertahanan yang kini mampu berkontribusi dalam mencetak angka.
Inspirasi Taktik dari Premier League
Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno, dua bek tengah, tercatat sebagai pencetak gol tunggal bagi tuan rumah. Bagi pelatih asal Spanyol tersebut, kemampuan defensor untuk mengancam gawang lawan bukan lagi sekadar bonus, melainkan kebutuhan taktis modern.
"Dalam sepak bola modern, memiliki bek yang bisa mencetak gol merupakan hal yang sangat penting. Arsenal menjuarai Premier League sebagian besar berkat gol-gol dari situasi bola mati," ujar Fabregas seperti dikutip dari Football Italia.
Pernyataan ini menegaskan arah pengembangan skuad Como yang ingin menambah dimensi serangan dari sektor pertahanan. "Jika kami bisa menambahkan kemampuan ini ke dalam permainan kami, maka itu akan menjadi sebuah keuntungan," tambahnya.
Rotasi Pemain Berbuah Manis
Hasil di pekan keempat Liga Italia ini juga membuktikan kedalaman skuad Como. Tim harus menghadapi jadwal padat dengan laga Eropa di tengah pekan, namun tetap mampu memetik tiga poin penuh di liga domestik.
Fabregas melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengatasi kelelahan fisik para starter. Keputusan ini terbukti tepat karena para pengganti mampu menjaga intensitas permainan hingga peluit akhir berbunyi.
"Beberapa pemain sangat kelelahan, kami melakukan sejumlah pergantian, dan saya menyukai cara para pemain pengganti tampil," ucap mantan gelandang Barcelona dan Chelsea itu.
Dia menilai respons tim sangat krusial untuk menjaga konsistensi performa sepanjang musim. "Ini adalah respons penting bagi tim, karena itu berarti saya bisa mengandalkan semua pemain. Saya sangat senang dengan performa yang kami tunjukkan," katanya menutup sesi wawancara pasca-pertandingan.